Jelang Demo 27 Agustus 2026, Aliansi Anak Bangsa Tasikmalaya; Bukan Larang Kritik, Tapi Minta Aspirasi Tak Ditunggangi Provokasi

16 hours ago 11

harapanrakyat.com,- Aliansi Anak Bangsa Kabupaten Tasikmalaya mengimbau seluruh elemen masyarakat, untuk terus mengedepankan persatuan, ketertiban, dan kedewasaan berdemokrasi. Sikap ini ditegaskan guna merespons dinamika politik nasional yang dinilai kian berkembang.

Baca Juga: Soal Rencana Aksi Pati di Jakarta, PC Satria Kabupaten Garut Minta Massa Jaga Kondusifitas Ibu Kota

Imbauan tersebut disampaikan dalam konferensi pers bersama di Hotel Dewi Asri, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Senin (24/8/2026). Respons tersebut terkait akan ada aksi unjuk rasa dari sejumlah kelompok masyarakat di Jakarta pada Kamis, 27 Agustus 2026. Massa membawa tuntutan berbeda, ada yang pro terhadap pemerintah namun ada juga yang kontra.

Adapun aliansi ini menaungi DPP Gerakan Ajengan Muda (GAM), GEMP4R (Gerakan Pendukung Presiden Prabowo), serta APPSI (Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia).

Ketua Umum Aliansi Anak Bangsa Kabupaten Tasikmalaya, Farhan Abdul Azis menyampaikan, bahwa kebebasan berpendapat merupakan hak konstitusional rakyat. Kendati demikian, ia meminta pelaksanaan aspirasi harus dibarengi rasa tanggung jawab demi menjaga stabilitas nasional.

“Kami hadir bukan untuk membungkam kritik atau menutup ruang aspirasi. Demokrasi memang membutuhkan kritik dan pengawasan. Namun, aspirasi jangan sampai ditunggangi provokasi yang berpotensi memecah belah masyarakat,” tegas Farhan.

Farhan mengutarakan pentingnya menjaga kondusivitas Jakarta sebagai pusat pemerintahan dan ekonomi nasional. Menurutnya, dinamika yang terjadi di Ibu Kota memberikan dampak langsung terhadap kondisi stabilitas di daerah.

“Oleh karena itu, kami mendorong penyelesaian setiap persoalan melalui saluran resmi seperti dialog, audiensi, dan musyawarah dengan lembaga legislatif maupun pemerintah,” katanya.

Baca Juga: Ribuan Relawan MBG di Garut Kepung Gedung DPRD, Ada 8 Tuntutan Termasuk Perbaikan BGN

Aliansi Anak Bangsa Tasikmalaya Komitmen Kawal Program Pemerintah Pusat

Senada dengan Farhan, Ketua DPP GAM, Hadis Munawir, menekankan pentingnya etika berdemokrasi dan penghormatan terhadap pemerintah yang sah (ulil amri). Menurut Hadis, penghormatan tersebut bukan berarti bersikap pasif tanpa evaluasi.

“Ketaatan kepada pemerintah yang sah harus berjalan beriringan dengan kontrol sosial dan nasihat yang konstruktif. Kritik harus disampaikan dengan adab, ilmu, argumentasi, dan solusi, bukan dengan narasi yang memicu konflik horizontal,” kata Hadis.

Merespons dinamika penyampaian aspirasi masyarakat di daerah lain, Hadis meminta pemerintah untuk terus membuka ruang dialog. Pendekatan ini dinilai penting, agar keresahan warga dapat terakomodasi secara bijak tanpa memicu ketegangan yang berkepanjangan.

Selain isu stabilitas politik, Aliansi Anak Bangsa Tasikmalaya turut menyatakan komitmennya untuk mengawal program-program strategis pemerintah pusat. Salah satu fokus utama pengawalan, diarahkan pada pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar berjalan transparan, berkualitas, serta tepat sasaran.

Aliansi Anak Bangsa Tasikmalaya juga mendorong percepatan penguatan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), sebagai pilar ekonomi kerakyatan di tingkat tapak.

Baca Juga: Ribuan Pendukung Program Presiden Turun ke Jalan di Tasikmalaya, Kawal MBG dan Koperasi Merah Putih

“Pembangunan ekonomi tidak boleh berhenti pada angka-angka statistik, tetapi harus dirasakan langsung oleh pedagang pasar, pelaku UMKM, petani, hingga masyarakat desa. KDMP harus dikelola secara profesional dan bebas dari kepentingan kelompok tertentu,” pungkasnya. (Apip/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto) 

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |