Budidaya Ayam Elba, Peluang Usaha Peternakan dengan Produktivitas Telur Tinggi

18 hours ago 11

Budidaya ayam Elba menjadi salah satu peluang usaha peternakan yang cukup menjanjikan di Indonesia. Ternak ayam Elba dengan prospek positif kerap menawarkan keuntungan budidaya signifikan. Mulai dari potensi hasil telur yang terbilang melimpah hingga perawatan hariannya relatif mudah.

Baca Juga: Budidaya Unta di Indonesia, Peluang Baru Bisnis Hewan Kurban

Karakter tersebut membuat Elba menarik untuk masyarakat kembangkan. Baik itu di kalangan peternak pemula maupun pelaku usaha yang ingin menambah komoditas peternakannya. Bahkan, beberapa lembaga seperti Lapas Narkotika Karang Intan baru-baru ini ikut membudidayakan guna melatih kemandirian warga binaan.

Budidaya Ayam Elba dan Daya tariknya

Elba sejatinya merupakan jenis ayam kampung unggul sebagai penghasil telur. Varian ternak itu pertama kali dibawa ke Indonesia dari Jeddah, Arab Saudi, oleh Lala Setiawan. Setelah berada di Indonesia, ayam-ayam tersebut ia kembangkan di Dusun Batikan, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.

Sebutan “Elba” sendiri konon berasal dari gabungan nama pengembangnya dan daerah ayam berasal. Istilahnya kemudian masyarakat gunakan untuk menyebut ayam yang memiliki karakter produktif sebagai penghasil telur. Namanya pun kini mulai terkenal di berbagai daerah di Indonesia.

Baca Juga: Budidaya Kambing Boer untuk Pemula, Dapat Keuntungan Besar

Secara fisik, Elba cenderung memiliki tubuh yang lebih ramping daripada ayam kampung pada umumnya. Warna kakinya kuning atau putih. Dari sisi karakter produksi, Elba mempunyai keunggulan karena hampir tidak memiliki sifat mengeram. Sehingga masa produktif bertelurnya tidak banyak terganggu.

Potensi Hasil Telur yang Melimpah

Salah satu daya tarik dalam budidaya ayam Elba adalah produktivitas telurnya. Dalam kondisi pemeliharaan yang baik, Elba mampu menghasilkan sekitar 250–350 butir telur per tahun. Tingkat produksi hariannya juga dapat mencapai sekitar 80–85 persen. Artinya, dari populasi ayam dewasa yang ada di kandang, sebagian besar dapat menghasilkan telur secara rutin.

Produktivitas tersebut membuat ayam jenis Elba berpotensi menjadi sumber pendapatan dari penjualan telur. Terlebih lagi, telur ayam kampung memiliki pasar tersendiri di Indonesia. Hal itu mengingat banyak konsumen menganggap telur kampung memiliki nilai lebih daripada telur ayam ras.

Perawatan Relatif Mudah dan Hemat Pakan

Keunggulan lain yang membuat budidaya ayam Elba menarik adalah kebutuhan pemeliharaannya relatif sederhana. Ayam Elba tidak membutuhkan sistem perawatan yang terlalu rumit. Artinya, selama kebutuhan dasar seperti pakan, air minum, kebersihan kandang dan kesehatan dapat terpenuhi maka sudah cukup.

Dari sisi pakan, ayam Elba rata-rata membutuhkan sekitar 50–70 gram pakan per ekor per hari. Efisiensi tersebut dapat membantu peternak mengendalikan salah satu komponen biaya terbesar dalam usaha unggas. Jenis pakan khusus anak ayam (starter) harus berprotein tinggi. Misalnya kombinasi jagung giling, bekatul, serta tambahan konsentrat petelur (layer) saat usia produksi.

Kebersihan kandang tetap menjadi faktor penting. Dengan manajemen kandang yang baik, ayam Elba akan memiliki daya tahan tubuh kuat, terutama terhadap penyakit maupun virus. Peternak sebaiknya melakukan sanitasi secara rutin dan memastikan sirkulasi udara kandang berjalan dengan baik.

Memiliki Nilai Ekonomis Ganda

Potensi budidaya ayam Elba tidak hanya berasal dari telur. Ketika ayam sudah melewati masa produktif, maka masih dapat pembudidaya jual sebagai ayam potong. Dagingnya memiliki tekstur yang menyerupai ayam kampung sehingga dapat menjadi sumber nilai ekonomi tambahan. Dengan demikian, peternak mempunyai dua peluang pemasukan. Pertama dari produksi telur selama masa produktif dan penjualan ayam setelah produktivitas menurun.

Baca Juga: Budidaya Burung Falk Lengkap dengan Perawatannya

Dengan produktivitas telur tinggi, konsumsi pakan efisien, serta perawatan praktis, budidaya ayam Elba memiliki prospek menjanjikan. Meski demikian, keberhasilan budidaya tetap bergantung pada pengelolaan peternakan ayam Elba secara keseluruhan. Pemilihan bibit, kualitas pakan, kebersihan kandang, pengendalian penyakit, serta pemasaran harus diperhatikan sejak awal. (R10/HR-Online)

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |