Operasi Ketupat Lebaran Idul Fitri 2025 sampai Kapan?

19 hours ago 13

tirto.id - Operasi Ketupat Lebaran 2025 masih terus berlangsung. Tak hanya mudik, operasi ini juga memastikan kelancaran arus balik Idul Fitri 1446 H.

Lantas, Operasi Ketupat Lebaran Idul Fitri 2025 sampai kapan? Apakah ada tilang dalam Operasi Ketupat Lebaran 2025?

Seperti tahun-tahun sebelumnya, perayaan Lebaran identik dengan mudik atau pulang kampung untuk berkumpul bersama keluarga besar. Berkaitan itu, pihak kepolisian dan instansi terkait kembali menggelar Operasi Ketupat guna memastikan keamanan serta kelancaran arus mudik dan balik.

Sampai Kapan Operasi Ketupat Lebaran 2025?

Operasi Ketupat 2025 telah dimulai pada 27 Maret 2025. Operasi ini akan berlangsung selama dua pekan hingga 8 April 2025. Pelaksanaan operasi ini bertujuan untuk memastikan keamanan, kelancaran, serta kenyamanan masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik saat Lebaran.

Di berbagai wilayah, termasuk di Kepulauan Riau, Polri akan melakukan rapat koordinasi untuk mempersiapkan segala aspek terkait operasi pengamanan arus mudik tersebut.

"Kita harus memastikan semua aspek keamanan, baik dari sisi transportasi, distribusi logistik, hingga keamanan tempat wisata dan pusat perbelanjaan. Sinergi lintas sektoral menjadi kunci utama dalam menjamin kelancaran dan keselamatan masyarakat selama perayaan Idul Fitri,” ujar Kapolda Kepri Irjen. Pol. Asep Safrudin dilansir dari TBNews Kepri Polri.

"Transportasi harus siap, terutama kapal penumpang. Jangan sampai ada kejadian kelebihan kapasitas atau gangguan teknis di tengah perjalanan. Kita harus antisipasi dari sekarang agar warga Masyarakat yang melaksanakan mudik bisa pulang ke kampung halamannya dengan aman dan nyaman," sambungnya lagi.

Sinergi antar instansi sangat penting agar setiap tahapan arus mudik berjalan dengan lancar, aman, dan tertib.

Fokus Utama Operasi Ketupat 2025, Adakah Tilang?

Operasi Ketupat Lebaran 2025 memiliki beberapa fokus utama yang ditujukan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat selama perjalanan mudik. Salah satu fokus utamanya adalah pengamanan lalu lintas, yang mencakup pengawasan dan pengaturan arus kendaraan di sepanjang jalur mudik.

Tidak hanya itu, operasi ini juga bertujuan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, mengatasi pelanggaran lalu lintas, dan memberikan perlindungan kepada para pemudik.

Menurut informasi yang diungkapkan oleh pihak Kepolisian, salah satu prioritas utama dalam operasi ini adalah pengawasan terhadap potensi pelanggaran lalu lintas, seperti overloading kendaraan dan penggunaan kendaraan yang tidak layak jalan.

Oleh karena itu, petugas kepolisian akan lebih intensif melakukan pemeriksaan kendaraan untuk memastikan kondisi kendaraan yang digunakan untuk mudik aman dan memenuhi standar keselamatan.

Akan tetapi, apakah tilang menjadi bagian dari operasi ini? Tentu saja, apabila ditemukan pelanggaran lalu lintas yang berpotensi membahayakan keselamatan, petugas akan melakukan tindakan tegas, termasuk memberikan tilang.

Ini bertujuan agar pemudik tetap patuh pada aturan lalu lintas dan menjaga keselamatan diri serta penumpang selama perjalanan. Selain pengaturan lalu lintas, operasi Ketupat juga akan memperhatikan aspek keamanan di tempat-tempat vital, seperti stasiun, terminal, dan pelabuhan, untuk memastikan pemudik yang menggunakan transportasi umum juga mendapatkan rasa aman.

Oleh karena itu, pengamanan ekstra di titik-titik strategis akan terus diperketat. Meskipun Operasi Ketupat Lebaran 2025 dimulai pada 27 Maret dan berlangsung selama dua minggu penuh, pihak kepolisian menjamin bahwa perhatian terhadap keamanan arus mudik tetap terjaga hingga 8 April 2025.

Ini memberi waktu yang cukup bagi para pemudik untuk kembali ke kota tempat tinggalnya setelah merayakan Lebaran bersama keluarga.


tirto.id - Aktual dan Tren

Kontributor: Lita Candra
Penulis: Lita Candra
Editor: Syamsul Dwi Maarif

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |