Sudah Hattrick Juara Liga 1, Persib Bandung Kini Ditantang Buktikan Diri di Level Elite Asia

15 hours ago 13

Tiga gelar beruntun sudah menjadi bukti. Kini Persib Bandung punya pekerjaan yang lebih sulit, menjaga mahkota Liga 1 atau mulai serius menguji diri pada level Asia.

Baca Juga: Persib Bisa Panen Trofi dan Cuan jika Turun Kasta? Sekjen BOBOKO Kuningan Beri Analisis

Persib memasuki musim yang tidak lagi sekadar bicara soal mempertahankan gelar Liga 1. Tetapi juga, bagaimana klub merespons tantangan yang jauh lebih berat pada kompetisi Asia.

Pemerhati Persib Bandung sekaligus jurnalis dan Sekjen BOBOKO Distrik Kuningan, Erix Exvrayanto, melihat situasi tersebut sebagai fase penting untuk mengukur sejauh mana level Persib setelah sukses mencatat hattrick juara.

“Sudah tiga kali, hattrick. Mau pembuktian apa lagi? Sudah proven,” ujar Erix saat berbincang dengan redaksi harapanrakyat.com, Senin (24/8/2026).

Persib Bandung Kini Saatnya Serius Menaklukkan Level Asia

Menurut Erix, tantangan Persib sekarang justru berada pada keberanian menghadapi lawan-lawan yang secara pengalaman dan tradisi sudah lebih dulu mapan pada sepak bola Asia.

“Kalau tim terbaik tentu harus lawan yang kuat. Pada akhirnya juga nanti akan ketemu lawan yang sepadan,” ujarnya.

Undian atau fase pertandingan yang mempertemukan Persib dengan tim-tim kuat Asia, menurutnya, justru bisa menjadi ruang pembuktian bagi pemain baru yang didatangkan pada musim ini.

Persib bisa melihat langsung, apakah rekrutan anyar mereka mampu fit in ketika menghadapi lawan dengan level permainan yang lebih tinggi. Nama-nama pemain baru pun menjadi perhatian, termasuk pemain yang disebut tengah menjadi sorotan Bobotoh seperti Peralta dan Sandy Walsh.

“Bagus untuk kita bisa menguji bagaimana pemain-pemain baru yang didatangkan Persib Bandung ini, apakah fit in di level Asia ini,” kata Erix.

Namun ada satu catatan yang menurutnya tidak boleh diabaikan ketika Persib menjalani fase grup, yakni jangan sampai kehilangan poin pada pertandingan kandang. Laga kandang harus menjadi sumber poin, karena setiap kesalahan kecil bisa membuat perjalanan menuju fase berikutnya menjadi jauh lebih berat.

Erix menilai, Persib sebelumnya memang sudah sewajarnya mampu melewati fase kompetisi Asia Tenggara, sehingga tantangan berikutnya harus dinaikkan.

“Kalau kemarin memang sudah selayaknya mereka lolos ke fase knockout. Lawan-lawannya Asia Tenggara. Kalau tidak lolos, malah jadi pertanyaan, levelnya ternyata cuma segitu?” ujarnya.

Kini Persib Bandung berhadapan dengan lawan di level Asia yang memiliki pengalaman lebih panjang pada sepak bola Asia. Termasuk Melbourne Victory, Seoul, dan Viettel.

Melbourne Victory tercatat sebagai tim papan atas Australia. Seoul datang dari kompetisi Korea. Sedangkan Viettel juga memiliki pengalaman kuat pada persaingan Asia Tenggara.

“Betapa kita tuh sulit sekali untuk masuk atau menembus level elite Asia,” ujar Erix.

Baca Juga: Mengintip Kans Pelatih Persib Igor Tolic Lanjutkan Kejayaan Bojan Hodak Bersama Maung Bandung

Kini Saatnya Buktikan Diri sebagai Maung Asia

Karena itu, kehadiran Persib Bandung pada kompetisi level Asia tidak semestinya hanya dipandang sebagai tambahan jadwal. Tetapi, menjadi laboratorium untuk menguji racikan tim sekaligus kualitas pemain yang baru bergabung.

Bobotoh dari Kuningan ini berharap, berbagai pertandingan yang sudah dijalani, termasuk Piala Presiden dan Dewata Challenge, bisa memberi Igor Tolic lebih banyak referensi mengenai komposisi pemain dan pola permainan yang akan digunakan.

“Semoga berbagai kesempatan Igor Tolic mensimulasikan tim ini makin menambah referensi dia tentang pemain-pemain yang didatangkan. Kemudian, makin mematangkan gameplay yang sudah disiapkan,” katanya.

Persoalan berikutnya adalah prioritas. Sebab, Persib harus menghadapi empat kompetisi sekaligus, sehingga pengelolaan tenaga dan rotasi pemain bakal menentukan.

Erix secara pribadi justru melihat kompetisi level Asia layak menjadi prioritas baru Persib Bandung. Sementara Liga 1 tetap harus dijaga, tanpa harus mengorbankan seluruh energi untuk mengejar gelar keempat.

“Kalau aku pribadi sih secara Bobotoh, Asia yes. Liga 1 bakal takjub banget jika Persib quattrick juara Super League,” ucapnya.

Baca Juga: Menakar Kesiapan Persib Bandung; Skuad Tebal Jadi Kunci Hadapi Empat Kompetisi

Four-Peat tentu akan mencatatkan sejarah baru. Tetapi tantangan dengan level yang lebih tinggi, menawarkan ukuran yang berbeda tentang seberapa jauh Persib Bandung bisa menjadi “Maung Asia!” (Adi/R5/HR-Online)

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |