Longsor di Jalan Utama Cigalontang Tasikmalaya Belum Diperbaiki, Ancaman Keselamatan Pengendara di Malam Hari

1 day ago 14

harapanrakyat.com,- Keselamatan para pengguna jalan yang melintasi jalur utama Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, kini terancam. Pasalnya, di jalan tersebut ada sebuah titik longsor pada bagian bibir jalan, yang sampai saat ini dibiarkan menganga tanpa penanganan dari pihak terkait. Sehingga jalan tersebut pun menjadi jalur maut yang mengintai setiap pengendara yang melintas.

Baca Juga: Longsor Tutup Jalan Provinsi di Garut, Akses Dialihkan ke Pameungpeuk

​Berdasarkan pantauan harapanrakyat.com di lapangan pada Minggu (7/6/2026), longsoran tanah terjadi di sisi jalan tepatnya di RT 04, Jalan Cagak, Desa Tenjonagar. Terlihat, material tanah di pinggir jalan ambrol membentuk jurang menganga, yang langsung berbatasan dengan aspal tanpa pembatas jalan yang memadai.

​Ketua RT 04, Iis Cicah Mindayah, membenarkan bahwa kerusakan infrastruktur akibat faktor alam ini sudah berlangsung cukup lama. Ironisnya, hingga saat ini belum ada tanda-tanda perbaikan jalan utama Cigalontang tersebut dari dinas teknis terkait.

​”Longsor tersebut telah terjadi sejak menjelang bulan puasa lalu. Namun sampai hari ini belum diperbaiki juga,” ungkap Iis kepada harapanrakyat.com, Minggu (7/6/2026).

​Iis menambahkan, warga sangat mengkhawatirkan kondisi ini, terlebih jalur tersebut merupakan akses yang cukup padat dilalui kendaraan. “Mudah-mudahan secepatnya ada perbaikan. Karena ditakutkan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti pengguna jalan yang terjatuh ke jurang,” harapnya.

Baca Juga: Jalan Utama Cisewu Garut Lumpuh Akibat Longsor Susulan, Warga Gotong Royong Evakuasi

Longsor di Jalan Utama Cigalontang Diduga Sudah Ada Korban

Kekhawatiran warga bukan tanpa alasan. Seorang warga yang enggan disebutkan namanya, mengaku pernah menemukan sejumlah indikasi yang mengarah pada dugaan kecelakaan di lokasi longsor tersebut. Menurutnya, minimnya penerangan dan tidak adanya rambu peringatan yang memadai pada malam hari, membuat titik longsor sulit terlihat oleh pengendara.

Ia menuturkan, saat melintas pada pagi hari, dirinya melihat bekas tanah yang berserakan di badan jalan serta sejumlah barang, seperti bungkus rokok di sekitar area longsoran. Temuan tersebut memunculkan dugaan, bahwa sebelumnya sempat terjadi insiden kendaraan yang terjatuh ke bawah.

​​”Waktu pagi-pagi melintas di pinggir jalan, saya melihat banyak bekas tanah dan beberapa barang seperti rokok berserakan di sekitar lokasi kejadian. Kemungkinan besar ada kendaraan yang terjatuh ke bawah di malam hari. Kalau dilihat dari banyaknya tanah di jalan, mungkin itu bekas proses mengangkut motor yang jatuh,” bebernya.

​Sementara itu, Plt Camat Cigalontang, Tono Haeruman, belum bisa memberikan tanggapan terkait penanganan longsor di jalan utama tersebut. ​Tono berdalih, bahwa dirinya baru saja menjabat sebagai Plt Camat.

Baca Juga: Longsor Tutup Jalur Wisata Citengah-Cisoka Sumedang, Akses Lumpuh Total

Kendati demikian, pihaknya berjanji akan segera berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tasikmalaya. “Kami juga akan meninjau langsung ke lokasi untuk mencari solusi darurat,” katanya. (Rafi/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |