Berkat Gerakan Korve, Ciamis Sabet Penghargaan Kabupaten Terbaik Ketiga se-Jawa Bali

10 hours ago 11

harapanrakyat.com,- Komitmen menjaga kebersihan lingkungan di Kabupaten Ciamis kembali membuahkan hasil manis. Pemkab Ciamis dianugerahi predikat Kabupaten Terbaik Ketiga untuk kawasan Jawa dan Bali pada perhelatan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahap Dua 2026.

Baca juga: Kurangi Sampah Anorganik, Pemkab Ciamis Imbau Karangan Bunga Diganti Bibit Tanaman

​Penghargaan bergengsi itu diterima langsung oleh Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Muhammad Tito Karnavian. Seremoni berlangsung di Bali, Jumat (28/8/2026) malam.

​Keberhasilan Ciamis mengungguli sejumlah daerah tetangga bertumpu pada keunggulan di ranah Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri. 

Pada kategori ini, panitia menilai sejauh mana keseriusan dan langkah riil pemda dalam merancang sistem penanganan sampah yang terintegrasi, sehat, dan berkesinambungan. Selain itu, kreativitas serta pola kolaborasi dalam menelurkan solusi lingkungan menjadi poin kunci penilaian tim juri.

Tantangan Besar Mengurus Kebersihan dan Pengolahan Limbah

​Mendagri Tito Karnavian mengingatkan seluruh pimpinan daerah bahwa urusan kebersihan dan pengolahan limbah, baik darat maupun perairan masih menjadi tantangan besar nasional.

​”Strategi paling krusial terletak pada penekanan volume limbah yang menuju TPA, yaitu penanganan sejak dari level rumah tangga. Sejumlah wilayah sudah menerapkannya. Ada pula yang menyentuh sektor hilir dengan mengubah limbah menjadi briket atau energi listrik,” terangnya. 

​Mendagri juga meminta para pimpinan wilayah tidak ragu menelurkan kebijakan tegas demi menghidupkan kembali semangat gotong royong warga. Ia menyarankan gerakan kebersihan diinisiasi dari instansi pemerintah, tingkat kecamatan, desa, hingga fasilitas publik seperti pasar.

Baca juga: Rajin Nabung Sampah, Seorang Warga Dapat Hadiah Motor dari Pemkab Ciamis 

​”Langkah ini sejatinya merupakan sebuah gerakan kolektif. Umpamanya pasca apel, baik Jumat atau Senin, agendakan kegiatan korve di area masing-masing. Apabila instruksi ini dijalankan secara serentak dari kedinasan sampai ke tingkat desa, perlahan akan terbangun habit dan budaya yang berdampak nyata,” tuturnya. 

​Pesan Mendagri tersebut sebenarnya menyoroti praktik nyata yang sudah lama mengakar di Tatar Galuh. Capaian mentereng Ciamis ini memang tidak terlepas dari keteguhan Pemkab yang rutin menggerakkan aksi bersih-bersih lingkungan atau korve di setiap minggunya.

​Hebatnya, agenda korve mingguan tersebut tak sekadar formalitas bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di area perkantoran saja. Gerakan ini telah menjalar hingga menggerakkan jajaran kecamatan, kelurahan/desa, sampai keterlibatan aktif warga di pemukiman serta fasilitas umum.

Apresiasi Kinerja Pemda

​Sementara itu, Direktur Utama Tempo Media Group, Arif Zulkifli, menegaskan ajang kolaborasi antara Kemendagri dan Tempo ini bukan sekadar panggung seremoni belaka. Pengakuan ini merupakan apresiasi atas keuletan jajaran pemda yang berada di garis terdepan dalam merespons dan menyelesaikan masalah harian warga.

Baca juga: Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkab Ciamis Matangkan Rencana Aksi Berbasis Potensi Lokal

​”Indikator angka maupun trofi hanyalah hasil akhir yang kerap kita lihat. Namun di baliknya, tersimpan proses panjang tentang bagaimana pemda memetakan masalah, mengeksekusi kebijakan, dan memastikan dampaknya benar-benar menyapa masyarakat,” pungkasnya. 

​Selain sektor lingkungan hidup, ajang Apresiasi Tahap Dua ini turut menganugerahi tiga bidang strategis lain. Bidang-bidang tersebut meliputi Penyelenggaraan Program 3 Juta Rumah, Keterjangkauan dan Mutu Layanan Kesehatan, serta Aksesibilitas Layanan Pendidikan. (Feri/R6/HR-Online)

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |