Pesona Wisata Jayawijaya: Menyelami Harmoni Alam, Budaya, dan Kelezatan Kopi Wamena

1 day ago 12

harapanrakyat.com,- Kabupaten Jayawijaya di Papua Pegunungan kini tengah dipersiapkan menjadi salah satu magnet wisata unggulan di Indonesia. Melalui perpaduan unik antara bentang alam yang memukau, kekayaan adat yang autentik, serta potensi agrowisata kopi, wilayah ini akan mampu menarik kunjungan wisatawan global sekaligus memperkuat ekonomi lokal.

Kekayaan budaya menjadi aset tak ternilai bagi Papua Pegunungan yang jarang ditemukan di belahan dunia lain. Dalam kunjungan kerja terbarunya ke Wamena, Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Enik Ermawati meninjau langsung Kampung Wisata Kumukima dan Situs Mumi di Desa Aikima.

Destinasi ini tidak hanya menawarkan pemandangan, tetapi juga pengalaman mendalam mengenai warisan leluhur masyarakat Lembah Baliem yang tetap terjaga hingga kini.

Baca Juga: Festival Budaya Lembah Baliem 2026: Lokasi Pindah ke Walesi, Simak Jadwal dan Panduan Lengkapnya!

Pesona Wisata Jayawijaya dan Inovasi Festival Budaya Lembah Baliem

Agenda tahunan yang selalu wisatawan nantikan adalah Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB). Pada pelaksanaan tahun 2026 ini hadir dengan konsep yang lebih segar.

Selain atraksi perang suku yang menjadi identitas utama, festival ke-34 ini akan mempersembahkan Wamena Coffee Festival dengan menampilkan keunggulan kopi lokal yang sudah terkenal luas. Serta Noken Street Fashion, yakni kolaborasi antara produk ekonomi kreatif tradisional dengan tren masa kini.

Strategi penggabungan budaya dengan ekonomi kreatif ini bertujuan untuk memperlama durasi tinggal wisatawan di Jayawijaya. Sehingga dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar menjadi lebih signifikan.

Baca Juga: Khombouw, Lukisan Kulit Kayu Khas Papua yang Menjadi Warisan Budaya

Selain kopi, potensi wisata agro di Jayawijaya juga mencakup komoditas hortikultura seperti nanas. Pemerintah mendorong agar produk-produk ini tidak hanya dijual mentah, tetapi dikemas dalam paket wisata berbasis pengalaman (experience-based tourism).

Dengan peningkatan kualitas produk dan promosi yang masif berharap agrowisata Jayawijaya mampu menembus pasar internasional.

Komitmen Pariwisata Berkelanjutan

Keberhasilan pariwisata di Jayawijaya tidak hanya mengukur dari angka kunjungan, tetapi juga dari kesejahteraan masyarakat asli. Kemenpar menegaskan pentingnya prinsip keberlanjutan yang menjaga keseimbangan antara pelestarian budaya sebagai ruh destinasi. Kemudian, pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal. Serta perlindungan lingkungan pegunungan yang asri.

Baca Juga: Tepis Polemik Pesugihan, Menteri Kebudayaan Fadli Zon: Pesarean Gunung Kawi sebagai Warisan Leluhur

Melalui penguatan kualitas festival dan pengembangan desa wisata, Jayawijaya terus berupaya mempertahankan posisinya dalam 10 besar Karisma Event Nusantara (KEN).

Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah diharapkan menjadi fondasi kuat bagi pertumbuhan sektor pariwisata di masa depan. Mari hadir dan saksikan sendiri keajaiban budaya dan alam di jantung Papua Pegunungan. (R3/HR-Online/Editor: Eva)

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |