Aplikasi NyxAld Tunanetra Hadir sebagai Pertolongan Pertama Saat Kondisi

12 hours ago 8

Aplikasi NyxAld tunanetra hadir menjadi salah satu inovasi teknologi terkini sebab mampu menarik perhatian. Hal ini lantaran aplikasinya dibuat untuk membantu penyandang disabilitas netra saat menghadapi kondisi darurat medis. Tim mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR) mengembangkan platform ini sebagai solusi atas tantangan yang sering tunanetra alami ketika mengalami cedera tanpa pendamping. 

Baca Juga: Aplikasi Mind Matrix, Solusi Digital untuk Memantau Kesehatan Mental

Melalui aplikasi seluler, kacamata pintar, dan teknologi kecerdasan buatan, sistem ini berharap bisa meningkatkan akses terhadap pertolongan pertama secara lebih cepat, aman, serta mandiri.

Latar Belakang Pengembangan Aplikasi NyxAld Tunanetra

Sebagai informasi, inovasi ini berhasil memperoleh pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) tahun 2026. Ini menjadi bentuk apresiasi terhadap pengembangan teknologi yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Pengembangan aplikasi NyxAld tunanetra berangkat dari kondisi yang masih sering ditemui di ruang publik.

Penyandang tunanetra kerap kali melakukan aktivitas secara mandiri dan berisiko mengalami cedera akibat terjatuh, tersandung, atau mengalami kecelakaan ringan. Pada situasi tersebut, keterbatasan penglihatan bisa menyulitkan proses identifikasi luka maupun tindakan yang perlu dilakukan.

Baca Juga: Aplikasi CISADANE Penyandang Disabilitas untuk Pendidikan Inklusif

Melihat kondisi tersebut, lima mahasiswa UNAIR membuat sebuah sistem yang mampu memberikan bantuan pertolongan pertama dengan kemudahan akses. Tim pengembang itu terdiri dari Gressendy Zahwarani, Shafrie Alvito Wimala Rasendrya, Hannah Icasia Illine, Muhammad Bariq Azka, serta Zalfa Zahira Febriyani. Mereka berasal dari berbagai fakultas di UNAIR.

Tujuan utama inovasi ini ialah memperluas aksesibilitas layanan pertolongan pertama bagi penyandang disabilitas netra. Melaui dukungan teknologi modern, maka proses penanganan awal cedera dapat dilakukan tanpa harus selalu menunggu bantuan orang lain.

Teknologi dalam Sistem NyxAld

Salah satu keunggulan aplikasi NyxAld tunanetra terletak pada integrasi beberapa teknologi dalam satu platfom. Sistemnya menggabungkan aplikasi mobile dengan perangkat kacamata pintar yang mampu membantu proses identifikasi kondisi fisik penggunanya.

Mahasiswa UNAIR mengembangkannya dengan menyematkan teknologi kecerdasan buatan berbasis AI-RAG dengan pendekatan Large Language Model dan Retrieval Augmented Generation. Teknologi tersebut memungkinkan pemberian informasi secara interaktif melalui suara. Alhasil jadi lebih mudah penyandang tunanetra gunakan.

Melalui pemrosesan data cepat, maka sistem bisa membantu mengenali kondisi cedera dan memberikan panduan tindakan awal yang sesuai. Hal ini membuat informasi medis menjadi lebih mudah mereka dalam situasi yang membutuhkan respons cepat.

Fitur yang Mendukung Kemandirian Pengguna

Selain itu, aplikasi NyxAld tunanetra hadir dengan sejumlah fitur yang terancang khusus untuk menunjang kebutuhan penggunanya. Salah satu fitur utamanya ialah kemampuan pemindaian luka lewat perangkat yang terhubung dengan sistem AI. Hasil analisisnya kemudian disampaikan dalam bentuk audio supaya mudah sistem pahami.

Bahkan, tersedia pula panduan suara berisi langkah-langkah pertolongan pertama berdasarkan kondisi yang terdeteksi. Fitur ini membantu pengguna memperoleh arahan secara langsung tanpa harus mencari informasi dari sumber lain.

Lebih lanjut, aplikasi ini juga lengkap dengan percakapan interaktif berbasis AI. itu akan memungkinkan penggunanya mendapatkan penjelasan tambahan sesuai kebutuhan. Kehadiran fitur tersebut memberikan pengalaman jauh lebih personal serta responsif dalam kondisi darurat.

Manfaat Nyxald bagi Penyandang Disabilitas

Bagi penyandang tunanetra, kehadiran Nyxald berpotensi meningkatkan rasa aman saat melakukan aktivitas sehari-hari. Penggunanya bisa memperoleh informasi terkait kondisi cedera secara lebih cepat. Hasilnya, tindakan awal tidak akan tertunda.

Selain itu, inovasi ini juga mendukung peningkatan kemandirian penyandang disabilitas netra. Teknologi yang tersemat tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu mobilitas, tapi juga membantu dalam aspek kesehatan dan keselamatan.

Dalam kondisi tertentu, sistemnya bisa menghubungkan pengguna dengan kontak darurat atau layanan kesehatan terdekat. Fitur tersebut menjadi nilai tambah karena memungkinkan proses penanganan lanjutan dilakukan dengan lebih cepat saat perlu.

Baca Juga: Aplikasi Kesehatan PosyanduKu Hadir guna Mempermudah Pelayanan di Posyandu

Aplikasi NyxAld tunanetra menunjukkan bagaimana inovasi mahasiswa UNAIR mampu menjawab kebutuhan nyata di masyarakat. Platform ini memiliki perpaduan aplikasi mobile, kacamata pintar, dan kecerdasan buatan (AI). itu menjadi solusi dan menawarkan cara baru dalam membantu penyandang disabilitas netra menghadapi kondisi darurat. Kehadiran teknologi dalam aplikasi NyxAld tunanetra tidak hanya meningkatkan aksesibilitas pertolongan pertama. Ini juga mendukung kemandirian, keamanan, hingga kualitas hidup jadi lebih baik bagi para penggunanya. (R10/HR-Online)

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |