Sampah Mengepung Pantai Madasari Pangandaran, Wisatawan: Foto-foto Jadi Jelek

5 hours ago 6

harapanrakyat.com,- Hamparan pasir dan ombak Pantai Madasari di Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat kini dipenuhi sampah. Kondisi tersebut dikeluhkan wisatawan karena dinilai mengganggu keindahan salah satu destinasi wisata andalan di Pangandaran. Padahal Pantai Madasari menjadi magnet wisata selama musim libur sekolah 2026.

Namun, keindahan alam tersebut kini dibayangi persoalan kebersihan. Di sejumlah titik kawasan pantai, sampah plastik tampak berserakan, mulai dari botol minuman, gelas dan bungkus makanan, kemasan mi instan, hingga berbagai jenis limbah plastik lainnya. Kondisi ini dinilai mengurangi kenyamanan pengunjung yang datang untuk menikmati keindahan Pantai Madasari.

Salah seorang wisatawan asal Babakan, Kecamatan Cimerak, Ningsih, mengaku kecewa dengan kondisi kebersihan pantai saat berkunjung bersama keluarganya di masa libur sekolah.

“Ya, sampahnya seperti bekas botol Aqua, bekas Pop Mie, dan banyak sampah plastik lainnya. Kalau banyak sampah begini jadi tidak nyaman. Padahal kita bayar tiket masuk ke objek wisata ini,” kata Ningsih, Minggu 5 Juli 2026.

Menurut Ningsih, Pantai Madasari memiliki daya tarik yang sulit ditemukan di tempat lain. Meskipun pengunjung tidak disarankan berenang karena karakter ombak yang cukup besar, keindahan batuan karang dan bentang alamnya menjadikan pantai tersebut sebagai lokasi favorit untuk berfoto.

“Pantainya memang cantik dan cocok buat foto-foto karena ada bebatuan yang keren. Tapi seindah apa pun tempat wisatanya, kalau banyak sampah pasti mengganggu. Kita sudah bayar masuk, jadi pengelola harus bisa memberikan kenyamanan kepada wisatawan, bukan hanya menjual keindahan alamnya, tetapi juga menjaga kebersihannya,” tambah Ningsih.

Ia menilai kebersihan Pantai Madasari masih belum dikelola secara konsisten. Berdasarkan pengalamannya yang telah beberapa kali berkunjung, kondisi pantai terkadang bersih, namun pada kesempatan lain justru dipenuhi sampah.

“Saya sudah beberapa kali ke sini. Kebersihannya seperti musiman. Kemarin bersih, sekarang malah banyak sampah. Harusnya setiap hari diperhatikan. Masa saat foto-foto malah sampah ikut kelihatan, kan jadi jelek,” tuturnya.

Sampah di Pantai Madasari Pangandaran Ulah Pengunjung

Meski demikian, Ningsih menduga sebagian besar sampah yang berserakan berasal dari ulah pengunjung yang membuang sampah sembarangan. Karena itu, ia berharap pengelola tidak hanya mengandalkan petugas kebersihan, tetapi juga memperbanyak fasilitas pendukung agar wisatawan lebih mudah menjaga kebersihan.

“Kalau sampah plastik ini sepertinya dari wisatawan juga. Tapi setidaknya harus ada lebih banyak tempat sampah dan rambu-rambu yang mengingatkan pengunjung agar membuang sampah pada tempatnya,” ucap Ningsih.

Baca Juga: Selalu Rindu Objek Wisata Pantai Madasari Pangandaran, Wisatawan Asal Garut Ajak Lima Keluarga Camping

Menurutnya, pemasangan papan imbauan di sejumlah titik strategis dapat menjadi langkah sederhana namun efektif untuk meningkatkan kesadaran wisatawan.

“Jadi harus ada tulisan juga seperti ‘Jangan Buang Sampah Sembarangan’ atau ‘Buang Sampah pada Tempatnya’. Itu bisa membantu mengingatkan pengunjung supaya lebih peduli,” tambahnya.

Meningkatnya jumlah wisatawan selama musim liburan memang menjadi berkah bagi sektor pariwisata. Namun di sisi lain, lonjakan pengunjung juga berpotensi meningkatkan volume sampah apabila tidak diimbangi dengan pengelolaan yang baik dan kesadaran bersama.

Baca Juga: Update Kasus Tiket Palsu Wisata Pangandaran, Dana Rp 800 Juta Kembali ke Kas Daerah

“Kami berharap pengelola objek wisata bersama pemerintah daerah dapat memperkuat pengawasan, menambah fasilitas tempat sampah, meningkatkan frekuensi pembersihan kawasan pantai, serta mengedukasi pengunjung mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya. (Kiki/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |