harapanrakyat.com,- Banyak orang di era modern sering kali tidak menyadari ancaman besar dari penyakit qaswah al qalb di kehidupan. Penyakit rohani yang sangat berbahaya ini membuat jiwa seseorang menjadi kebal terhadap berbagai macam nasihat dan hikmah kebaikan. Bahkan, penderita gangguan ini biasanya cenderung lebih mengutamakan kesenangan duniawi sesaat daripada memikirkan urusan kehidupan akhirat kelak.
Baca juga: Sifat Hasad Penghancur Amal, Begini Cara Mengobatinya agar Terbebas Penyakit Hati
Sebetulnya, fenomena pengerasan hati tersebut berakar dari kelalaian umat manusia dalam mengingat kebesaran Sang Pencipta semesta alam. Para pakar tasawuf menegaskan bahwa sikap egois materialistis turut memicu matinya kepekaan spiritual pada diri seseorang. Oleh karena itu, mereka sering kali selalu gagal mengambil hikmah berharga dari setiap tanda kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.
Penyebab dan Dampak Negatif dari Qaswah Al Qalb
Selanjutnya, tokoh sufi terkemuka bernama Ibnu Arabi menafsirkan bahwa sifat buruk ini muncul akibat penurutan hawa nafsu yang berlebihan. Misalnya, sikap bergurau yang terlalu berlebihan bersama teman ternyata mampu menghilangkan pancaran cahaya hidayah di dalam dada. Akibatnya, penderita penyakit ini sangat kesulitan membedakan antara jalan kebenaran yang suci dan kesesatan yang benar-benar nyata.
Baca juga: Penyakit Hati dalam Islam yang Perlu Dihindari agar Selamat Dunia Akhirat
Di sisi lain, kondisi qaswah yang sedang menyerang hati ini membuat pelakunya sering kali mudah melanggar berbagai janji. Mereka sengaja mengabaikan pesan peringatan Ilahi hanya demi mengejar berbagai kenikmatan fana yang sangat melenakan ketenangan jiwa. Lebih lanjut, jiwa yang telah membatu ini sama sekali tidak memiliki sedikit pun ruang suci untuk dimasuki rahmat.
Selain itu, penderita gangguan penyakit spiritual ini cenderung sangat malas untuk melaksanakan segala bentuk ketaatan ibadah harian mereka. Batin mereka seketika menjadi tuli dan buta terhadap segala sesuatu selain hal-hal yang bersifat sangat materialistis semata. Oleh sebab itu, interaksi berlebihan dengan penderita penyakit hati ini seringkali diibaratkan seperti sedang sengaja menelan racun.
Langkah Efektif Menyembuhkan Penyakit Hati Melalui Terapi Dzikir
Sementara itu, ajaran Islam menawarkan sebuah solusi spiritual untuk melembutkan kembali jiwa yang telah mengeras layaknya batu. Langkah pertama yang sangat krusial adalah rutin merenungkan kandungan ayat suci demi menghapus segala bentuk keraguan di batin.
Di samping itu, setiap individu tentu harus segera bertobat sungguh-sungguh agar terhindar dari perbuatan maksiat yang sangat merusak. Lebih jauh, memperbanyak kalimat zikir merupakan sebuah terapi utama untuk senantiasa menjernihkan batin dari segala kotoran tumpukan dosa.
Baca juga: Doa Menghilangkan Penyakit Hati Lengkap dengan Artinya
Aktivitas mengingat Sang Pencipta secara konsisten terbukti memiliki kekuatan luar biasa dalam mengembalikan kedamaian pada jiwa manusia modern. Sebagai hasilnya, lisan yang selalu basah oleh rangkaian pujian kepada-Nya pasti akan memancarkan cahaya kebahagiaan yang sangat murni.
Terapi dzikir yang dilakukan secara disiplin dan sungguh-sungguh terbukti sangat ampuh dalam menyembuhkan para penderita qaswah al qalb. Dengan demikian, rasa ketenangan jiwa yang hakiki akan segera kembali hadir untuk mengusir segala bentuk kegelisahan hidup harian. Pastinya, hati yang sukses kembali sehat akan selalu siap membawa pemiliknya menuju puncak kebahagiaan abadi di sisi Tuhan. (Muhafid/R6/HR-Online)

11 hours ago
12

















































