Asal usul Rumah Kentang Bandung merupakan salah satu urban legend yang cukup populer di kalangan masyarakat sekitar. Meskipun namanya mungkin terdengar lucu, namun Rumah Kentang memiliki sejarah panjang sebelum akhirnya terbengkalai.
Baca Juga: Situs Makam Van Beck, Jejak Eropa di Tengah Cigugur Kuningan
Menelusuri Asal Usul Rumah Kentang Bandung
Pada dasarnya, Rumah Kentang merupakan bangunan Belanda yang cukup legendaris bagi masyarakat Bandung. Sejak lama, masyarakat di Kota Bandung ini menjadi saksi bisu terkait berdirinya bagunaan penuh misteri tersebut.
Dahulu, rumah tersebut terkenal horor dan penuh misteri. Banyak rumor menyebutkan bahwa penghuni rumah kentang memiliki anak kecil. Suatu hari, dikabarkan saat sedang merebus kentang di kuali, anak tersebut jatuh ke dalamnya, menimbulkan aroma kentang.
Mengutip dari situs bandung.go.id, bau kentang sebenarnya berasal dari tumbuhan di sekitar rumah. Tumbuhan yang rindang saling bergesekan dan terkena angin sehingga menimbulkan aroma menyerupai kentang.
Dibangung pada Masa Belanda
Rumah kentang berdiri pada masa penjajahan Belanda dengan gaya arsitektur art deco klasik dan elegan. Lokasi rumah ini berdiri di Jalan Aceh, Kecamatan Sumur, Kota Bandung.
Awalnya, Rumah Kentang sempat dihuni oleh profesor dari universitas swasta di Bandung. Seiring berjalannya waktu, Rumah Kentang akhirnya terbengkalai dan menjadi sumber berbagai cerita seram.
Bentuk Rumah Kentang yang megah dan tanpa penghuni memberikan kesan angker tersendiri. Hal ini membuat imajinasi warga sekitar berkembang, sehingga menjadi salah satu urban legend paling terkenal di Bandung.
Rumah Kentang Kini jadi Restoran Cozy
Setelah lama terbengkalai, asal usul Rumah Kentang Bandung akhirnya dibeli oleh seorang investor. Investornya sendiri memiliki visi untuk menghidupkan kembali Rumah Kentang dengan cara yang terbilang unik.
Mereka memutuskan untuk tidak merombak bentuk asli bangunannya. Namun, pembangunan ulang berfokus pada renovasi interior bangunan agar lebih nyaman dan bersih.
Kemudian, restoran diberi nama “Roemah Kentang 1908”. Pemilihan nama tersebut sengaja dibuat untuk menghormati sejarah bangunan Rumah Kentang. Di dalam restoran, konsumen bisa menemukan berbagai menu lezat dan menarik. Misalnya seperti steak, pasta, pizza dan kentang dalam berbagai olahan.
Sebagai informasi, restoran Rumah Kentang mempertahankan nuansanya yang klasik dengan sentuhan modern. Hal ini membuatnya menjadi tempat asik untuk nongkrong bersama teman ataupun keluarga.
Salah satu daya tarik utama di restoran Rumah Kentang adalah adanya ruangan private meeting yang bernama Megan. Nama ruangan tersebut diambil dari salah satu penghuni rumah terdahulu.
Dengan adanya restoran ini, Rumah Kentang tidak lagi hanya populer karena cerita-cerita seramnya. Namun juga menjadi destinasi kuliner yang cukup menarik di Kota Bandung.
Baca Juga: Perjalanan Kerajaan Sumedang Larang, Mulai Masa Kejayaan hingga Keruntuhannya
Perpaduan sejarah dan modernitas membuat Rumah Kentang menjadi magnet bagi banyak orang. Kepopuleran restoran ini berasal dari pengunjung yang penasaran dengan cerita mistis Rumah Kentang, hingga berbagai hidangan lezat di tempat tersebut.
Mitos-mitos di Rumah Kentang
Asal usul Rumah Kentang Bandung dipenuhi dengan berbagi cerita seram. Berikut deretan cerita seram yang berasal dari bangunan di masa penjajahan Belanda ini.
1. Anak Terebus di Kuali
Rumah Kentang membawa cerita populer tentang seorang anak laki-laki yang terebus di kuali. Konon, ibunya sedang memasak kentang dan tanpa sengaja anaknya yang masih balita jatuh ke dalam kuali mendidih. Ada pula yang menyebutkan bahwa misteri Rumah Kentang berkaitan erat dengan kekesalan asisten rumah tangga, sehingga memasukkan anak tersebut ke dalam kuali.
2. Penampakan Anak Berwajah Hancur
Rumah Kentang seringkali menampilkan sosok penampakan anak kecil berwajah hancur yang bermain di pekarangan rumah. Beberapa kali anak tersebut terlihat berlarian dan tertawa. Begitu didekati, wajahnya akan berubah menyeramkan dengan darah dimana-mana.
3. Anjing Jadi-jadian
Ada sebuah cerita mistis tentang keberadaan anjing jadi-jadian yang terlihat di sekitar Rumah Kentang. Katanya, anjing ini lebih besar dari anjing biasa dengan mata merah menyala. Beberapa warga mengaku pernah melihat anjing tersebut berlarian di Jalan Aceh, kemudian menghilang di depan Rumah Kentang.
4. Aroma Kentang pada Malam Hari
Beberapa orang percaya bahwa asal usul Rumah Kentang Bandung mengeluarkan aroma kentang pada malam hari. Cerita seram tersebut membuat spekulasi bahwa aroma kentang merupakan tanda dari arwah anak yang penasaran.
Baca Juga: Benteng Speelwijk Banten, Mengulas Jejak Kekuasan Belanda Tempo Dulu
Namun, ada pula yang mengatakan bahwa aroma kentang tidak berkaitan dengan cerita mistis. Namun, aroma kentang ini berasal dari tanaman bunga milik profesor penghuni rumah. Bunga tersebut memang menghasilkan aroma yang mirip kentang, terlebih di malam hari. Asal usul Rumah Kentang Bandung memang menarik dan penuh misteri. Banyak cerita seram tercipta di tempat ini. Meskipun begitu, asal usul Rumah Kentang di Bandung tersebut juga menampilkan fakta-fakta tak terbantahkan. Satu hal yang pasti, bangunan Rumah Kentang terbengkalai berhasil menjadi restoran populer dengan arsitektur unik dan cozy. (R10/HR-Online)