Niat Jenguk Istri di Puskesmas, Pengendara Yamaha N-Max Adu Banteng dengan Dump Truk di Cimerak Pangandaran

1 hour ago 2

harapanrakyat.com,- Niat menjenguk sang istri yang sedang menjalani perawatan di Puskesmas Legokjawa berubah menjadi petaka. Pengendara motor Yamaha N-Max mengalami luka berat setelah terlibat kecelakaan adu banteng dengan sebuah dump truk di tikungan Pataruman, Dusun Cikuya, Desa Legokjawa, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Selasa (4/8/2026) malam sekitar pukul 21.30 WIB.

Korban yang merupakan warga Dusun Cidahon, Desa Kertamukti, Kecamatan Cimerak itu sempat mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Legokjawa. Namun, karena mengalami sejumlah luka serius, korban pun dirujuk ke RSUD Pandega Pangandaran.

Pengendara Yamaha N-Max Adu Banteng dengan Dump Truk di Pangandaran

Baca Juga: Ambulans Pembawa Bayi dalam Inkubator Alami Kecelakaan di Sumedang, Begini Kondisinya

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Kecamatan Cimerak, Oo Rohmana mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, kecelakaan bermula saat korban yang mengendarai Yamaha N-Max putih diduga berusaha menyalip dua kendaraan di depannya.

Ketika memasuki tikungan, korban diduga kehilangan kendali. Pada saat bersamaan dari arah berlawanan melaju sebuah dump truk sehingga tabrakan pun tak dapat dihindari.

“Korban sempat mendapatkan penanganan di Puskesmas Legokjawa sebelum dirujuk ke RSUD Pandega Pangandaran,” kata Oo Rohmana kepada harapanrakyat.com di Puskesmas Legokjawa.

Sebelum mengalami kecelakaan, korban diketahui sedang dalam perjalanan untuk menjenguk istrinya yang tengah dirawat di Puskesmas Legokjawa. Saat dikonfirmasi, istrinya memang masih menjalani perawatan dengan kondisi terpasang infus.

Benturan keras membuat korban mengalami patah tulang pada kaki kanan di bagian paha dan lutut, retak di bagian pelipis, luka robek pada hidung, serta patah rahang. Meski mengalami luka berat, korban masih dalam kondisi sadar saat dievakuasi petugas.

“Korban masih sadar. Sepanjang perjalanan dia terus menyebut nama Allah dan beristighfar. Saat ditanya juga masih bisa menjawab,” kata Oo.

Warga yang mengetahui kejadian langsung melaporkan insiden tersebut ke Puskesmas Legokjawa. Tak lama kemudian ambulans datang ke lokasi untuk mengevakuasi korban menuju fasilitas kesehatan.

Baca Juga: Tragis! Tabrakan Maut Mobil vs Motor di Pamarican Ciamis, Satu Tewas di Tempat dan Sopir Kabur

“Kami mendapat laporan dari Kepala Dusun Cikuya, Nuryadin, kemudian langsung menuju Puskesmas Legokjawa,” tambahnya.

Dari informasi sementara, korban diduga tidak mengenakan helm saat berkendara. Kondisi tersebut diduga memperparah luka yang dialaminya, terutama di bagian kepala dan wajah.

Penumpang Dump Truk Ungkap Detik-Detik Tabrakan Adu Banteng

Sementara itu, petugas Polsek Cimerak berkoordinasi dengan Satlantas Polres Pangandaran telah melakukan penanganan di lokasi kejadian. Serta menyelidiki penyebab pasti kecelakaan.

Sementara itu, Akbar, pemuda asal Cilacap yang menjadi penumpang dump truk, mengaku menyaksikan langsung detik-detik tabrakan adu banteng dengan Yamaha N-Max.

Saat kejadian, ia bersama tiga rekannya menumpang di atas bak dump truk dalam perjalanan dari Cijulang menuju Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya.

“Posisi saya duduk di atas bagian depan bak mobil. Saya melihat dari arah berlawanan ada motor melaju dengan kecepatan tinggi. Motor itu sedang menyalip kendaraan, lalu tiba-tiba kehilangan kendali dan langsung bertabrakan dengan dump truk yang saya tumpangi,” tutur Akbar.

Baca Juga: Tabrakan di Jalan Raya Ciparanti Pangandaran, Mahasiswa Asal Tasikmalaya dan Dua Lainnya Terluka

Ia mengaku ikut terjatuh dari atas bak truk akibat sopir mengerem secara mendadak untuk menghindari benturan yang lebih parah. Beruntung, tiga rekannya tidak ikut terjatuh.

“Saya juga terjatuh karena mobil ngerem mendadak. Kaki saya sedikit bengkak, tapi alhamdulillah tidak parah,” terangnya. (Kiki/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |