Setelah sukses dengan pengembangan matik EV, kini industri otomotif mulai melirik kopling motor listrik. Pengembangan teknologi kopling pada motor listrik menjadi terobosan yang cukup menarik. Bagaimana tidak, alih-alih hanya mengejar efisiensi dan kepraktisan, inovasi tersebut justru berupaya menghadirkan rasa berkendara yang lebih mendalam.
Baca Juga: Kopling Kering MX King Modifikasi Ala Ducati
Artinya, sensasi mengendarai motor listrik akan terasa mirip dengan motor kopling konvensional. Meski begitu, mereka tetap mempertahankan keunggulan motor listrik.
Kopling Motor Listrik dan Prinsip Dasarnya
Seperti masyarakat ketahui, kendaraan roda dua berteknologi listrik sejak awal terkenal dengan karakter instan. Skutik-skutik yang ada di pasaran tidak mengandalkan gigi, tanpa kopling, serta menghilangkan proses perpindahan tenaga rumit.
Pengendara cukup memutar pedal gas untuk berakselerasi dan menekan rem saat ingin menghentikan laju kendaraan. Tenaga dari motor langsung tersalur ke roda tanpa jeda, menghasilkan torsi instan sejak putaran awal.
Namun, dibalik kepraktisannya, kerap muncul keluhan dari sebagian pengendara, terutama pecinta motor sport. Beberapa mengeluhkan hilangnya sensasi berkendara.
Dimana tarikan motor listrik memang responsif dan bertenaga. Hanya saja terasa terlalu mudah dan minim interaksi antara mesin maupun pengendara. Dari sanalah ide pengembangan kopling motor elektrifikasi mulai bermunculan.
Berbeda dengan tipe konvensional, kopling ini bukan berfungsi untuk memutus atau menyambung tenaga mesin ke transmisi multi-percepatan. Prinsip dasarnya jauh lebih sederhana namun tetap krusial dari sisi kendali.
Komponen kopling listrik berperan sebagai alat pengatur penyaluran torsi, khususnya pada kecepatan rendah. Dengan adanya kopling, tenaga tidak langsung lepas sepenuhnya ke roda. Melainkan bisa terkontrol secara bertahap oleh pengendara.
Baca Juga: Cara Kerja, Kelebihan, dan Kekurangan Kopling Motor Hidrolik
Hasilnya, pengendara dapat merasakan proses melepas kopling seperti pada kendaraan sport konvensional. Motor listrik dengan kopling memungkinkan pengendara lebih aktif dalam mengendalikan akselerasi, manuver pelan, hingga karakter pengereman.
Pengembangan Kopling di Motor EV oleh Zero Motorcycles
Salah satu uji coba paling menarik datang dari Zero Motorcycles. Pabrikan motor listrik asal Amerika Serikat (AS) ini ingin menawarkan performa tinggi yang lebih hidup dari model-model sebelumnya.
Zero Motorcycles populer berkat produk kendaraan roda dua bermesin listrik dengan torsi dan tenaga melimpah. Namun, sensasi berkendara masih terasa kurang menantang bagi sebagian konsumen. Oleh karena itu, teknologi kopling mulai mereka kembangkan.
Menariknya, sistem kopling pada paten Zero Motorcycles benar-benar mirip motor sport konvensional. Namun, motor listriknya tidak menggunakan transmisi multi-gigi. Sehingga kopling di sini bukan berfungsi untuk perpindahan gigi.
Komponennya lebih fokus untuk memberikan rasa melepas kopling seperti pada motor sport. Pengendara tetap menarik dan melepas tuas, namun tanpa perlu memindahkan gigi. Fungsinya murni mengendalikan tenaga serta torsi. Terutama saat start, manuver pelan dan pengendalian di jalan menikung.
Di samping itu, sistemnya juga dapat pengendara manfaatkan sebagai regenerative braking. Hal tersebut sekaligus menghadirkan sensasi engine brake yang selama ini absen di motor matik listrik.
Inovasi Kopling Yamaha untuk Motor Elektrifikasi
Menyusul langkah Zero Motorcycles, Yamaha juga tak mau ketinggalan dalam inovasi kopling motor listrik. Hal ini terlihat pada motor konsep Yamaha TY-E yang menyematkan komponen unik berupa roda gila (flywheel). Selain itu ada kopling yang terletak di antara motor listrik dan transmisi satu percepatan.
Roda gila ini berfungsi memanfaatkan gaya inersia dari massa yang berputar untuk meningkatkan stabilitas. Selain itu, flywheel juga bisa bertindak sebagai sumber tenaga sementara. Mereka membantu meningkatkan kecepatan motor listrik saat kopling terlepas, membuat tenaga dan torsi terasa lebih natural.
Pengembangan terus berlanjut hingga Yamaha mengajukan paten terbaru yang menghadirkan tuas kopling tiruan. Tuas ini hadir untuk memberikan rasa kontrol yang lebih presisi terhadap penyaluran tenaga. Meskipun secara teknis sistem transmisinya tetap sederhana.
Pengembangan Lanjutan untuk Kendaraan Masa Depan
Hingga saat ini, pengembangan kopling pada motor listrik masih berada pada tahap pengujian dan paten. Belum ada produk massal yang benar-benar masuk ke pasaran luas secara resmi. Kendati begitu, banyak penggemar otomotif yang percaya bahwa sistem ini akan hadir dalam waktu dekat.
Baca Juga: Kelebihan Kopling Kering pada Sepeda Motor
Kopling motor listrik berpotensi menjadi jembatan antara efisiensi kendaraan masa depan dan sensasi berkendara yang kian kuat. Jika berhasil diterapkan secara optimal, teknologi kopling bisa membuka babak baru dalam dunia motor listrik. Khususnya dalam menghasilkan kendaraan yang lebih gahar, interaktif, namun tetap ramah lingkungan. (R10/HR-Online)

1 day ago
13

















































