harapanrakyat.com,- PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus melakukan terobosan untuk meningkatkan kualitas perjalanan kereta api jarak jauh melalui modernisasi Kereta Makan eksekutif (M1).
Hingga pertengahan tahun 2026, tercatat sebanyak 17 unit kereta makan telah rampung mendapatkan pembaruan dan siap melayani penumpang. Sementara 10 unit lainnya saat ini sedang dalam tahap pengerjaan di Balai Yasa Tegal.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba menegaskan, langkah ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam memberikan pengalaman perjalanan yang lebih aman dan berkesan bagi para pelanggan.
Baca Juga: KAI Hadirkan Gerbong Kereta Khusus Petani-Pedagang, Harga Tiket Garut-Jakarta Murah Banget
“Standar layanan kereta api masa kini tidak hanya bertumpu pada ketepatan waktu, tetapi juga pada keunggulan fasilitas yang tersedia selama perjalanan,” ujar Anne dalam keterangan resminya, Selasa (30/6/2026).
Progres Modernisasi Kereta Makan M1 dan Peran Strategis Balai Yasa Tegal
Berdasarkan data internal KAI, proses pembaruan ini telah berjalan secara bertahap dalam dua tahun terakhir. Dari total unit yang sudah selesai, 4 unit dituntaskan pada tahun 2024, disusul oleh 13 unit lainnya sepanjang tahun 2025. Saat ini, seluruh unit tersebut telah beroperasi di berbagai rangkaian kereta api jarak jauh.
Untuk tahun 2026, Balai Yasa Tegal fokus menyelesaikan modernisasi pada 10 unit tambahan. Proses pengerjaannya sangat menyeluruh, mencakup aspek-aspek vital seperti pemeriksaan rangka dasar dan sistem pengereman.
Kemudian perbaikan instalasi kelistrikan dan bogie, penataan ulang interior dan peningkatan fasilitas pelanggan. Serta pengujian keselamatan yang ketat sebelum kereta kembali beroperasi.
Baca Juga: Menikmati Kemewahan Kereta Wisata Imperial, Pengalaman Eksklusif Setara Hotel Bintang Lima
Fasilitas Lebih Mewah dan Fungsional

Peningkatan ini tidak hanya menyentuh aspek teknis, tetapi juga mengutamakan estetika dan kenyamanan interior. Desain tata ruang Kereta Makan M1 kini lebih fungsional dengan sistem pencahayaan yang lebih modern. Serta susunan tempat duduk yang memberikan keleluasaan lebih bagi penumpang saat menikmati hidangan.
Anne Purba menjelaskan, kereta makan memiliki fungsi krusial sebagai ruang sosial bagi penumpang untuk beristirahat, berbincang. Hingga menikmati pemandangan sepanjang jalan.
“Pengalaman unik ini menjadi nilai tambah yang membedakan moda transportasi kereta api dengan transportasi lainnya,” ungkapnya.
Ekspansi Layanan hingga Divisi Regional III Palembang
Inovasi ini juga telah menyentuh wilayah Sumatera, salah satunya pada KA Sindang Marga relasi Kertapati–Lubuklinggau (PP). Kehadiran fasilitas Kereta Makan M1 yang telah dimodernisasi ini diharapkan dapat meningkatkan standar pelayanan makanan dan minuman melalui sinergi dengan KAI Services.
Seluruh proses pembaruan ini dilakukan dengan pengawasan berlapis untuk memastikan setiap unit memenuhi standar keandalan dan keselamatan tertinggi, sebelum melayani masyarakat umum.
KAI juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tim ahli di Balai Yasa Tegal yang telah menjaga kualitas sarana melalui ketelitian dalam bekerja. (R3/HR-Online/Editor: Eva)

3 hours ago
5

















































