Sejarah baru saja tercipta di panggung sepak bola tertinggi. Tim debutan, Tanjung Verde, berhasil memastikan satu tempat di babak gugur Piala Dunia 2026. Kepastian timnas berjulukan ‘Hiu Biru’ ini, setelah menahan imbang Arab Saudi tanpa gol, dalam laga pamungkas Grup H di Houston pada Jumat (26/6).
Baca Juga: Duel Sengit di Miami; Kolombia dan Portugal Berebut Pemuncak Grup K Piala Dunia 2026
Keberhasilan ini sekaligus mengukuhkan negara kepulauan di Samudra Atlantik tersebut sebagai negara terkecil dalam sejarah, yang mampu menembus babak knockout Piala Dunia.
Datang sebagai tim yang sama sekali tidak diunggulkan, Tanjung Verde mencatatkan performa luar biasa sepanjang fase grup. Tim asuhan Pedro Leitão Brito ini berhasil menahan imbang raksasa Eropa, Spanyol, dengan skor kaca mata 0-0. Kemudian di laga kedua, bermain spartan dan meraih hasil imbang 2-2 kontra Uruguay. Akhirnya mengunci tiket lolos lewat hasil 0-0 melawan Arab Saudi.
Dengan populasi yang hanya berkisar 525.000 jiwa, menjadi negara dengan jumlah penduduk tersedikit kedua, setelah Curacao yang pernah mencicipi putaran final Piala Dunia. Namun, ukuran wilayah bukan halangan. Kemenangan 1-0 Spanyol atas Uruguay di laga lain, memastikan Tim asuhan Pedro Leitão Brito mengunci posisi runner-up Grup H dengan raihan 3 poin. Sehingga, dengan otomatis mendampingi Tim Matador ke babak 32 besar.
Begitu peluit panjang berbunyi, ruang ganti Tanjung Verde langsung pecah. Video selebrasi emosional berupa tarian dan nyanyian para pemain yang diunggah oleh Major League Soccer (MLS), langsung viral di media sosial.
Baca Juga: Abaikan Persaingan Sepatu Emas, Kylian Mbappe Ingin Fokus Bawa Prancis Juara Piala Dunia 2026
Ujian Nyata Tanjung Verde; Menantang Sang Juara Bertahan
Lolos dari lubang jarum fase grup, ‘Hiu Biru’ langsung dihadapkan pada tembok raksasa. Tanjung Verde akan menantang sang juara bertahan, Argentina di babak 32 besar. Duel bak David vs Goliath ini akan digelar di Miami pada 3 Juli mendatang.
“Banyak yang mengira kami tidak akan bisa menang atau melangkah sejauh ini,” ungkap kiper andalan Tanjung Verde, Vozinha dilansir dari laman resmi FIFA.
Di sisi lain, Argentina tampil kesetanan di turnamen ini. Albiceleste menyapu bersih dua laga awal Grup J dengan melibas Aljazair 3-0 dan Austria 2-0. Menariknya, seluruh 5 gol Argentina diborong oleh sang kapten, Lionel Messi.
Skuad asuhan Lionel Scaloni ini juga tengah menjaga rekor 8 kemenangan beruntun di putaran final Piala Dunia, hanya terpaut tiga laga dari rekor sepanjang masa milik Brasil.
Baca Juga: Sapu Bersih Rekor di Piala Dunia, Messi Masih Belum Bisa Tembus Rekor yang Satu Ini
Apakah keajaiban Tanjung Verde akan terus berlanjut? ataukah sang juara bertahan yang akan menghentikan dongeng indah ini? Kita tunggu pembuktiannya di Miami! (Adi/R5/HR-Online)

2 hours ago
7

















































