Toyota GR Supra V8 Akan Segera Meluncur di Ajang Balap Australia

1 day ago 15

Menjelang berakhirnya masa produksi GR Supra yang menurut prediksi bakal selesai pada musim semi 2026, Toyota menghadirkan kejutan dengan meluncurkan Toyota GR Supra V8. Mobil sport ikonik ini berbeda dari generasi sebelumnya yang menggunakan mesin 4 dan 6 silinder hasil kolaborasi dengan BMW.

Baca Juga: Honda Prelude Unlimited Glide yang Ditunggu-tunggu

GR Supra V8 menghadirkan rancangan khusus untuk ajang Supercars Australia. Sehingga peruntukannya bukan bagi penggunaan jalan raya maupun kebutuhan berkendara harian. Kehadiran varian ini sekaligus menjadi penutup era generasi kelima Supra dengan sentuhan yang lebih agresif dan berorientasi penuh pada performa balap.

Toyota GR Supra V8 Memanfaatkan Mesin dari Lexus dan Hilux Dakar

Secara teknis, Toyota GR Supra V8 mengandalkan mesin 2UR-GSE dengan blok berbahan aluminium. Mesin ini bukan hal baru bagi Toyota, karena juga tersemat pada berbagai model Lexus seperti IS F, GS F, RC F, IS 500 F Sport, dan GS 500.

Kehandalannya sudah teruji di berbagai ajang, bahkan mesin serupa juga dipasang pada Toyota Hilux yang berhasil meraih kemenangan di ajang Reli Dakar 2019. Dengan rekam jejak tersebut, mesin 2UR-GSE di GR Supra V8 mampu menghadirkan performa tinggi yang sesuai untuk kompetisi balap kelas dunia.

Kompetisi Balap di Australia

Lantas, mengapa dibuat di Australia? Alasan utama Toyota GR Supra V8 dibuat di Australia adalah untuk berpartisipasi dalam ajang Repco Supercars Championship yang lebih populer dengan sebutan V8 Supercar Australia. Ini merupakan ajang balap mobil touring bergengsi dengan syarat utama penggunaan mesin V8. Banyak penggemar otomotif menilai ajang ini sebagai salah satu balapan paling menarik di dunia.

Regulasi baru yang berlaku sejak 2023 membuka peluang bagi pabrikan mana pun yang memiliki mobil bermesin V8 untuk ikut serta. Namun, meski peluang terbuka lebar, jumlah peserta justru menurun. Saat ini hanya ada dua merek yang berlaga, yaitu Ford dengan Mustang bermesin Coyote 5,4 liter dan Chevrolet dengan Camaro. Bahkan, keikutsertaan Camaro kemungkinan besar akan berubah pada tahun depan seiring dengan dihentikannya produksi model tersebut.

Dalam konteks ini, kehadiran Toyota dengan GR Supra V8 bukan hanya menambah variasi peserta. Namun harapannya juga mampu menghidupkan kembali daya tarik ajang balap V8 Supercar yang mulai kehilangan variasi kompetitornya.

Antusiasme dari Toyota Australia

Sean Hanley, Wakil Presiden Penjualan, Pemasaran, dan Operasi Waralaba Toyota Australia, menyampaikan ketertarikan mereka terhadap peluncuran Toyota GR Supra V8.

“Suara (mobil) luar biasa. Kami tahu bahwa 2UR-GSE akan menghasilkan suara yang luar biasa, tetapi mendengarnya dengan suara maksimum? Itu sungguh menggetarkan. Ini bukan sekadar suara mesin, melainkan suara semangat, ketepatan, dan inovasi,” ungkapnya.

Selain itu, Hanley juga menyoroti seberapa cepat tim mereka dalam memutuskan untuk menggunakan mesin V8. Ia menyatakan bahwa konfigurasi 6 silinder hanya mereka pertimbangkan selama sekitar satu menit.

V8 Akan Jauh Lebih Garang?

Lalu, daripada Toyota GR Supra yang produksi massalnya dengan mesin turbo 2.000 cc 4-silinder dan 3.000 cc 6-silinder dari BMW, versi V8 ini terdengar lebih garang. Selain mesin baru, Toyota GR Supra V8 yang terkenal sebagai GEN3 GR Supra telah lengkap dengan bodykit khusus rancangan Toyota Australia di Altona. Hal tersebut mampu membedakannya dari versi balap lainnya.

Baca Juga: Audi A6 Avant, Desain modern, Teknologi canggih, dan Performa Mengesankan

Di antara fitur-fitur tersebut termasuk perangkat aerodinamika seperti pelebaran fender dan sayap belakang yang besar. Selain itu, terdapat roda 18 inci yang terpasang ban slick dan rem dari AP Racing. Sementara modifikasi sasis, serta komponen lainnya masih menjadi rahasia untuk saat ini.

Beberapa Mobil untuk Kompetisi

Sebanyak enam unit GEN3 Toyota GR Supra berencana untuk produksi, di mana dua di antaranya akan tim Walkinshaw Andretti United (WAU) pakai. Sementara itu, empat sisanya akan berlaga di Brad Jones Racing.

Mengenai WAU, tim tersebut juga menjadi perbincangan di kalangan balap touring Australia. Mereka sejak awal tahun lalu rupanya telah menggunakan Ford Mustang. Saat ini, pembalap mereka, Chaz Mostert, menduduki posisi kedua di klasemen, dengan tiga balapan tersisa di musim 2024.

Bersaing dengan Ford Mustang dan Chevrolet Camaro

Selain itu, model Toyota GR Supra V8 akan berkompetisi melawan varian V8 dari Ford Mustang dan Chevrolet Camaro yang telah lebih dahulu tampil di Supercars Championship. Sebelumnya, Toyota telah menunjukkan model clay ukuran penuh dari GEN3 GR Supra. Sementara itu, prototipe pertamanya rencananya akan diperkenalkan di Sydney pada tanggal 1 September.

Spesifikasi Singkat Ford Mustang V8

Ford Mustang GT V8 tampil sebagai mobil sport berperforma tinggi yang dipadukan dengan teknologi modern demi memberikan pengalaman berkendara optimal. Beberapa pembaruan yang hadir di model terbaru antara lain lapisan pelindung cat, sistem kontrol iklim zona ganda sebagai fitur standar, serta transmisi otomatis dengan 10 percepatan.

Dari sisi performa, varian Ford Mustang GT500 dibekali mesin V8 5.2 liter supercharged yang sanggup menghasilkan 760 daya kuda dengan torsi maksimum 840 lb-ft. 

Baca Juga: Inovasi Kendaraan Masa Kini All New Maserati Ghibli

Berkat tenaga besar tersebut, Mustang mampu berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam hanya dalam 3,3 detik. Hal itu menjadikannya salah satu mobil sport dengan sensasi berkendara penuh adrenalin. Sementara itu, Toyota GR Supra V8 akan melakukan debut balapnya di ajang Bathurst 1000 pada 9–12 Oktober mendatang. Mobil Toyota GR Supra V8 ini juga tengah dalam persiapan untuk mengikuti Supercars Championship 2026. Acara tersebut akan berlangsung pada Februari di Sydney, di mana Supra V8 siap bersaing di lintasan dengan mesin V8 andalannya. (R10/HR-Online)

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |