Kebutaan Akibat Diabetes Terjadi karena Kerusakan Pembuluh Darah Retina

15 hours ago 13

Kebutaan akibat diabetes merupakan komplikasi serius yang bisa terjadi ketika kadar gula darah tinggi berlangsung dalam waktu lama. Kondisi ini akan berkembang secara bertahap akibat kerusakan pembuluh darah pada retina. Gangguan tersebut sering kali tidak menimbulkan gejala pada fase awal. Oleh sebab itu, banyak kasus baru terdeteksi ketika kemampuan melihat sudah menurun.

Baca Juga: Penyebab Mata Minus Bertambah dan Ketahui Cara Mengurangi Risikonya

Kebutaan Akibat Diabetes Berkaitan dengan Retinopati Diabetik

Penyebab kebutaan ini sering berhubungan dengan retinopati diabetik. Ini merupakan penyakit yang terjadi ketika pembuluh darah kecil di retina mengalami kerusakan akibat paparan kadar glukosa yang terus meningkat. Mengingat bahwa retina berfungsi menangkap cahaya dan mengirimkan sinyal ke otak. Oleh sebab itu, proses penglihatan bisa berlangsung dengan baik.

Pada tahap awal sebelum mengalami kebutaan akibat diabetes, pembuluh darah bisa melemah lalu membengkak. Kondisi tersebut memicu kebocoran cairan atau darah ke jaringan retina. Seiring berjalannya waktu, aliran darah ke retina akan berkurang sehingga jaringan kekurangan oksigen dan nutrisi.

Ketika kerusakan semakin berat, tubuh membentuk pembuluh darah baru yang rapuh. Pembuluh darah tersebut akan mudah pecah dan menyebabkan perdarahan di dalam mata. Kondisi ini tentunya dapat mengganggu penglihatan secara signifikan hingga berujung pada kehilangan fungsi penglihatan permanen.

Perubahan pada Mata Terjadi secara Bertahap

Proses kebutaan umumnya berlangsung perlahan. Pada fase awal, sebagian penderita masih bisa melihat dengan normal meskipun kerusakan retina sudah mulai terjadi. Hal ini membuat retinopati sering tidak penderitanya sadari.

Baca Juga: Masalah Rabun Senja, Pahami Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi

Kerusakan dapat berkembang menjadi edema makula. Makula merupakan bagian retina yang bertanggung jawab terhadap penglihatan sentral. Penumpukan cairan pada area tersebut menyebabkan penglihatan menjadi buram dan kemampuan melihat detail ikut menurun.

Jika gangguan ini terus berlanjut, maka jaringan parut dapat terbentuk di dalam mata. Jaringan tersebut berpotensi menarik retina hingga terlepas dari posisi normalnya. Kondisi tersebut terkenal dengan ablasi retina. Ablasi retina menjadi kondisi serius yang bisa menyebabkan kehilangan penglihatan jika tidak segera mendapatkan penanganan medis.

Dampaknya terhadap Kualitas Hidup

Sebagai informasi, kebutaan karena penyakit ini memberikan dampak besar terhadap aktivitas sehari-hari. Penurunan fungsi penglihatan tentunya bisa menyulitkan proses membaca, bekerja, mengenali wajah, hingga melakukan mobilitas secara mandiri. Kondisi ini juga meningkatkan risiko cedera karena keterbatasan penglihatan.

Selain memengaruhi aktivitas fisik, gangguan penglihatan juga berkaitan dengan kesehatan mental. Penelitian menunjukkan bahwa kehilangan penglihatan mampu meningkatkan risiko anxiety, depresi, serta penurunan kualitas hidup pada penderitanya. Dampak tersebut muncul karena perubahan kemampuan menjalankan aktivitas dan berinteraksi dengan lingkungan.

Secara medis, retinopati ini merupakan penyebab utama kebutaan pada kelompok usia produktif di berbagai negara. Oleh sebab itu, melalui diagnosis serta penanganan sejak awal berperan penting dalam mempertahankan fungsi penglihatan sebelum kerusakan retina berkembang lebih lanjut.

Baca Juga: Gatal di Bawah Mata Membuat Tidak Nyaman, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kebutaan akibat diabetes terjadi akibat kerusakan pembuluh darah retina yang berkembang secara bertahap. Kondisi yang telah ada pada penjelasan di atas bisa menyebabkan penurunan penglihatan. Tak hanya itu, penderitanya pun bisa kehilangan penglihatan permanen. Proses kebutaan akibat diabetes ini sering berlangsung tanpa gejala pada tahap awal. Oleh sebab itu, kondisinya memerlukan perhatian medis supaya kerusakan retina bisa tertangani secepat mungkin. (R10/HR-Online)

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |