harapanrakyat.com,- Dalam upaya menanamkan kecintaan terhadap dunia literasi sejak dini, Rumah Koclak Ciamis menggelar acara “Hajatan Sastra” di Gedung Kesenian Ciamis, Rabu (27/8/2025). Dalam kegiatan tersebut, menampilkan karya-karya sastra dari penyair muda Ciamis dan daerah lainnya di Jawa Barat. Selain itu juga, penampilan pembacaan puisi, diskusi buku serta pameran lukisan.
Baca Juga: Literasi Bidang Pertanian, Kementan Panen Buku di Ciamis
Pada kesempatan tersebut, turut hadir Bunda Literasi Ciamis, Hj. Kania Ernawati Herdiat, Kepala Dinas Pendidikan Ciamis, Erwan Darmawan. Kemudian, Kepala Disbudpora Ciamis, Dian Budiyana serta para seniman dan budayawan Ciamis.
Salah satu pendiri Rumah Koclak Ciamis, Wida Waridah mengatakan, Hajatan Sastra ini merupakan yang kedua kalinya. Kegiatan pertama itu pada tahun 2022 setelah pandemi Covid-19, namun di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Ciamis.
“Pada hajatan sastra kali ini sasarannya ingin menyasar kalangan pelajar, karena kita merasa bahwa literasi itu harus ditanamkan sejak dini. Jadi orang tidak mengenal sastra kalau tidak dikenalkan sejak usia dini,” katanya.
Widi menyebut, isi dalam hajatan sastra ini juga akan membahas 13 buku penyair dari berbagai daerah di Jawa Barat. Lalu ada beberapa buku dari pemenang penghargaan. Pembahasan buku ini juga melibatkan 13 narasumber.
“Jadi dalam hajatan sastra ini ada tiga unsur yakni diskusi buku, mewarnai untuk anak, dan pameran lukisan. Untuk pameran lukisan itu dari salah satu perupa (pelukis) Ciamis,” ucapnya.
Wida menjelaskan, Rumah Koclak sendiri merupakan suatu komunitas yang bergerak di bidang literasi, sastra dan teater yang berdiri sejak tahun 2010. Bahkan, setiap hari Minggu pagi membuka lapak buku di Taman Cileueur River Walk.
“Ini itu sebenarnya memindahkan lapak buku di Taman Cileueur kesini, tujuannya tiada lain untuk meningkatkan literasi anak,” jelasnya.
Disbudpora Ciamis Apresiasi Hajatan Sastra Rumah Koclak 2025
Sementara itu, Kepala Disbudpora Ciamis, Dian Budiyana mengatakan, kegiatan ini sangat luar biasa. Kegiatan tersebut juga membuktikan jika Ciamis kaya tidak hanya peninggalan sejarah saja, tapi sejarah itu mempunyai cerita.
“Cerita tersebut tentunya, Ciamis ini diwarisi oleh peninggalan-peninggalan para leluhur baik itu wujud benda maupun tak benda, semuanya ada cerita. Sehingga tidak heran, Ciamis melahirkan sastrawan yang sudah terkenal,” katanya.
Menurutnya, Hajatan Sastra Rumah Koclak ini untuk membangun dan menampilkan karya-karya sastra penyair muda. Dan ini juga diisi oleh tampilan pembacaan puisi, bedah buku karya sastrawan muda Ciamis, dan dilengkapi dengan para seniman budayawan dari kota lain.
“Terima kasih Gedung Kesenian ini juga telah dimanfaatkan dengan baik. Ini sebagai wujud nyata, bahwa Gedung Kesenian ini digunakan untuk mengekspresikan para seniman dengan karya nyatanya,” tuturnya.
Baca Juga: MAN 1 Darussalam Ciamis Gelar Ear Seminar Literasi Keuangan Syariah dan Gaya Hidup Halal
Dian berharap, Hajatan Sastra Rumah Koclak 2025 tidak hanya hari ini saja, namun bisa diagendakan dengan kegiatan lainnya. Selain itu, para seniman lainnya di Ciamis bisa tampil juga untuk mengekspresikan karya terbaiknya.
“Sehingga nanti Ciamis tidak hanya terkenal dengan warisan budayanya. Tapi juga, ada seniman budayawan yang sampai hari ini masih berjuang untuk bisa melestarikan budaya atau karya tersebut,” pungkasnya. (Ferry/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)