harapanrakyat.com,- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi hadir dalam sebuah acara di Universitas Padjadjaran (Unpad) Jatinangor. Bukan sekadar untuk bersilaturahmi, tetapi juga membuka ruang dialog seputar berbagai persoalan yang dihadapi generasi muda hingga pengalaman pribadi dalam menempuh pendidikan.
Namun, dari rangkaian acara tersebut, yang paling mencuri perhatian adalah tindakan seorang mahasiswi yang memberanikan diri menghampiri Dedi Mulyadi, ia berbisik agar tiga temannya yang tuna wicara juga diajak naik ke panggung.
Dedi Mulyadi pun menyambut baik permintaan itu. Ia meminta sang mahasiswi untuk mengajak ketiga temannya yang tuna wicara tersebut naik ke atas panggung.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Tanggapi Isu Pungli di Kebun Raya Bogor, Manajemen Siap-siap Dipanggil!
Dedi Mulyadi Dengarkan Curhat Mahasiswa Tuna Wicara di Unpad, Beri Dukungan dan Bantuan
Momen kunjungan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi ke Unpad dan berdialog dengan mahasiswa tuna wicara tersebut diunggah di kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel.
“Namanya siapa,” tanya Dedi Mulyadi, dikutip Sabtu (23/08/2025).
“Nama saya Ryan,” jawab Ryan dengan bahasa isyarat yang diterjemahkan oleh seorang mahasiswi yang menjadi translator.
“Jurusan apa?” tanyanya lagi
“Kearsipan Digital Pak,” jawabnya.
Ryan lalu menceritakan tentang dirinya. Ia berasal dari Jakarta Timur. Ayahnya bekerja di Bank BRI, dan saat ini Ryan tinggal di sebuah apartemen untuk menunjang kuliahnya.
Mendengar cerita tersebut, Dedi Mulyadi lalu menoleh ke mahasiswa lain yang juga tuna wicara. Ia ingin tahu lebih banyak tentang mereka.
“Wah udah mapan ini, ini namanya siapa?” tanya Dedi Mulyadi ke mahasiswa lain yang juga tuna wicara.
“Nama saya Raffi, jurusannya Teknik Informatika Pak,” jawabnya yang diterjemahkan seorang translator.
Dedi Mulyadi Bantu Mahasiswa Tunawicara Unpad
Raffi bercerita bahwa ia berasal dari Jakarta Utara. Ayahnya bekerja sebagai buruh dengan pekerjaan membantu service jam, dan kini ia tinggal bersama Ryan di apartemen.
Rasa ingin tahu Gubernur Dedi Mulyadi terus berlanjut. Ia pun menanyakan soal biaya kuliah Raffi.
“Bayar semesternya berapa?” tanya Dedi Mulyadi kepada Raffi.
“Aku Rp5,5 juta,” ungkapnya.
“Nah, aku bayarin 3 semester,” kata Dedi Mulyadi.
“Oh ya terimakasih ya Pak,” kata Raffi dengan bahasa isyarat.
Setelah itu, Dedi Mulyadi kembali bertanya kepada mahasiswa lain yang ikut naik ke panggung.
“Nama kamu?” tanya lagi Dedi Mulyadi ke mahasiswa yang lainnya.
“Nama saya Arsalan, jurusan saya kearsipan Digital, asal dari Bandung,” katanya dengan bahasa isyarat.
Arsalan lalu menceritakan bahwa ayahnya sudah meninggal dunia. Kini, ibunya yang bekerja sebagai tenaga pendidik di Kimia Unpad menjadi satu-satunya penopang hidup keluarga.
Mendengar kisah Arsalan, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi ingin tahu lebih detail mengenai kondisi ekonomi Arsalan.
“Biaya hidupnya dikasih berapa sebulan,” tanya Dedi Mulyadi.
“Sekitar Rp20 ribu Pak sehari,” ungkap Arsalan.
“Kamu saya kasih Rp1 juta perbulan kali setahun,” ujar Dedi Mulyadi.
Mahasiswi Unpad yang Utamakan Temannya yang Tuna Wicara Jadi Sorotan Warganet
Potongan video momen penuh kehangatan itu kemudian diunggah ke akun TikTok @dans.r.permana. Banyak warganet merasa tersentuh sekaligus kagum, terutama kepada mahasiswi berhijab yang awalnya meminta Dedi Mulyadi agar teman-temannya yang tuna wicara bisa naik ke panggung.
“Disaat orang lain ribut mementingkan diri sendiri, salut sama cewe yg pake hijab lebih mementingkan temannya yang berkebutuhan khusus,” komentar akun @Lb***.
Komentar serupa juga datang dari warganet lain yang terkesan dengan ketulusan sang mahasiswi.
“Kakaknya keren banget loo malah mentingin temennya biar dibantu KDM. Respect buat kakaknya kamu keren,” timpal akun @Mo***.
Baca Juga: Nama Dedi Mulyadi Dicatut untuk Acara Berbayar di Cianjur, Begini Reaksinya!
“Makasi ya teteh yg udah ngajakin temennya. Jadi terbuka rezeki 3 semester buat temennya,” komentar akun @je**. (Erna Ayunda/R7/HR-Online/Editor-Ndu)