harapanrakyat.com,- Kedatangan striker kawakan Ezechiel N’Douassel ke Tatar Galuh akhirnya resmi menjadi kenyataan. Sejumlah akun media sosial mengunggah kedatangan penyerang yang akrab disapa King Eze tersebut di Stasiun Ciamis pada Jumat (7/8/2026). King Eze memang sedang dinanti publik sepak bola untuk memperkuat PSGC Ciamis mengarungi Liga 2.
Kedatangan Eze sebelumnya sudah dibocorkan CEO PSGC Ciamis, Herdiat Sunarya. Dalam beberapa kesempatan Herdiat memastikan akan ada tiga pemain asing yang bakal menjadi amunisi utama PSGC Ciamis untuk mengarungi ketatnya persaingan di kompetisi Liga 2 musim ini.
Salah satu yang digadang-gadang bakal merumput di Stadion Galuh adalah Eze. Bergabungnya mantan kapten Timnas Chad tersebut langsung menyedot perhatian publik sepak bola nasional, khususnya masyarakat Ciamis dan Jawa Barat. Pengalaman serta kegarangan Eze di depan gawang lawan diharapkan mampu membawa Laskar Singacala tampil menggebrak dan bersaing di papan atas.
Baca Juga: PSGC Ciamis Segera Umumkan Tiga Pemain Asing: Ada Striker dan Dua Playmaker
Menariknya, kabar bergabungnya King Eze ke PSGC Ciamis justru diwarnai fenomena unik di media sosial. Kolom komentar unggahan seputar kedatangan sang pemain ke Ciamis tak hanya disambut sukacita oleh suporter PSGC. Namun juga diserbu oleh para bobotoh setia Persib Bandung.
Kerindungan Bobotoh Persib pada King Eze yang Kini Bakal Memperkuat PSGC Ciamis
Tak sedikit Bobotoh yang melontarkan celotehan hingga berseloroh meminta agar King Eze ditukar dengan penyerang Persib saat ini, Ramon Tanque. Pemicunya karena sebagian suporter menganggap penampilan Ramon masih belum memenuhi ekspektasi di kasta tertinggi. Mereka pun merindukan sosok striker bertipe fighter seperti Eze.
Kerinduan Bobotoh terhadap sosok King Eze memang beralasan. Saat membela Maung Bandung beberapa musim lalu, Eze dikenal sebagai penyerang yang tak gentar berduel fisik dan kerap menjadi pembeda di laga-laga krusial.
Pada masa keemasannya bersama Persib Bandung periode 2017-2019, Eze dikenal sebagai penyerang tipe tank yang liar dan ganas. Posturnya yang tinggi kekar serta keberaniannya berduel fisik di barisan pertahanan lawan menjadikan pemain asal Chad tersebut sebagai salah satu ikon penyerang paling menakutkan di Liga 1.
Secara realita kompetisi, Ramon Tanque yang saat ini berusia emas (27 tahun) didatangkan untuk kebutuhan taktik modern jangka panjang Persib di kasta tertinggi. Sementara King Eze yang telah memasuki usia veteran kini memilih untuk memberikan kontribusi dan pengalamannya bersama Laskar Singacala di PSGC Ciamis.
Baca Juga: Resmi Latih PSGC Ciamis, Herry Kiswanto Beberkan Target dan Strategi Menghadapi Liga 2
Meski wacana “tukar guling” tersebut hanya sebatas seloroh dan nostalgia pendukung di media sosial, kehadiran King Eze di PSGC Ciamis membuktikan bahwa magnet dan pesona sang pemain belum luntur. Kini, publik Tatar Galuh menantikan kiprah manis sang striker untuk membuktikan kualitasnya bersama Laskar Singacala di Liga 2. (R7/HR-Online/Editor-Ndu)

23 hours ago
12

















































