harapanrakyat.com,- Maraknya kasus kekerasan dan pelecehan seksual di lingkungan sekolah, memicu keprihatinan berbagai pihak. Menanggapi fenomena tersebut, Komunitas Maca Tasik bergerak cepat dengan menggelar edukasi pendidikan seksual kepada puluhan siswa-siswi MTs dan MA Mujahidin di Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya, Senin (8/6/2026).
Baca Juga: Kronologi Kreator Asal Tasikmalaya Dilaporkan Gegara Konten Pacaran 1 Jam, Korban Lain Bermunculan
Langkah preventif ini sebagai upaya nyata guna memutus mata rantai kekerasan seksual sejak dini. Sekaligus juga, memberikan pemahaman yang tepat kepada generasi muda mengenai batasan diri.
Koordinator Komunitas Maca Tasik, Febrianti Nurzakiyah menjelaskan, bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperluas cakrawala berpikir para siswa terkait seksualitas yang sering kali dianggap tabu. Menurutnya, pemahaman yang benar sangat mendasar untuk proteksi diri.
”Langkah ini kami ambil untuk meningkatkan wawasan tentang hal-hal yang bersifat seksualitas. Seperti pandangan secara biologis, sosial, dan batasan-batasannya,” jelasnya.
Tidak sekadar memaparkan teori terkait kekerasan seksual di lingkungan sekolah, Febri menambahkan, bahwa pihaknya juga menerapkan metode interaktif agar para siswa lebih peka terhadap ancaman di sekeliling mereka. Melalui diskusi kelompok, para peserta diajak membedah berbagai modus operandi yang kerap digunakan oleh pelaku kejahatan seksual.
”Selain memberikan materi, para siswa akan diajak untuk diskusi mengenai studi kasus terhadap kekerasan atau pelecehan seksual ,agar dapat mendeteksi sejak dini modus pelaku. Selain untuk upaya pencegahan, kami pun berusaha untuk bersama-sama menciptakan ruang aman bagi para korban di lingkungan sekolah,” imbuhnya.
Baca Juga: Konsisten Setiap Pekan, Komunitas Maca Tasik Bangun Gerakan Literasi di Ruang Publik
Kepala MA Mujahidin Apresiasi Edukasi Kekerasan Seksual di Lingkungan Sekolah
Inisiatif positif dari komunitas literasi ini pun mendapat sambutan hangat dan apresiasi dari pihak yayasan maupun sekolah. Kepala Sekolah MA Mujahidin, Mughnil Habib mengatakan, bahwa edukasi semacam ini sangat penting sebagai bekal masa depan anak didik, agar tidak menjadi korban maupun pelaku.
”Ini kegiatan yang positif dan perlu disimak oleh seluruh siswa yang hadir, karena untuk bekal ke depan,” tutur Mughnil dalam sambutannya.
Pihak sekolah berharap, kolaborasi dan edukasi terkait kekerasan seksual di lingkungan sekolah seperti ini dapat terus berlanjut. Hal ini demi menjaga ekosistem sekolah yang sehat, aman, dan bebas dari ancaman tindak kekerasan.
Baca Juga: Respons Lonjakan Kasus Kekerasan Anak, Tunas Taman Jingga Datangi Sekolah di Tasikmalaya
”Kami dari pihak sekolah berterima kasih kepada Komunitas Maca Tasik telah memilih sekolah kami dalam melakukan pendidikan seksual ini. Semoga menjadi amal kebaikan bagi teman-teman semua,” pungkas Mughnil. (Rafi/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

11 hours ago
8

















































