Info Daftar Gunung yang Buka Jalur Pendakian April 2025 & Tarif

19 hours ago 12

tirto.id - Informasi daftar gunung yang membuka jalur pendakian pada April 2025 penting diketahui bagi anak gunung yang ingin memanfaatkan waktu libur panjang. Gunung Prau (Jawa Tengah) sudah dapat didaki sejak 1 April 2025, sementara itu Gunung Rinjani (NTB) dibuka 3 April. Gunung mana lagi yang dapat dikunjungi sepanjang bulan ini?

Mendaki gunung dalam tahun-tahun belakangan menjadi tren untuk kawula muda. Tracking menyusuri jalur sembari berharap bisa summit, menciptakan sensasi tersendiri. Bisa mencapai puncak dengan meter di atas permukaan laut (MDPL) yang tinggi juga jadi tantangan yang menarik.

Sebelum mendaki gunung, kita butuh persiapan matang dan pengetahuan yang cukup tentang gunung yang hendak dijelajah. Akan berbahaya bagi diri sendiri dan merepotkan bagi rombongan jika mendaki hanya sekadar ikut-ikutan tren.

Jika Anda termasuk yang ingin mengisi libur panjang dengan petualangan mendaki gunung atau berencana mengajak keluarga menjelajahi alam, berikut info daftar gunung yang buka jalur pendakian pada bulan April 2025.

1. Taman Nasional Gunung Merbabu

Gunung Merbabu, yang terletak di Jawa Tengah dan bersandingan dengan Gunung Merapi, merupakan salah satu dari sekian banyak gunung favorit para pendaki karena keindahan panoramanya dan jalur pendakian yang beragam. Dengan ketinggiannya yang mencapai 3.145 meter di atas permukaan laut, gunung ini memiliki hamparan padang savana yang luas. Jalur pendakian yang menantang, serta udara yang sejuk dan segar juga menjadi suasana yang dicari pendaki.

Anda yang berencana mendaki Gunung Merbabu, jalur pendakian via Thekelan dan Wekas tetap dibuka. Sementara itu, jalur pendakian Suwanting ditutup sementara pada 30 Maret hingga 1 April 2025. Berikutnya, jalur pendakian Selo masih ditutup hingga tahap persiapan pembukaannya selesai dilakukan.

Untuk retribusi wisata pendakian selama 2 hari 1 malam, tarifnya berbeda bagi wisatawan domestik dan mancanegara. Bagi wisatawan domestik, tiket masuk dan izin berkegiatan dikenakan biaya sebesar Rp65.000 pada hari biasa, Rp75.000 jika mencakup hari biasa dan hari libur, serta Rp85.000 khusus pada hari libur. Sementara itu, wisatawan mancanegara dikenakan tarif yang sama untuk semua kategori, yaitu Rp425.000.

Perlu diingat juga bahwa wisatawan yang kedapatan tidak memiliki tiket resmi atau mendaki lewat jalur ilegal akan dikenakan denda sebesar 5 kali lipat dari harga tiket masuk yang berlaku. Oleh karena itu, pastikan untuk selalu menaati peraturan demi kenyamanan dan keselamatan bersama.

2. Gunung Prau, Dataran Tinggi Dieng, Jawa Tengah

Gunung Prau dikenal baik oleh banyak pendaki karena pemandangan sunrise-nya yang menakjubkan serta jalur pendakian yang relatif ramah bagi pemula. Gunung yang berada di Kabupaten Wonosobo ini memiliki ketinggian sekitar 2.565 MDPL. Gunung Prau ini juga menawarkan panorama perbukitan hijau dan padang rumput luas yang menjadi daya tarik lain di samping pemandangan sunrise-nya.

Pendakian Gunung Prau kembali dibuka untuk seluruh jalur pendakian mulai tanggal 1 April 2025. Registrasi pendakian dimulai pukul 08.00 pada hari yang sama, dan retribusi tiket pendakian ditetapkan sebesar Rp30.000 per pendaki. Semua proses registrasi dilakukan di Gunung Prau secara offline, sehingga para pendaki diwajibkan mendaftar langsung di basecamp tujuan sebelum memulai perjalanan. Untuk biaya parkir, kendaraan roda dua dikenakan tarif Rp10.000, sedangkan kendaraan roda empat dikenakan tarif Rp25.000.

Bagi yang ingin mendaki, demi keamanan dan kenyamanan bersama, ada beberapa persyaratan registrasi yang harus dipenuhi. Setiap pendaki wajib membawa dan menunjukkan kartu identitas (KTP, Kartu Pelajar, atau Kartu Mahasiswa) yang telah difotokopi untuk dilampirkan saat pendaftaran.

