Patuhi Harga Acuan Pembelian Telur, Mentan Amran Tegaskan Perlindungan Bagi Peternak Rakyat

8 hours ago 9

harapanrakyat.com,- Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Amran Sulaiman, baru-baru ini mengeluarkan instruksi tegas terkait ketetapan Harga Acuan Pembelian (HAP) telur ayam ras guna menjaga stabilitas ekonomi para peternak.

Langkah strategis ini mencakup penegasan aturan harga, optimalisasi program gizi nasional. Hingga usulan perubahan regulasi investasi demi melindungi eksistensi peternak rakyat dari tekanan pasar.

Baca Juga: Mentan Amran; Harga Beras SPHP Tidak Naik, Pedagang Harus Patuhi Aturan HET!

Pengusaha Wajib Patuhi Harga Acuan Pembelian Telur di Tingkat Produsen

Amran menginstruksikan seluruh pengusaha dan pengepul untuk wajib mematuhi HAP telur ayam ras di tingkat produsen sebesar Rp 26.500 per kilogram.

Untuk mendukung produktivitas peternak agar tetap berjalan optimal, pemerintah juga telah memastikan kelancaran penyaluran jagung pakan melalui skema SPHP dari Bulog.

Selain memastikan kepatuhan terhadap harga acuan pembelian telur, pemerintah melalui koordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) berencana meningkatkan serapan stok di pasar melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dalam program tersebut, penyajian menu telur rencananya sebanyak tiga kali dalam seminggu. Harapannya dapat mempercepat penyerapan produksi peternak secara signifikan.

Baca Juga: Permintaan Dapur MBG dan Hajatan Meningkat, Harga Telur di Pangandaran Meroket 

“Rencananya akan dihidangkan tiga kali dalam seminggu. Ini akan mempercepat penyerapan stok telur di pasar,” ujar Amran di Kantor Kementan, Jakarta, Selasa (9/6/2026).

Untuk menjamin efektivitas kebijakan di lapangan, Kementerian Pertanian akan melibatkan Satgas Pangan dalam melakukan pengawasan ketat terhadap rantai distribusi.

Keterlibatan Satgas Pangan ini bertujuan memantau fluktuasi harga dan memastikan tidak ada pihak yang merugikan peternak kecil dalam rantai distribusi. Sehingga implementasi harga acuan pembelian telur dapat berjalan secara adil dan berkelanjutan bagi ekonomi rakyat.

Usulan Sektor Budidaya Ayam Masuk Negative List Investasi

Demi keberlanjutan ekonomi rakyat, Amran berencana menyurati Kementerian Investasi/BKPM agar sektor budidaya ayam masuk ke dalam negative list atau daftar pengecualian investasi.

Baca Juga: Produksi Ayam Petelur BUMDes Mukti Rahayu Mulai Berjalan, Ekonomi Desa Kertamukti Pangandaran Diproyeksikan Naik

Menurutnya, pengelolaan sektor ini sebaiknya sepenuhnya oleh masyarakat lokal jika kapasitas nasional sudah mencukupi. Selain itu, investor besar juga sebaiknya diarahkan ke sektor hilirisasi yang lebih kompleks daripada mengganggu usaha kecil masyarakat.

“Kalau ada investor lain, sebaiknya bergerak di sektor seperti pabrik gula atau hilirisasi tambang. Jangan sampai mengganggu ekonomi rakyat kecil agar industri ini bisa sustain,” tegas Amran. (R3/HR-Online/Editor: Eva)

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |