Ussy Sulistyawati Tutup Usaha Kuliner, Ini Alasan di Balik Keputusannya

9 hours ago 11

Ussy Sulistyawati tutup usaha kuliner miliknya yang bernama Nasi Bejeg Wijaya. Keputusan ini diumumkan pada awal Juli tahun 2026. Artis kelahiran Jakarta tersebut mengaku kecewa dengan masalah internal yang terjadi di dalam timnya. Namun, kejadian ini juga bisa menjadi pelajaran bagi banyak pengusaha kuliner di Indonesia.

Baca Juga: Meski Punya Dua Anak, Caesar Hito Tetap Luangkan Waktu Pacaran dengan Sang Istri 

Penutupan Nasi Bejeg Wijaya ini memiliki pesan moral yang kuat. Pengalaman dari Ussy menekankan bahwa uang memang penting dalam hidup. Namun, dalam operasi bisnis, kepercayaan dalam sebuah tim bisnis harus dijaga dengan baik. Memilih mitra kerja yang tepat menjadi kunci keberhasilan usaha jangka panjang.

Latar Belakang Ussy Sulistyawati Tutup Usaha Kuliner

Nasi Bejeg Wijaya pertama kali rilis pada tahun 2024. Restoran ini menyajikan menu khas Indonesia dengan konsep sederhana. Lokasi utama berada di Wijaya Grand Center, Jakarta Selatan. Cabang kedua hadir di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan. Hidangan andalan meliputi nasi dengan lauk ayam kampung goreng. Harga menu sangat terjangkau, mulai dari Rp5.000 saja.

Warung makan ini mulai terkenal setelah banyak food vlogger yang mereview. Salah satunya adalah Tasyi Athasyia yang memberikan ulasan positif. Konsep outdoor dengan nuansa rumahan menjadi daya tarik tersendiri. Banyak pelanggan merasa nyaman dengan suasana santai di sana. Ussy sering membagikan momen kulinerannya melalui media sosial.

Pengumuman Penutupan

Ussy Sulistyawati menutup Nasi Bejeg Wijaya secara terbuka di akun Instagram pribadinya. Pengumuman ini dilakukan pada tanggal 5 Juli 2026. Ia menyatakan penutupan dengan perasaan sangat menyesal. Namun, keputusan ini dinilai sebagai pilihan terbaik saat ini. Masalah internal yang cukup berat menjadi alasan utama di baliknya.

Baca Juga: Curhatan Hessel Steven Jelang Pernikahan, Sibuk Syuting Tak Kurangi Keyakinan Menuju Hari Bahagia

Artis berusia 42 tahun itu awalnya ingin menutup bisnis secara diam-diam. Namun, adanya pihak yang memutarbalikkan fakta memaksa Ussy berbicara. Ia merasa perlu meluruskan informasi sebelum semakin meluas. Kejadian ini menunjukkan betapa pentingnya transparansi dalam bisnis.

Masalah Internal

Ussy Sulistyawati menutup usaha kulinernya karena adanya oknum yang melakukan transaksi di belakang nama Nasi Bejeg Wijaya. Oknum pertama, dengan sebutan E, kabur membawa uang hasil kerja sama ilegal. Oknum kedua menuruti instruksi untuk tidak melapor kepada pemilik lain. Praktik under table ini terjadi tanpa sepengetahuan Ussy.

Ketika kecurangan tersebut terbongkar, oknum kedua malah mengalami kerugian. Uangnya tertahan akibat kaburnya oknum pertama. Situasi ini semakin rumit ketika oknum ketiga ikut campur. Orang tersebut memutarbalikkan cerita seolah Ussy bersikap keras kepala. Padahal, masalah sebenarnya adalah adanya pengkhianatan dalam tim.

Dampak Penutupan bagi Penggemar dan Karyawan

Banyak penggemar Ussy yang merasa sedih dengan berita ini. Mereka akan kehilangan tempat nongkrong favorit dengan harga terjangkau. Karyawan yang bekerja dengan jujur juga ikut terdampak. Namun, Ussy berjanji akan menyelesaikan semua kewajiban dengan adil. Tidak ada pihak yang rugi dalam proses penutupan ini.

GoFood masih menampilkan Nasi Bejeg Wijaya dengan rating 4,6. Namun, pemesanan mungkin sudah tidak tersedia lagi. Penggemar bisa menyimpan kenangan manis melalui video review di YouTube. Channel Tasyi Athasyia dan Duo Pengacara masih menyimpan konten tersebut.

Baca Juga: Jirayut Berikan Hadiah Mobil Mewah ke Sang Bunda, Ungkap Pesan Menyentuh Hati

Ussy Sulistyawati tutup usaha kuliner Nasi Bejeg Wijaya karena masalah internal yang cukup berat. Meski kecewa, Ussy tetap menunjukkan kelas sebagai pebisnis yang bertanggung jawab. Kejadian Ussy Sulistyawati tutup usaha kuliner ini mengingatkan kita akan pentingnya integritas dalam berbisnis. (R10/HR-Online)

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |