Menjelang Musim Libur Sekolah 2026, Kemenpar Perketat Standar Keselamatan Destinasi Wisata

1 day ago 15

harapanrakyat.com,- Menjelang musim libur sekolah tahun 2026, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memberikan perhatian khusus terhadap aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan di berbagai objek wisata seluruh Indonesia.

Hal ini dilakukan guna mengantisipasi lonjakan jumlah wisatawan yang diprediksi akan memenuhi berbagai destinasi favorit.

Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa menegaskan, kesiapan pengelola menyambut tamu saat musim libur sekolah tahun 2026 ini adalah kunci utama dalam menjamin keamanan berwisata.

Baca Juga: Menpar Widiyanti Dorong Pemerataan Investasi Pariwisata, Fokus Kembangkan Destinasi di Luar Bali

Pernyataan tersebut disampaikan langsung saat Ni Luh melakukan peninjauan kesiapan di atraksi wisata Waterbom Bali pada Sabtu (6/6/2026) lalu.

Mitigasi Risiko dan Kualitas Pengelolaan Hadapi Musim Libur Sekolah 2026

Menurut Ni Luh Puspa, pergerakan wisatawan yang masif harus dibarengi dengan penerapan standar keamanan yang ketat. Ia pun menginstruksikan para pengelola untuk melakukan inspeksi menyeluruh terhadap fasilitas, sarana pendukung. Hingga sistem mitigasi risiko sebelum puncak kunjungan terjadi.

“Libur sekolah bukan sekedar target peningkatan jumlah kunjungan, tetapi merupakan pembuktian sejauh mana kualitas manajemen destinasi wisata di Indonesia dalam memberikan pelayanan terbaik,” ujar Ni Luh Puspa.

Wamenpar juga menjelaskan, kesiapan pengelola wisata menghadapi musim libur sekolah 2026 ini meliputi beberapa poin krusial. Antara lain kelayakan sarana dan prasarana, sistem manajemen alur pengunjung. Kemudian kompetensi dan kesiapan petugas di lapangan. Kebersihan serta pengelolaan lingkungan kawasan.

Baca Juga: Rekomendasi Destinasi Wisata Edukasi Ini Cocok untuk Dikunjungi Saat Libur Sekolah

Penguatan Budaya Keselamatan Melalui Sertifikasi

Sebagai langkah konkret, Kemenpar terus menggalakkan program pelatihan dan sertifikasi bagi para pelaku industri. Fokus utama pada jenis aktivitas yang memiliki risiko tinggi, seperti wisata gunung, arung jeram, snorkeling, dan wisata air lainnya.

Selain pelatihan, Kemenpar juga telah menetapkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) sebagai panduan resmi pelayanan wisatawan. Khususnya untuk menjamin perlindungan dan keamanan selama berwisata

Dalam kesempatan yang sama, CEO Waterbom Bali, Sayan Gulino menjelaskan, pihaknya secara konsisten melakukan pemeriksaan rutin lewat departemen quality control. Dengan pengalaman lebih dari tiga dekade, pihak pengelola optimis mampu menangani peningkatan arus wisatawan saat musim libur sekolah tahun 2026 ini.

Salah satu strategi utama yang diterapkan adalah manajemen kapasitas. Pihak pengelola akan membatasi jumlah pengunjung agar tetap sesuai dengan daya tampung fasilitas.

Baca Juga: Rekomendasi Wisata Budaya Indonesia, Destinasi Edukasi Terpopuler untuk Mengisi Libur Sekolah

Hal ini bertujuan untuk mencegah antrean yang terlalu panjang, menjaga fasilitas agar tidak cepat rusak. Serta memastikan pengalaman liburan tetap berkualitas bagi setiap individu.

Dengan kolaborasi antar seluruh pemangku kepentingan, Kemenpar RI berharap musim libur sekolah tahun 2026 ini dapat berjalan lancar. Sehingga wisatawan dapat menikmati masa liburnya dengan perasaan tenang dan aman. (R3/HR-Online/Editor: Eva)

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |