harapanrakyat com,- Pengusaha asal Bandung, Hartono Soekwanto (Bos Koi), menyebut Dago Padel Club sebagai salah satu fasilitas padel dengan kualitas terbaik di Indonesia. Penilaian itu disampaikan setelah meninjau langsung lapangan berstandar internasional yang berada di Jalan Ir H Juanda nomor 420, Kecamatan Coblong, Kota Bandung.
Untuk menguji kualitas lapangan, Bos Koi menghadirkan dua pemain padel profesional asal Argentina, Maxi Sánchez Blasco dan Tiago Vallejos. Masing-masing memiliki peringkat 50 dan 10 Argentina.
Dago Padel Club sendiri menjadi fasilitas pertama di Indonesia yang menggunakan lapangan bermerek Alba, penyedia resmi lapangan untuk ajang Premier Padel Tour di Eropa, serta dilengkapi karpet premium Mondo X3 di seluruh lapangannya.
Baca Juga: Cerita Bos Koi Hartono Soekwanto Juara Nasional Padel di Usia 53
Seluruh lapangannya menggunakan karpet premium Mondo X3 berteknologi tiga benang yang memberikan perlindungan lebih baik bagi kaki pemain sekaligus menghasilkan pantulan bola yang lebih optimal. Fasilitas ini memiliki delapan lapangan berstandar Eropa, terdiri dari dua lapangan tipe Major Set dan enam lapangan tipe Alba.
Keunggulan Berstandar Eropa di Dago Padel Club
Pembangunan lapangan dikerjakan oleh konstruktor berpengalaman asal Eropa sehingga menghasilkan permukaan yang rata dan presisi tanpa dead spot. Dipadukan dengan karpet premium Mondo X3, lapangan ini memberikan kenyamanan dan keamanan lebih bagi pemain. Temasuk mengurangi risiko tersandung maupun cedera otot, terutama bagi pemain berusia di atas 40 tahun.
Baca Juga: Bos Koi Hartono Soekwanto Angkat Trofi Handmade Boyolali ke Panggung Internasional
“Setelah mencobanya langsung, kami bisa merasakan sensasi permainan yang biasa dinikmati para pemain dunia. Terutama karakter pantulan dan pelintiran bolanya,” ujar Hartono Soekwanto atau Bos Koi, Sabtu (1/8/2026).
Hartono mengapresiasi langkah manajemen Dago Padel Club yang menghadirkan fasilitas berstandar internasional di Bandung. Menurutnya, kualitas lantai, dinding kaca, serta tinggi atap mencapai 16 meter membuat pengalaman bermain lebih nyaman dan mendekati standar arena padel kelas dunia.
Baca Juga: Petualangan Bos Koi Hartono Soekwanto Berburu Roti Berkualitas Dunia di Daejeon Korea
Investasi yang digelontorkan untuk membangun fasilitas ini terbilang besar. Jika biaya pembangunan lapangan padel standar umumnya berkisar Rp300 juta per unit. Dago Padel Club menginvestasikan lebih dari Rp1 miliar untuk setiap lapangannya.
Secara keseluruhan, Dago Padel Club menginvestasikan lebih dari Rp8 miliar untuk membangun delapan lapangan berstandar Premier Padel Tour Eropa, yang diklaim pertama dan satu-satunya di Indonesia. “Saya mengapresiasi Dago Padel Club yang telah menghadirkan lapangan berstandar Eropa di Kota Bandung,” pungkasnya. (R9/HR-Online/Editor-Dadang)

15 hours ago
13

















































