Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara Maju, Pemprov Jabar Siapkan Strategi Urai Kejenuhan Wisata Bandung Raya

13 hours ago 8

harapanrakyat.com,- Pemprov Jawa Barat positif percepatan reaktivasi penerbangan bermesin jet di Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung, menjadi Agustus dari rencana awal September 2026. Saat ini, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jawa Barat bersama asosiasi pelaku usaha pariwisata, sedang mematangkan persiapan untuk memaksimalkan potensi kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara.

Baca Juga: Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara Maju ke Agustus 2026, Farhan Fokus Benahi Kebersihan dan Estetika Kota

Kepala Disparbud Jabar, Iendra Sofyan mengatakan, pihaknya telah menggelar serangkaian diskusi bersama berbagai pemangku kepentingan industri pariwisata. Langkah ini untuk memastikan seluruh lini pendukung pariwisata, mulai dari agen perjalanan hingga perhotelan, siap menyambut lonjakan pergerakan wisatawan.

“Bersama pelaku usaha pariwisata sudah berulangkali membahas, mempersiapkan, dan menyambut reaktivasi Bandara Husein Sastranegara menggunakan pesawat jet,” katanya, Rabu (29/7/2026).

Baca Juga: Dedi Mulyadi Minta Farhan Benahi Layanan Publik di Kota Bandung, Seiring Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara 

Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara, Pemprov Jabar Genjot Wisata hingga Cirebon

Iendra sudah mendorong para agen perjalanan untuk menyusun paket wisata kreatif yang mengarah ke luar wilayah Bandung Raya. Wilayah seperti Kabupaten Sumedang hingga Kawasan Cirebon, dinilai memiliki aksesibilitas yang sangat memadai melalui jaringan jalan tol.

Hal ini bertujuan untuk menghindari penumpukan pelancong di kawasan metropolitan, sekaligus mendongkrak kunjungan wisatawan di luar Bandung Raya.

“Saya berharap travel agent dapat membuat paket wisata ke luar Bandung Raya. Kawasan Metro Bandung saat ini sudah cukup padat dan jenuh. Sehingga, alur wisatawan bisa beralih ke Sumedang hingga Cirebon melalui jalur tol,” harapnya.

Iendra menjelaskan, koordinasi intensif terus berjalan bersama asosiasi lintas sektor. Seperti Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI), Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA). Kemudian, Asosiasi Travel Agent Indonesia (ASTINDO), serta Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI).

Melalui kolaborasi lintas asosiasi ini, Disparbud Jabar optimistis pembukaan kembali penerbangan jet di Bandara Husein Sastranegara, dapat membawa dampak ekonomi yang merata hingga ke daerah penyangga di Jawa Barat.

Baca Juga: Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara, BIJB Kertajati Fokus Industri Pertahanan Serta Penerbangan Haji dan Umrah 

“Koordinasi terus kami lakukan bersama PUTRI, ASITA, ASTINDO, dan PHRI. Seluruh ekosistem pariwisata ini harus kita siapkan bersama agar mampu menangkap potensi pergerakan wisatawan yang tinggi,” tuturnya. (Reza/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto) 

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |