tirto.id - Kepolisian akan menggelar Operasi Ketupat 2025 menjelang Hari Raya Idul Fitri. Operasi ini akan digelar di seluruh Indonesia, termasuk Sumatera Utara dengan nama Operasi Ketupat Toba 2025.
Dilansir dari laman resmi Polri Sumut, Operasi Ketupat 2025 akan melibatkan 164.298 personel gabungan yang ditempatkan di 2.835 pos, terdiri dari 1.738 pos pengamanan, 788 pos pelayanan, dan 309 pos terpadu.
Operasi ini bertujuan untuk memastikan kelancaran arus mudik-balik, keamanan masyarakat, hingga pengendalian harga dan distribusi bahan pokok selama perayaan Hari Raya Idul Fitri 1446 H.
Dikutip dari laman resmi Polri Sumut, Kapolres Samosir, AKBP Yogie Hardiman, menyebut pengamanan Operasi Ketupat Toba 2025 akan difokuskan pada objek vital seperti masjid, lokasi shalat ied, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun, dan bandara.
Jadwal Operasi Ketupat Toba 2025
Polri bersama TNI dan sejumlah instansi terkait telah menggelar Operasi Ketupat Toba 2025 sejak Minggu, 23 Maret 2025 dan akan terus berlangsung hingga Selasa, 8 April 2025.
Operasi Ketupat Toba 2025 akan berlangsung dalam dua periode. Periode pertama berlangsung mulai Minggu 23, Maret 2025 - Selasa, 8 April 2025 di delapan Polda prioritas. Sementara itu, periode kedua berlangsung mulai Rabu, 26 Maret - Selasa, 8 April 2025 di 28 Polda lainnya.
Selama operasi berlangsung, berbagai strategi pengamanan akan diterapkan, seperti pengaturan lalu lintas melalui sistem ganjil-genap, contraflow, dan one-way guna mengurai kepadatan.
Titik Lokasi Operasi Ketupat Toba 2025
Operasi Ketupat Toba 2025 akan dilaksanakan di sejumlah titik strategis di wilayah Sumatera Utara. Hal ini dilakukan untuk memastikan kelancaran arus mudik-balik pada perayaan Idul Fitri 1446 H.
Polda Sumut telah menyiapkan 167 pos pengamanan yang terdiri dari 84 pos pengamanan, 68 pos pelayanan, dan 15 pos terpadu. Pos-pos ini tersebar di berbagai lokasi penting, termasuk jalur utama mudik, pusat transportasi, kawasan wisata, dan pusat perbelanjaan.
Beberapa titik utama yang menjadi perhatian adalah masjid dan lokasi shalat Idul Fitri, pusat perbelanjaan, serta jalur lalu lintas yang diprediksi mengalami peningkatan kendaraan.
Rekayasa Lalu Lintas Operasi Ketupat Toba 2025
Dalam Operasi Ketupat Toba 2025, rekayasa lalu lintas diterapkan untuk mengurai kepadatan arus kendaraan selama arus mudik-balik Lebaran 2025. Kebijakan ini diberlakukan berdasarkan hasil analisis pantauan CCTV, traffic counting, serta laporan petugas real-time secara berkala.
Dengan adanya rekayasa lalu lintas ini, diharapkan arus kendaraan dapat lebih teratur, sehingga mengurangi potensi kemacetan yang dapat menghambat kelancaran perjalanan masyarakat.
Kepolisian juga akan menempatkan personel di titik-titik rawan kemacetan dan kecelakaan untuk memastikan kelancaran arus kendaraan. Pengecekan kesiapan rambu lalu lintas dan lampu penerangan juga menjadi bagian dari strategi ini.
Selain itu, pemudik akan mendapatkan imbauan dan edukasi terkait keselamatan berkendara, termasuk pentingnya istirahat untuk menghindari microsleep.
tirto.id - Aktual dan Tren
Kontributor: Astam Mulyana
Penulis: Astam Mulyana
Editor: Indyra Yasmin