Herdiat Sempat Gemetar Usai Hitung Biaya Liga 2, Begini Kisah PSGC Ciamis Jadi Tim Satelit Persib

7 hours ago 10

harapanrakyat.com,- CEO PSGC Ciamis Herdiat Sunarya mengaku sempat dibuat gemetar setelah mengetahui besarnya biaya yang dibutuhkan untuk mengelola klub profesional di Liga 2 Indonesia. Namun, kegelisahan itu justru menjadi titik awal lahirnya kolaborasi bersejarah yang mengantarkan PSGC Ciamis resmi menjadi tim satelit Persib Bandung.

Herdiat pun membagikan kisah perjuangan di balik kolaborasi yang akhirnya membawa PSGC menjadi tim satelit Persib. Kisah itu diungkap Herdiat dalam konferensi pers penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PSGC Ciamis dan Persib Bandung di Bumi Galuh Lestari RSOP Cijeungjing, Ciamis, Rabu (1/7/2026).

Acara itu turut dihadiri Deputi CEO Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan, beserta jajaran manajemen Persib.

Baca Juga: Resmi Jadi Tim Satelit Persib Bandung, Nama PSGC Ciamis Berubah?

Dalam kesempatan tersebut, Herdiat mengungkapkan, tantangan terbesar muncul setelah Laskar Singacala memastikan promosi ke Liga 2.

Herdiat yang juga Bupati Ciamis mengatakan, usai PSGC lolos promosi, dirinya memberanikan diri menemui Founder dan Owner RSOP, dr. Iman Solichin. Pertemuan itu dilakukan untuk menyampaikan keinginan memajukan Ciamis melalui sepak bola sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Mau diterima atau tidak, yang penting saya sudah bertemu. Ternyata Pak Doktor Iman merespons dengan sangat baik. Bahkan beliau mengatakan, urusan kewajiban finansial menjadi tanggung jawabnya. Saya sendiri tidak menyangka,” ujarnya.

Sehari setelah pertemuan itu, dana sebesar Rp7,5 miliar telah masuk ke rekening PSGC Ciamis. Herdiat mengaku sempat merasa lega. Namun, perasaan itu tidak berlangsung lama.

Ia kemudian menghubungi sejumlah rekannya yang mengelola klub Liga 2 untuk mencari gambaran kebutuhan operasional sebuah tim profesional. Jawaban yang diterima justru membuatnya terkejut.

“Dalam kesempatan itu saya telepon teman-teman yang berada di Liga 2. Menanyakan bagaimana pengelolaan tim profesional. Sangat jauh berbeda, termasuk di sisi finansial. Berapa anggaran yang dibutuhkan? Begitu nanya ke dua atau tiga klub, langsung lutut saya bergetar,” ungkap Herdiat.

Tantangan Biaya Liga 2 Membawa Herdiat Bertemu dengan Manajemen Persib Bandung

Menyadari besarnya tantangan finansial dan manajerial, Herdiat tidak menyerah. Melalui berbagai jaringan, pada pertengahan Maret ia akhirnya dipertemukan dengan Deputi CEO Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan. Pertemuan itu menjadi awal pembahasan kerja sama yang membuka jalan bagi PSGC menjadi tim satelit Persib.

Proses penyelarasan dan pembahasan kerja sama yang berlangsung cukup panjang sempat membuat Herdiat dilanda kepanikan. Di saat bersamaan, ia terus mendapat pertanyaan dari para jurnalis mengenai kejelasan masa depan PSGC.

“Agak panik Pak Adit, karena terlalu lama. Sementara setiap ada kegiatan apa pun, teman-teman media selalu menanyakan perkembangan PSGC,” katanya.

Titik terang akhirnya datang setelah manajemen PSGC juga bertemu dengan tokoh sepak bola Jawa Barat asal Ciamis sekaligus sesepuh Persib Bandung, Umuh Muchtar.

Kini, PSGC Ciamis dipastikan tidak lagi berjalan sendiri. Melalui kolaborasi tersebut, Persib Bandung akan mendampingi PSGC dalam membangun tata kelola klub profesional, mulai dari aspek manajemen hingga pengembangan tim.

Baca Juga: PSGC Ciamis Jadi Tim Satelit Persib Bandung, Ini Bocoran Regulasi dan Targetnya!

“Hari ini teman-teman media, alhamdulillah kita sudah menyepakati kerja sama atau kolaborasi antara PSGC Ciamis dengan Persib Bandung. Intinya bagaimana kita belajar mengelola klub secara profesional. Alhamdulillah, kita menjadi tim satelit Persib Bandung, dan Persib beserta jajaran manajemennya siap membimbing kita,” pungkas Herdiat. (Feri/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |