Janji Tebus Utang Kekalahan Pemilu 2024, Anton Sukartono Kembali Maju Jadi Calon Ketua Demokrat Jabar

6 hours ago 6

harapanrakyat.com,- Bakal calon Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat, Anton Sukartono Suratto mengusung misi besar untuk membawa partainya meraih kemenangan pada Pemilu 2029 mendatang.

Anton menyebut, alasannya kembali mencalonkan diri sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat periode mendatang karena pada Pemilu 2024 lalu ia belum maksimal.

“Kami memiliki tugas utama menjadikan Demokrat di Jawa Barat sebagai juara. Hasil Pemilu lalu menjadi utang yang ingin saya tebus pada Pemilu 2029 nanti,” kata Anton di Kota Bandung, Kamis (13/8/2026).

Anton resmi menyerahkan berkas pendaftaran ke panitia Musyawarah Daerah (Musda) VI di Bandung. Ia mengklaim telah mengantongi dukungan penuh dari 27 DPC kabupaten dan kota se-Jawa Barat.

“Awalnya saya membawa modal 24 DPC, namun saat pendaftaran bertambah tiga sehingga seluruh 27 DPC se-Jawa Barat bulat memberikan dukungan. Jadi Insyaallah aklamasi,” ujarnya.

Baca Juga: Jelang Musda VI Partai Demokrat Jawa Barat, Panitia Beberkan Syarat Ketat Bagi Bakal Calon Ketua DPD

Anton Sukartono Fokus Pelatihan Saksi TPS dan Optimalisasi Penyerapan Aspirasi

Apabila memang ia terpilih menjadi nahkoda Partai Demokrat Jawa Barat, Anton menyiapkan serangkaian strategi pemenangan yang berfokus pada penguatan internal dan konsolidasi eksternal.

Penguatan struktur partai di tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC), ranting, hingga anak ranting menjadi prioritas utama karena dinilai sebagai ujung tombak pergerakan partai di lapangan.

“Pertama, kami akan mengurus ngurus diri sendiri dulu. Namanya PAC, ranting, anak ranting ialah ujung tombaknya kami. Kami urus mereka dulu,” ucapnya.

Baca Juga: Pendaftaran Calon Ketua Demokrat Jawa Barat Masih Terbuka

Di samping pembenahan struktur bawah, Anton menggarisbawahi pentingnya kesiapan saksi di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Ia menginstruksikan seluruh DPC untuk menggelar pelatihan saksi secara terencana dan berkala. Sehingga seluruh TPS terkawal oleh personel yang terlatih dan responsif pada hari pemungutan suara.

“Setelah itu kami pastikan saksi di tiap TPS harus ada. Tapi saksi yang terlatih, bukan hanya saksi yang pada saatnya dibutuhkan baru kami panggil. Jadi kami minta kepada teman-teman DPC untuk mengadakan pelatihan saksi. Itu untuk internal,” tuturnya.

Untuk strategi eksternal, Partai Demokrat Jawa Barat mewajibkan seluruh anggota legislatif di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota untuk intensif turun ke daerah pemilihan (dapil) masing-masing.

Para wakil rakyat diinstruksikan memanfaatkan dana aspirasi guna merealisasikan kebutuhan mendesak masyarakat.

Melalui sinergi antara penguatan struktur internal, pembenahan sistem saksi, dan pengabdian langsung ke masyarakat, Anton optimistis Partai Demokrat mampu merebut kembali kejayaannya di Jawa Barat.

“Selain itu, kami mewajibkan seluruh anggota dewan turun ke dapil saat reses untuk mendengarkan dan memperjuangkan aspirasi masyarakat yang membutuhkan,” katanya. (Reza/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |