Alasan Antarktika Simpan Ribuan Meteorit dari Luar Angkasa

7 hours ago 4

Antarktika simpan ribuan meteorit dari luar angkasa sejak pertama kali terdokumentasi pada tahun 1912. Hal ini sangatlah mengejutkan karena selama ini antarktika terkenal sebagai benua terdingin di planet Bumi. Siapa sangka jika di balik hamparan es yang luas, ternyata ada banyak meteorit di dalamnya.

Baca Juga: Mengungkap Alasan Kutub Selatan Membeku Lebih Cepat daripada Utara

Antarktika Simpan Ribuan Meteorit Antariksa

Pada tahun 1912, ilmuwan menemukan meteorit untuk pertama kalinya di antarktika. Sejak saat itu sampai sekarang tercatat sudah ada lebih dari 45.000 penemuan meteorit di wilayah tersebut. Selain itu, NASA memperkirakan setidaknya masih ada sampai 300.000 meteorit yang belum terungkap.

Ilmuwan meyakini bahwa ratusan ribu meteorit tersebut ada di permukaan ataupun dekat permukaan es, hanya saja belum ditemukan. Karena temuan ribuan meteorit tersebut, mengundang rasa penasaran di kalangan ilmuwan. Terlebih lagi antarktika jadi tempat pengumpulan meteorit terbesar di planet Bumi.

Alasan Banyak Meteorit Ditemukan di Antarktika

Nyatanya ada alasan tersendiri kenapa antarktika bisa simpan ribuan meteorit luar angkasa. Hal yang pasti, alasan tersebut bukan karena antarktika kerap dihujani oleh batuan dari luar angkasa. Ternyata alasannya karena kondisi wilayah antarktika itu sendiri.

Es, pegunungan, angin dan waktu saling bekerja sama untuk kumpulkan meteorit yang ada di lokasi-lokasi tertentu. Kondisi tersebut membuat batuan luar angkasa yang sebenarnya harus tersebar di wilayah yang sangat luas jadi lebih mudah untuk ditemukan. Saat ada meteorit yang jatuh ke wilayah antarktika, maka segera tertutup oleh salju.

Setelah itu, lapisan salju mengalami pemadatan. Kemudian berubah jadi es. Es ini tak diam begitu saja. Ada proses pergerakan lapisan gletser secara perlahan karena menopang beratnya sendiri.

Baca Juga: Menyingkap Rahasia Antartika, Benua Terkering di Dunia yang Tertutup Es

Pada akhirnya, peristiwa tersebut membuat meteorit yang ada di dalamnya jadi ikut terbawa aliran es. Dalam kurun waktu sampai ratusan ribu tahun, banyak material es yang bergerak ke wilayah tertentu. Saat aliran esnya bertemu penghalang seperti halnya pegunungan, maka pergerakannya jadi melambat atau bahkan berubah arah.

Peristiwa tadi jadi proses alami yang akhirnya membuat wilayah antarktika sebagai tempat simpan ribuan meteorit dari luar angkasa. Pada dasarnya, antarktika termasuk wilayah yang memiliki angin katabatik. Angin tersebut berupa angin dingin sekaligus kering yang mengalir ke daerah lebih rendah dari wilayah dataran tinggi.

Ternyata keberadaan angin ini bisa menghambat terjadinya penumpukan salju baru. Selain itu, angin ini juga berkontribusi dalam pengikisan permukaan es. Akibat pengikisan tersebut, sebagian es bisa berubah jadi uap lewat proses sublimasi.

Akan tetapi, proses ini hanya menghilangkan sebagian es saja, bukan dengan meteoritnya. Saat lapisan esnya menguap, maka meteorit yang awalnya terkubur di dalamnya jadi bisa muncul ke permukaan. Seiring berjalannya waktu, meteorit yang tadinya ada di area luas jadi terkonsentrasi ke wilayah tertentu. Wilayah tersebut terkenal dengan sebutan meteorite stranding zones.

Mengenal Wilayah Es Biru

Sebenarnya ribuan meteorit yang antarktika simpan kebanyakan ditemukan di wilayah bernama es biru. Wilayah tersebut terbentuk saat lapisan salju putih yang ada di permukaan tampak tersingkir. Karena hal itu, bisa menyingkap es padat yang usianya lebih tua.

Kemudian warna gelap meteoritnya tampak sangat kontras di wilayah es biru. Hal ini memudahkan ilmuwan saat melakukan proses pencarian. Selama proses mencari meteorit tersebut, ilmuwan memanfaatkan kendaraan salju. Ada juga yang hanya berjalan kaki.

Ketika sudah menemukan batuan luar angkasa tersebut, ilmuwan lantas melakukan analisis secara mendalam. Analisis tiap sampel batuan tersebut dilakukan di laboratorium. Analisis ini sendiri berguna untuk pisahkan meteorit dengan batuan planet Bumi yang ikut kebawa ke permukaan es.

Perihal alasan kenapa meteorit yang ditemukan masih memiliki materi, ternyata lantaran wilayah antarktika. Wilayah yang dingin membuat materi meteorit tak tersentuh proses pelapukan. Hal inilah yang membuat proses penemuan dan identifikasinya jadi lebih mudah.

Baca Juga: Lubang Ozon Antartika Menyusut, Pertanda Pemulihan Bumi

Antarktika simpan ribuan meteorit dari luar angkasa. Ternyata ada alasan tersendiri kenapa wilayah antarktika tersebut bisa simpan ribuan meteorit. Secara garis besar, alasannya berkaitan dengan kondisi lingkungan dan proses alami yang berlangsung di wilayah antarktika itu sendiri. (R10/HR-Online)

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |