Usai Jadi Tim Satelit Persib, PSGC Ciamis Bakal Hadapi Maung Bandung di Stadion Galuh 

6 hours ago 5

harapanrakyat.com,- Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PSGC Ciamis dan Persib Bandung tidak hanya menjadikan Laskar Singacala sebagai tim satelit Maung Bandung, tetapi juga menjadi awal dari berbagai program kolaborasi kedua klub. Salah satu agenda yang tengah disiapkan adalah menggelar laga antara PSGC Ciamis melawan Persib Bandung di Stadion Galuh Ciamis.

Deputi CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan, mengatakan pertandingan tersebut direncanakan sebagai langkah awal untuk menghidupkan kembali atmosfer sepak bola di Ciamis sekaligus mempererat hubungan Persib dengan para pendukung PSGC.

Selain menyiapkan agenda pertandingan, Persib juga berkomitmen mendampingi PSGC dalam membangun tata kelola klub yang lebih profesional, termasuk membantu menghadapi besarnya kebutuhan biaya selama berkompetisi di Liga 2.

“Kami ingin pendukung di Ciamis kembali memenuhi stadion. Kita tahu biaya operasional Liga 2 itu tidak murah, bisa mencapai belasan hingga puluhan miliar rupiah. Persib tentu akan mengambil peran di depan untuk membantu proses pembiayaan karena kami juga ikut bertanggung jawab menjaga nama baik PSGC,” ujar Adhitia saat konferensi pers di Ciamis, Rabu (1/7/2026).

Baca Juga: Herdiat Sempat Gemetar Usai Hitung Biaya Liga 2, Begini Kisah PSGC Ciamis Jadi Tim Satelit Persib

Menurutnya, dukungan Persib tidak hanya sebatas pendanaan. Manajemen Maung Bandung juga akan berbagi pengalaman dalam mengelola klub profesional agar PSGC mampu berkembang secara berkelanjutan.

Strategi Persib Kembangkan PSGC Ciamis: Gandeng Pengusaha Lokal

Adhitia mengatakan, salah satu strategi yang akan dijalankan adalah membangun kolaborasi dengan para pelaku usaha di Ciamis. Persib berencana melakukan pendekatan kepada pengusaha lokal agar ikut berperan dalam pengembangan PSGC.

Menurutnya, langkah tersebut meniru model yang diterapkan Persib dalam membangun ekosistem klub di Liga 1. Keterlibatan berbagai pihak, mulai dari dunia usaha hingga suporter, dinilai menjadi salah satu faktor penting yang mendukung prestasi tim.

Ia mencontohkan perubahan perilaku Bobotoh dalam membeli produk resmi Persib. Jika sebelumnya banyak yang memilih jersey tiruan, kini semakin banyak suporter yang membeli produk original karena menyadari kontribusi tersebut akan kembali kepada klub.

“Kenapa itu bisa terjadi? Karena mereka sadar, sedikit banyak kontribusi yang diberikan lewat jalur resmi akan kembali bermanfaat untuk prestasi klub. Kita juara bareng-bareng, kita naikkan bersama-sama,” katanya.

Bangun Rasa Memiliki terhadap PSGC Ciamis

Adhitia berharap semangat serupa dapat tumbuh di Ciamis. Menurutnya, keberhasilan PSGC tidak hanya bergantung pada Persib, tetapi juga membutuhkan dukungan masyarakat, pengusaha, dan seluruh elemen sepak bola di Tatar Galuh.

Suasana konferensi pers pun sempat mencair saat ia menyinggung slogan yang selama ini akrab di kalangan suporter Ciamis, yakni “Persib nu aing, PSGC oge nu aing.” Menurutnya, kedekatan emosional masyarakat Ciamis dengan kedua klub justru menjadi modal besar untuk membangun PSGC.

“Kuncinya adalah rasa memiliki dengan kapasitas masing-masing. Kami berharap dukungan yang sama datang dari para pengusaha, tokoh masyarakat, hingga seluruh suporter di Ciamis. Persib akan membantu di depan, tetapi kemajuan PSGC tetap membutuhkan dukungan masyarakat Ciamis sendiri,” pungkasnya. (Fahmi/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |