harapanrakyat.com,- Kebahagiaan menyambut buah hati seringkali dibarengi dengan tantangan fisik bagi para ibu baru. Salah satu keluhan yang paling umum namun sering dianggap remeh adalah nyeri pinggang atau Low Back Pain.
Baca Juga: Stop Asal Minum Obat Tanpa Resep! Apoteker RSUD Pandega Pangandaran Ungkap Risikonya
RSUD Pandega Pangandaran melalui edukasi publiknya di media sosial Instagram, menekankan bahwa kondisi ini tidak boleh diabaikan sebagai “pegal biasa”. Pemahaman yang tepat mengenai penyebab, gejala, dan penanganan sangat krusial untuk mencegah kondisi kronis yang dapat mengganggu kualitas hidup dan peran ibu dalam merawat bayi.
Mengapa Nyeri Pinggang Terjadi?
Low Back Pain pasca melahirkan bukanlah tanpa alasan. Dari penjelasan di akun resmi Instagram RSUD Pandega, bahwa kondisi ini dipengaruhi oleh beberapa faktor fisiologis dan biomekanis.
Selama kehamilan, tubuh mengalami perubahan drastis. Pusat gravitasi bergeser, ligamen menjadi lebih longgar akibat pengaruh hormon relaksin untuk persiapan persalinan, dan otot perut meregang.
Setelah melahirkan, tubuh membutuhkan waktu untuk kembali pulih. Namun, aktivitas harian pasca persalinan, seperti menyusui dan menggendong bayi dengan posisi yang kurang ergonomis, sering kali memperparah ketegangan pada otot punggung dan tulang belakang.
Baca Juga: Nyeri Leher Bukan Cuma Kelelahan, Simak Penjelasan Lengkap Fisioterapis RSUD Pandega
RSUD Pandega merinci gejala yang sering dirasakan oleh para ibu, antara lain:
- Nyeri pinggang yang muncul saat bangun tidur.
- Rasa pegal yang konstan terutama setelah duduk dalam jangka waktu lama.
- Nyeri yang timbul saat atau setelah menggendong bayi.
- Sensasi seperti “punggung yang tertarik” atau tegang.
- Nyeri yang menjalar hingga ke bokong atau kaki (ini bisa mengindikasikan masalah saraf seperti sciatica).
Langkah Pencegahan
Kabar baiknya, sebagian besar kasus nyeri pinggang pasca melahirkan dapat dicegah dan dikelola dengan perubahan kebiasaan sederhana namun efektif. RSUD Pandega Pangandaran menyarankan lima langkah preventif utama:
- Posisi Menyusui yang Nyaman: Pastikan ibu dan bayi berada dalam posisi yang nyaman dan suportif. Gunakan bantal menyusui untuk menopang bayi, sehingga payudara sejajar dengan mulut bayi, bukan sebaliknya. Hindari membungkuk ke arah bayi.
- Hindari Membungkuk Terlalu Lama: Saat mengambil barang di lantai atau memandikan bayi, usahakan untuk berjongkok dengan punggung tetap tegak, menggunakan kekuatan kaki, bukan punggung.
- Rutin Lakukan Peregangan Ringan: Lakukan peregangan lembut pada area leher, bahu, dan punggung untuk mengurangi kekakuan otot. Konsultasikan dengan dokter atau terapis untuk jenis peregangan yang aman pasca melahirkan.
- Gunakan Posisi Mengangkat Bayi yang Benar: Saat mengangkat bayi dari boks atau car seat, rapatkan bayi ke tubuh Anda dan gunakan otot kaki dan inti perut untuk mengangkatnya, bukan dengan membungkukkan punggung.
- Istirahat yang Cukup: Meskipun sulit dengan kehadiran bayi baru lahir, prioritaskan istirahat setiap kali bayi tidur. Tidur adalah waktu tubuh untuk memperbaiki jaringan otot dan ligamen.
Pilihan Penanganan Medis
Jika nyeri pinggang sudah mengganggu aktivitas sehari-hari dan tidak membaik dengan istirahat serta perubahan gaya hidup, segera cari pertolongan medis. RSUD Pandega Pangandaran menyediakan layanan komprehensif untuk menangani kondisi ini:
- Fisioterapi: Melalui program fisioterapi yang terarah, pasien akan diberikan latihan khusus untuk memperkuat otot inti dan punggung, serta teknik untuk memperbaiki fungsi gerak dan postur tubuh.
- Terapi Latihan: Latihan spesifik di bawah panduan ahli, dapat membantu mengembalikan kekuatan dan stabilitas tulang belakang yang melemah selama kehamilan.
- Obat dan Pemeriksaan: Dokter akan melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk menentukan penyebab pasti nyeri. Pemberian obat pereda nyeri yang aman untuk ibu menyusui atau intervensi medis lainnya mungkin diperlukan sesuai dengan kondisi pasien.
Baca Juga: RSUD Pandega Pangandaran Ingatkan Pola Makan bagi Pasien Hemodialisa
Jangan biarkan nyeri pinggang menghambat momen berharga Anda bersama sang buah hati. Kenali gejalanya, terapkan pola hidup sehat. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan tim medis kami di RSUD Pandega Pangandaran untuk mendapatkan penanganan yang tepat dan personal. (Adi/R5/HR-Online)

9 hours ago
8

















































