harapanrakyat.com,- Warisan budaya masyarakat Desa Wanasigra, Kecamatan Sindangkasih, Kabupaten Ciamis, kembali dihidupkan melalui tradisi Merlawu di Situs Kabuyutan Gandoang. Tradisi tahunan yang sarat dengan nilai adat dan keagamaan tersebut, dijadwalkan berlangsung selama dua hari, Kamis-Jumat, 27-28 Agustus 2026.
Menjelang pelaksanaan, Kepala Desa Wanasigra bersama Camat Sindangkasih, sejumlah tokoh masyarakat, tokoh budaya, serta tokoh agama bersilaturahmi dengan Bupati Ciamis Herdiat Sunarya pada Rabu, 26 Agustus 2026.
Silaturahmi tersebut sebagai langkah awal dalam sebuah tradisi Merlawu di Situs Gandoang. Sekaligus juga, mengundang pimpinan Pemerintah Kabupaten Ciamis dalam acara tradisi tersebut.
Kepala Desa Wanasigra, Yudi Wahyudi menyampaikan, seluruh rangkaian kegiatan adat telah dipersiapkan secara matang oleh masyarakat dan tokoh adat setempat. Rangkaian ritual adat dimulai sejak Kamis pagi, dan berlanjut hingga acara puncak pada Jumat mendatang.
”Kalau acara di hari Kamis, dimulai pagi-pagi ada kegiatan adat Ngarangki, yaitu mengganti pager makam (Pagar Makam). Dilanjutkan sama acara Nyiraman benda pusaka di rumah Pakuncen,” ujarnya.
Yudi menambahkan, puncak tradisi Merlawu di Situs Gandoang akan dilaksanakan pada Jumat pagi mulai pukul 07.00 WIB. Acara puncak diawali dengan seremonial dan sambutan, dilanjutkan tawasul serta doa bersama, lalu ditutup dengan tradisi botram atau makan bersama warga.
”Kalau puncaknya itu hari Jumat, nanti ada doa bersama dan tawasulan serta diakhiri dengan makan bersama di Situs Gandoang,” tambahnya.
Baca Juga: Momentum Upacara Adat Tradisi, Disbudpora Ciamis; Bentuk Rasa Syukur Masyarakat di Bulan Maulid
Bupati Herdiat Berhalangan Hadir di Acara Tradisi Merlawu Situs Gandoang
Sementara itu, Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh tokoh adat dan masyarakat Desa Wanasigra. Orang nomor satu di Kabupaten Ciamis tersebut, dipastikan tidak dapat hadir langsung dalam perhelatan budaya tahunan itu.
Herdiat tidak bisa hadir, karena adanya undangan dinas dari Presiden RI di Bali yang sifatnya sangat penting dan tidak dapat diwakilkan.
“Mohon maaf yang sebesar-besarnya, saya besok hari Kamis akan berangkat ke Bali untuk memenuhi undangan sebuah acara bersama Bapak Presiden RI. Sehingga saya pribadi tidak bisa hadir dalam acara tradisi yang sudah rutin setiap tahun digelar di Desa Wanasigra tersebut,” ucapnya.
Kendati tak dapat bertatap muka langsung dengan warga, Bupati Ciamis memastikan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap pelestarian tradisi budaya tersebut.
Baca Juga: Yayasan Galuh Koesoemadiningrat Ciamis Angkat Nilai Sejarah Tradisi Ngabungbang di Situs Jambansari
“Saya sebenarnya ada rencana akan hadir dalam acara tradisi Merlawu di Situs Gandoang tersebut. Namun, secara mendadak acara bersama Presiden RI diundur menjadi hari Kamis dan Jumat, yang sebelumnya hari Rabu. Sekali lagi saya mengucapkan mohon maaf yang sebesar-besarnya,” pungkasnya. (Ferry/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

2 hours ago
2

















































