Saham BBRI berpeluang reli setelah muncul pandangan positif dari lembaga investasi global JP Morgan. Optimisme terhadap saham BBRI yang kabarnya berpeluang reli muncul karena perusahaan dinilai mulai menunjukkan perbaikan signifikan. Kondisi ini membuka peluang bagi saham PT Bank BRI Tbk untuk kembali menarik perhatian investor di pasar modal.
Baca Juga: BRI Danareksa Revisi Target IHSG, Proyeksi 2026 Turun ke 7.200 Pasca Pasar Anjlok
Saham BBRI Berpeluang Reli Setelah JP Morgan Menaikkan Rekomendasi
JP Morgan kembali memberikan pandangan positif terhadap saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk atau BBRI. Lembaga investasi tersebut menaikkan rekomendasi saham BBRI menjadi overweight. Keputusan itu muncul setelah JP Morgan melihat adanya perbaikan pada kondisi internal perusahaan.
Menurut lembaga ini, berbagai langkah pembenahan mulai memberikan hasil positif. JP Morgan juga menetapkan target harga saham BBRI di level Rp3.400 per saham. Target tersebut mencerminkan keyakinan bahwa prospek perusahaan masih cukup menjanjikan dalam jangka menengah. Perubahan rekomendasi tentu saja langsung menjadi perhatian pelaku pasar.
Bisnis Kredit Mikro Masih Menjadi Kekuatan
Salah satu alasan yang mendukung pandangan positif saham berpeluang reli ialah bisnis kredit mikro milik BBRI. Segmen ini selama bertahun-tahun menjadi kekuatan utama perusahaan. JP Morgan menilai bisnis kredit mikro mampu menghasilkan tingkat profitabilitas yang tinggi. Kontribusinya juga tetap besar terhadap pendapatan perusahaan.
Baca Juga: Saham BBCA Naik 4 Persen, Transaksi Jumbo Rp1,2 Triliun Jadi Sorotan Pasar
Meski demikian, BBRI sebelumnya sempat menghadapi tekanan akibat memburuknya kualitas aset. Apalagi dengan perekonomian Indonesia yang sempat menurun. Kondisi tersebut membuat tingkat keuntungan perusahaan ikut terpengaruh. Beruntung, kini situasinya mulai berubah. Perbaikan internal perusahaan berjalan lebih baik dari sebelumnya.
Program pemerintah yang menyasar masyarakat bawah juga ikut memberikan dukungan terhadap pemulihan bisnis. Kombinasi kedua faktor tersebut membuat prospek perusahaan terlihat semakin bagus. Kondisi inilah yang memperkuat pandangan bahwa saham BBRI berpeluang reli dalam beberapa waktu mendatang.
Masih Ada Tantangan pada Margin Bunga
Di sisi lain, JP Morgan ikut menyoroti sejumlah tantangan yang masih perusahaan hadapi. Salah satunya berkaitan dengan biaya dana atau cost of fund. Menurut survey, BBRI memiliki ruang yang terbatas untuk menaikkan biaya dana kepada nasabah. Sebagian besar pinjaman menggunakan skema bunga tetap maupun semi tetap.
Situasi tersebut membuat perusahaan perlu menjaga keseimbangan antara pertumbuhan kredit dan profitabilitas. Pada saat bersamaan, BBRI juga terus memperluas penyaluran kredit korporasi. Strategi tersebut diharapkan mampu mendukung pertumbuhan bisnis dari perusahaan secara berkelanjutan.
JP Morgan memperkirakan margin bunga bersih atau Net Interest Margin (NIM) masih berpotensi mengalami penurunan. Namun, kondisi tersebut bukan lagi kejutan bagi pasar. Sebelumnya, pelaku pasar telah memperhitungkan dampak dari penurunan imbal hasil pinjaman pada PNM. Karena itu, potensi penurunan NIM sudah tercermin dalam harga saham saat ini.
Valuasi Murah Siap Menarik Investor
Selain melihat perbaikan bisnis, JP Morgan menilai valuasi saham BBRI saat ini masih tergolong menarik. Menurut lembaga tersebut, valuasi perusahaan berada sekitar dua standar deviasi di bawah rata-rata. Posisinya memberikan peluang kenaikan apabila sentimen positif terus berlanjut secara konsisten.
JP Morgan memperkirakan konsensus analis segera merevisi proyeksi kinerja keuangan BBRI. Revisi tersebut berpotensi menjadi katalis tambahan bagi pergerakan harga saham. Jika proyeksi laba meningkat, minat investor juga berpotensi ikut bertambah. Kondisi tersebut dapat mendorong permintaan terhadap saham BBRI di pasar.
Faktor lain yang turut menjadi perhatian ialah kemampuan perusahaan menjaga pertumbuhan bisnis. Dengan modal yang kuat, BBRI masih memiliki ruang gerak untuk terus berkembang. Kemampuan tersebut juga membuka peluang pembagian dividen yang tetap menarik bagi para pemegang saham.
Baca Juga: Saham Blue Chip Tertekan, Inilah Prediksi Rebound Semester II di Tahun 2026
Dalam prediksi saham BBRI berpeluang reli JP Morgan menetapkan target harga Rp3.400 berdasarkan sejumlah asumsi valuasi. Perhitungan tersebut mencakup Price to Book Value atau PBV sebesar 1,2 kali. Selain itu, terdapat proyeksi Return on Equity 17,4%, risk free rate 7%, biaya modal 15,4%, serta terminal growth rate 7%. Jika kinerja membaik dan proyeksi pasar meningkat, saham BBRI berpeluang reli tentu semakin nyata bukan hanya rumor belaka. (R10/HR-Online)

7 hours ago
6

















































