Butuh Rp400 Juta untuk Perbaikan, Trotoar Ambruk di Jalan Empang Tasikmalaya Belum Diperbaiki

4 hours ago 2

harapantakyat.com,- Trotoar ambruk di Jalan Empang, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, belum juga diperbaiki meski kondisinya sudah berlangsung lebih dari delapan bulan. Warga setempat menilai kerusakan tersebut belum mendapat penanganan yang memadai.

Warga menyebut lokasi itu kerap didatangi sejumlah pihak yang diduga dari instansi pemerintah. Namun hingga kini, perbaikan trotoar belum juga terealisasi.

“Ambruknya ini sudah lebih dari 8 bulan sejak tahun lalu, dan sampai hari ini belum ada penanganan. Banyak yang datang kesini pakaiannya berseragam, mungkin aparat pemerintah, namun hanya foto-foto saja tanpa ada perbaikan secara langsung,” ujar salah seorang warga, Kamis (25/6/2026).

Baca Juga: Jalan Menuju Jembatan Cantilan Diresmikan, Akses Pangandaran-Tasikmalaya Makin Lancar

Warga mengaku sangat khawatir, terlebih trotoar merupakan hak mutlak bagi pejalan kaki, termasuk penyandang disabilitas. Jalur pemandu (guiding block) yang seharusnya menuntun para tunanetra kini terputus oleh lubang runtuhan.

“Kami sangat khawatir bagi para tunanetra. Beberapa waktu lalu pernah ada tunanetra yang hampir terjatuh ke lubang tersebut. Bahkan saat awal ambruk dulu, ada salah satu gerobak pedagang yang terjerumus masuk ke dalam. Kayaknya ini mah sudah rapuh karena kurang perawatan,” tambahnya.

Baca Juga: Jalan Rusak dan Minim PJU di Cigalontang Tasikmalaya Bahayakan Pengendara 

PUTR Tasikmalaya Sebut Perbaiki Trotoar Ambruk Butuh Rp400 Juta

Menanggapi keluhan yang kian meresahkan warga, Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) Kota Tasikmalaya, Heri Nugraha, akhirnya angkat bicara. Berdasarkan hasil pengamatan timnya di lapangan, struktur trotoar diduga tidak mampu lagi menahan beban hingga akhirnya ambruk.

“Kejadian yang ada di Empang itu ada ambruknya titik trotoar. Dari hasil pengamatan di lapangan, itu mungkin ada beban terpusat di situ. Kedua, mungkin kondisi struktur trotoar yang cukup lama sehingga tidak mampu menahan beban, akhirnya terjadi ambruk di titik tersebut,” jelas Heri.

Baca Juga: Miris, Jalan Cipatujah Tasikmalaya Rusak Puluhan Tahun

Heri mengklaim pihaknya tidak tinggal diam. Dinas PUTR Kota Tasikmalaya diakuinya telah melakukan langkah-langkah teknis sejak kerusakan itu pertama kali dilaporkan pada tahun lalu.

“Kami dari pihak dinas PUTR Kota Tasikmalaya sudah melakukan langkah di tahun kemarin. Juga sudah melakukan pengecekan ke lapangan serta melakukan design perencanaan. Dari hasil perencanaan, didapat kebutuhan rehab trotoar yang mengalami ambruk tersebut diperkirakan menelan biaya kurang lebih 400 juta rupiah,” terangnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Dinas PUTR Kota Tasikmalaya belum memberikan penjelasan terkait belum terealisasinya perbaikan trotoar tersebut. (Rafi/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |