Aktris Ratu Felisha Terseret Kasus Arisan Bodong, Murni Persamaan Nama Saja

14 hours ago 16

Ratu Felisha terseret kasus arisan bodong senilai Rp 71 miliar membuat publik media sosial heboh. Dugaan penipuan online ini tengah dalam proses penanganan oleh penyidik Polda Jawa Timur. Kesalahan informasi pencantuman foto langsung mencoreng reputasi sang pemeran film ternama tanah air. Kerugian imateriil ini mendadak menjadi perhatian luas masyarakat.

Baca Juga: Usai Reacher Season 4, Agnez Mo Curi Perhatian Penonton Global dan Melesat ke Top 6 IMDb STARmeter

Masalah berawal ketika sejumlah media online mengabarkan penanganan dugaan tindak pidana tersebut. Penyidik kepolisian Jawa Timur giat memproses total nilai kerugian fantastis ini. Namun, beberapa wartawan keliru memakai ilustrasi wajah bintang papan Indonesia satu ini.

Klarifikasi Ratu Felisha Terseret Kasus Arisan Bodong

Pemain film kelahiran 1982 ini mengaku sangat terkejut saat mendengar isu miring tentang dirinya. Sepanjang hidupnya, wanita anggun ini bahkan tidak pernah paham sistem arisan online. “Ya aku syok dong karena seumur hidup nggak pernah ikut arisan,” kata Ratu.

Ia menjelaskan pelaku sebenarnya merupakan seorang figur publik berinisial nama persis. Rekan dekatnya bernama Lingga yang bertugas di kepolisian daerah membantu mengecek kebenaran. Hasil penyelidikan resmi kepolisian membuktikan perbedaan identitas serta alamat tinggal keduanya.

“Sahabat aku dari SMA di Polda Jatim sudah mengecek ke penyidik,” tutur Ratu. “Ternyata alamatnya berbeda dan sosok yang terkait adalah Ratu Felisha influencer,” tambahnya.

Dampak Kerugian Pekerjaan 

Isu Ratu Felisha terseret kasus arisan bodong ini otomatis memicu kerugian fatal bagi sang bintang. Kekeliruan penggunaan foto berdampak buruk terhadap kelangsungan karier seni perannya. Ia khawatir para produser rumah produksi menjadi ragu menawarkan proyek film baru.

Baca Juga: Reacher Season 4: Debut Epik Agnez Mo dan Anggun C Sasmi Bawa Pencak Silat ke Hollywood

Selain penawaran akting, kekeliruan ini juga berpotensi membatalkan kerja sama kontrak endorsement. Banyak portal berita kedapatan memakai gambar foto dirinya tanpa melakukan konfirmasi riil. Situasi sulit ini mendorong bintang film Buruan Cium Gue tersebut mengambil sikap demi menjaga nama baik.

“Aku cuma minta, foto aku tolong di-take down,” ucap Ratu dengan tegas. Ia memilih jalur kooperatif dan enggan memperpanjang masalah ini ke meja hijau. Ratu menegaskan dirinya tidak pernah menerima penawaran mempromosikan bisnis arisan apa pun.

Hanya Murni Nama yang Sama

Setelah fakta terkuak, publik kini memahami bahwa pelaku kasus miliaran rupiah ini adalah seorang influencer media sosial. Mereka sadar bahwa insiden ini murni akibat kesamaan nama belaka. Kekeliruan pers ini menjadi pelajaran berharga bagi seluruh insan media nasional.

Bagaimana insan pers seharusnya menyikapi kekeliruan data penulisan berita seperti ini? Wartawan wajib mengedepankan asas verifikasi sebelum menayangkan berita sensitif ke publik. Langkah teliti ini penting demi mencegah kekeliruan fatal pada masa depan.

Baca Juga: Pevita Pearce Ketemu Hamilton dan Leclerc, Syuting Bareng Dua Bintang F1

Jadi, terjawab sudah bahwa kabar mengenai Ratu Felisha terseret kasus arisan bodong murni kesalahan identitas. Klarifikasi resmi ini membuktikan bahwa tuduhan Ratu Felisha terseret kasus arisan bodong sama sekali tidak benar. Publik diimbau agar lebih bijak serta mengedepankan verifikasi sebelum menilai reputasi seseorang. (R10/HR-Online)

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |