Seratus UMKM Sumedang Dapat Pendampingan Legalitas dan Uji Nutrisi Gratis dari BEI

8 hours ago 8

harapanrakyat.com,- Sebanyak 100 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, terpilih mengikuti program pendampingan legalitas usaha dan uji nutrisi berstandar internasional yang difasilitasi Bursa Efek Indonesia (BEI). Program tersebut diharapkan menjadi langkah awal bagi produk lokal untuk meningkatkan daya saing hingga menembus pasar global.

Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Forum Silaturahmi dan Komunikasi UMKM Unggulan Kabupaten Sumedang dengan Bursa Efek Indonesia melalui Gebyar Legalitas dan Pelatihan Keamanan Pangan Kabupaten Sumedang yang berlangsung di Aula Tampomas, Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Selasa (28/7/2026).

Ketua Forum Silaturahmi dan Komunikasi UMKM Unggulan Kabupaten Sumedang, Hida Nurul Millah mengatakan, minat pelaku UMKM mengikuti program tersebut sangat tinggi sejak pendaftaran dibuka pada Februari 2026. 

“Dari ribuan pelaku usaha yang mendaftar, hanya 100 peserta yang lolos setelah melalui proses seleksi berdasarkan sejumlah persyaratan, di antaranya telah memiliki Perizinan Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) dan produk memiliki masa simpan minimal tujuh hari,” kata Hida.

Menurut Hida, dukungan dari BEI menjadi peluang besar bagi UMKM Sumedang untuk meningkatkan kualitas usaha sekaligus memperluas akses pasar. Selain pendampingan legalitas, peserta juga memperoleh fasilitas uji nutrisi berstandar internasional tanpa dipungut biaya.

Ia menjelaskan, biaya pengujian nutrisi selama ini menjadi salah satu hambatan utama bagi pelaku usaha yang ingin memasarkan produknya ke luar negeri. Melalui program tersebut, seluruh proses pengujian hingga pendampingan pengurusan legalitas akan difasilitasi oleh BEI.

Baca Juga: Jalan Alternatif Bangbayang-Dayeuhluhur Sumedang Resmi Dibangun, Warga Kini Punya Akses Baru Saat Jalur Longsor

“Forum UMKM Sumedang sendiri mencatat terdapat lebih dari 2.000 pelaku usaha yang terdata di wilayah tersebut. Dari jumlah itu, sekitar 1.200 UMKM masih aktif memasarkan produknya melalui gerai resmi maupun berbagai kegiatan promosi,” ucapnya.

Wabup Sumedang Sambut Dukungan BEI untuk UMKM

Sementara itu, Wakil Bupati Sumedang, Fajar Aldila menyambut baik dukungan yang diberikan Bursa Efek Indonesia kepada pelaku UMKM di daerahnya. Menurutnya, legalitas usaha merupakan fondasi penting agar pelaku usaha dapat menjalankan bisnis dengan aman serta memiliki kepastian hukum.

“Legalitas bukan hanya soal administrasi. Tetapi menjadi bekal bagi UMKM untuk berkembang dan memiliki daya saing yang lebih tinggi,” kata Fajar.

Ia juga mengingatkan bahwa dunia usaha memiliki dinamika yang tidak selalu mudah. Karena itu, selain legalitas, pelaku UMKM dituntut memiliki mental yang kuat, kreatif, dan inovatif dalam mengembangkan produk maupun strategi pemasarannya.

“Yang penting para pelaku UMKM yang ada di Kabupaten Sumedang mentalnya harus kuat,” ucapnya.

Pemerintah Kabupaten Sumedang, lanjutnya, telah memberikan berbagai bentuk dukungan, termasuk pendampingan pengurusan Perizinan Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT). Menurut Fajar, masih banyak pelaku usaha yang menganggap proses pengurusan izin tersebut rumit dan memerlukan biaya besar.

“Masih banyak pada prinsipnya banyak para pelaku UMKM yang kadang menganggap bahwa PIRT ini sulit atau susah untuk ditembus,” katanya.

Padahal, kata Fajar, melalui Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Sumedang, seluruh tahapan pengurusan telah disiapkan beserta pendampingannya sehingga prosesnya dapat dilakukan dengan mudah, cepat, dan sesuai ketentuan.

Baca Juga: Wahana Outbound Baru di Tanjung Duriat Sumedang, Tarik Minat Wisatawan saat Libur Akhir Pekan

“Takutnya mereka berpikir, pak ini lama prosesnya butuh biaya dan lain-lain. Tidak perlu khawatir, tempuh secara hukumnya insya Allah prosesnya mudah, cepat, aman tidak bertele-tele,” pungkasnya. (Aang/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |