Inti Bumi bergerak mundur memperlihatkan bahwa bagian terdalam planet kita memang tak benar-benar diam seperti kelihatannya. Pergerakannya relatif terhadap mantel yang ada di sekitarnya. Hal ini terungkap lewat penelitian terbaru.
Baca Juga: Pemetaan Bentuk Bumi 3D Berbasis Medan Gravitasi NASA, Hasilnya tidak Bulat
Disebut bergerak mundur sebab polanya yang unik. Setelah sempat melakukan pergerakan sedikit lebih cepat, ternyata bagian ini lantas bergerak cenderung lebih lambat. Karena hal itulah gerakannya jadi seperti mundur.
Inti Bumi Bergerak Mundur, Tidak Statis
Selama ini ilmuwan meyakni bahwa bagian dalam Bumi cenderung statis dan misterius. Namun anggapan tersebut ditepis lewat penelitian terbaru. Hal ini karena dalam penelitian tersebut memperlihatkan bahwa bagian dalam Bumi ternyata bergerak mundur.
Dalam mengungkap hal tersebut, penelitiannya melibatkan analisis gelombang seismik. Gelombang tersebut muncul karena ada gempa bumi berulang. Sinyal gempa tersebut memperlihatkan perubahan kecil.
Peneliti memanfaatkan perubahan tersebut untuk lacak pergerakan inti dalam planet. Inti tersebut ada di jarak lebih dari 5.000 km di bawah permukaan planet Bumi.
Arti Istilah Bergerak Mundur
Perlu dipahami bahwa dinyatakan bergerak mundur ini sendiri bukan berarti putaran inti dalam jadi berlawanan arah dengan Bumi. Pergerakan mundur ini lantaran adanya perubahan kecepatan rotasi planetnya relatif pada mantel.
Dalam penelitian tersebut memperlihatkan bahwa inti dalam planet mengalami super-rotasi pada tahun 2003 sampai 2008. Hal ini berarti mengalami pergerakan jauh lebih cepat daripada mantel. Akan tetapi, kondisinya berbeda di tahun berikutnya.
Tepatnya setelah tahun 2008 sampai 2023, kecepatan gerakannya jadi menurun. Bahkan pola gerakannya terkesan mundur relatif pada mantel. Walau begitu, sebenarnya kondisi tersebut tak berarti berputar lawan arah dengan planet Bumi.
Baca Juga: Misi Bersejarah Astronot NASA Chris Williams di Stasiun Luar Angkasa
Untuk menggambarkan fenomena inti Bumi bergerak mundur ini, bisa bayangkan ada dua pelari yang berlarian di arah sama. Akan tetapi, tiap pelari tersebut memiliki kecepatan yang berbeda. Jika melihatnya dari sudut pandang pelari yang larinya lebih cepat, maka pelari satunya tampak bergerak mundur lantaran larinya lebih lambat.
Mengenal Inti Dalam Bumi
Inti dalam planet Bumi itu sendiri menarik untuk diketahui secara lebih mendalam. Inti dalam planet ini sebenarnya berupa bola padat. Sebagian besar komposisinya terdiri dari nikel dan besi. Bagian ini ada di dalam inti luar yang bentuknya cair.
Inti Bumi ini bisa bergerak mundur dengan kecepatan yang sedikit berbeda dari bagian planet Bumi lainnnya, tentu ada alasannya. Ternyata alasannya lantaran inti dalamnya tak terikat dengan mantel secara langsung. Tak heran jika kecepatan gerakannya tak seragam.
Supaya lebih mengenalnya, pahami juga informasi seputar ukurannya. Inti Bumi ternyata memiliki ukuran yang sangat besar. Tercatat ukurannya mencapai 2440 km. Hal ini berarti ukurannya setara 19% volume Bumi.
Karena ukuran tersebut, memperlihatkan inti Bumi hanya sekitar 30% lebih kecil jika kita bandingkan dengan ukuran bulan. Kemudian untuk panas inti Bumi sebanding dengan temperature permukaan matahari. Suhunya sendiri kemungkinan sampai 3.000-5.000 Kelvin. Suhu tersebut setara dengan kisaran 4.940 hingga 8.540 derajat Fahrenheit.
Berdampak pada Panjang Hari
Fenomena inti dalam bergerak mundur rupanya ada kaitannya dengan pertukaran momentum sudut di antara bagian planet Bumi. Hal ini mengakibatkan variasi kecil di kecepatan rotasi planet. Karena adanya perubahan tersebut, ternyata bisa membuat panjang satu hari jadi bertambah ataupun berkurang dalam skala milidetik.
Kendati demikian, penyebabnya bukan semata-mata pergerakan inti dalam planet Bumi. Hal tersebut juga ada hubungannya dengan waktu serta karakteristik pergerakan. Hubungan yang ada sesuai dengan model tentang pertukaran momentum inti dan mantelnya.
Karena hal itu, perubahan kecil yang terjadi tak bisa dirasakan oleh manusia selama menjalani kehidupan sehari-hari. Bagian terdalam planet Bumi juga ada kaitannya dengan medan magnet. Akan tetapi, hubungannya tak sesederhana yang dibayangkan. Bukan berarti medan magnet berubah saat ada pergerakan di bagian inti dalamnya.
Baca Juga: Misteri Kekuatan Panas Neptunus Sebagai Penggerak Badai Tercepat
Inti Bumi bergerak mundur jadi kabar mengejutkan. Namun ternyata bukan berarti benar-benar bergerak mundur, melainkan ada perubahan kecepatan gerakan inti Bumi. Karena fenomena ini, turut memperlihatkan bahwa bagian terdalam planet kita memang aktif. Adanya temuan ini juga membuka wawasan baru tentang perilaku bagian dalam Bumi maupun interaksi kompleks lapisan planet. Pemahaman tersebut turut menyinggung mengenai beragam fenomena geofisika. (R10/HR-Online)

1 hour ago
3

















