Selain itu, pendaki harus mengisi formulir registrasi dengan data diri lengkap, termasuk nama, alamat, dan nomor handphone yang aktif. Demi keamanan, nomor kontak keluarga terdekat juga harus dicantumkan. Pendaki juga diwajibkan membawa perlengkapan pendakian sesuai jumlah rombongan dan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.

3. Taman Nasional Gunung Rinjani

Gunung Rinjani yang terletak di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, merupakan salah satu taman nasional terbesar di Indonesia. Gunung Rinjani yang memiliki ketinggian 3.726 meter di atas permukaan laut menawarkan panorama alam yang luar biasa, termasuk Danau Segara Anak, pemandian air panas alami, serta jalur pendakian yang cukup menantang. Selain menjadi salah satu destinasi favorit bagi pendaki, kawasan ini juga memiliki wisata alam non-pendakian yang cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan tanpa harus mendaki gunung.

Gunung Rinjani sempat ditutup untuk pemulihan ekosistem. Namun, kini kunjungan wisata ke enam destinasi pendakian dan satu destinasi non-pendakian di Taman Nasional Gunung Rinjani akan kembali dibuka mulai 3 April 2025. Pendakian kini dibuka dengan kuota 100% dari kapasitas normal, dengan durasi maksimal 4 hari 3 malam. Untuk wisata non-pendakian, jam operasionalnya berlangsung setiap hari Senin hingga Minggu, pukul 09.00 – 15.00 WITA.

Bagi yang ingin mendaki, jam pelayanan dibuka setiap hari dengan jadwal check-in pukul 07.00 – 15.00 WITA dan check-out pukul 07.00 – 21.00 WITA. Registrasi pendakian di Taman Nasional Gunung Rinjani dilakukan secara online melalui aplikasi eRinjani yang bisa diunduh di Playstore mulai 25 Maret 2025 pukul 06.00 WITA.

4. Taman Nasional Gunung Gede Pangrango

Taman Nasional Gunung Gede Pangrango adalah salah satu destinasi pendakian yang cukup populer di Jawa Barat. Dengan jalur yang menantang, namun tetap ramah bagi pendaki pemula, kawasan ini menawarkan keindahan alam yang luar biasa, seperti hutan tropis yang lebat, air terjun, serta pemandangan puncak yang keren. Selain itu, taman nasional ini juga menjadi rumah bagi beragam flora dan fauna langka.

Untuk mendukung pemulihan ekosistem, pendakian di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango ditutup sementara dari 25 Desember hingga 31 Maret 2025. Selain itu, terkait siaran pers Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tentang Peningkatan Gempa Vulkanik Gunung Gedee, pendakian untuk umum ditutup sementara dalam rentang 3-7 April 2025 sampai informasi lebih lanjut hasil pemantauan dari Badan Geologi Kementerian ESDM.

Setelah ada pemberitahuan lebih lanjut, pendakian kembali dibuka bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan alamnya.

Tarif pendakian yang berlaku adalah sebagai berikut.

Hari Kerja

Wisatawan domestik: Rp72.000 per orang untuk pendakian dua hari satu malam

Wisatawan mancanegara: Rp435.000 per orang

Rombongan (minimal 5 orang): Rp52.000 per orang

Hari Libur

Wisatawan domestik: Rp92.000 per orang

Wisatawan mancanegara: Rp435.000 per orang

Rombongan (minimal 5 orang): Rp62.000 per orang

5. Taman Nasional Gunung Ciremai

Gunung Ciremai yang merupakan gunung tertinggi di Provinsi Jawa Barat ini memiliki ketinggian 3.078 meter di atas permukaan laut. Gunung ini terkenal dengan jalur pendakiannya yang menantang serta panorama alamnya yang eksotis, termasuk hutan pinus, sabana, dan kawah yang menakjubkan. Tidak hanya menjadi daya tarik yang besar bagi para pendaki, kawasan Gunung Ciremai juga memiliki keanekaragaman hayati yang perlu dijaga.

Bagi Anda yang ingin menjelajahi Gunung Ciremai, untuk pendakian 1 hari 1 malam, tarif bagi wisatawan domestik adalah Rp50.000 per orang pada hari kerja dan Rp60.000 per orang pada hari libur. Sementara itu, wisatawan mancanegara dikenakan tarif yang sama untuk semua hari, yaitu Rp250.000 per orang.

Jika ingin mendaki dengan durasi lebih lama, yaitu 2 hari 1 malam, tarif yang dikenakan bagi wisatawan domestik adalah Rp75.000 per orang pada hari kerja dan Rp85.000 per orang pada hari libur. Sementara itu, bagi wisatawan mancanegara, tarif tetap Rp375.000 per orang.


tirto.id - Edusains

Kontributor: Auvry Abeyasa
Penulis: Auvry Abeyasa
Editor: Fitra Firdaus

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |