Bupati Sumedang Tinjau Lokasi Banjir di Tomo, Ratusan Rumah Terdampak Luapan Sungai Cilutung

5 hours ago 5

harapanrakyat.com,- Banjir yang melanda tiga desa di Kecamatan Tomo, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, akibat meluapnya Sungai Cilutung, mendapat perhatian langsung dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang.

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir meninjau langsung ke lokasi kejadian untuk memastikan penanganan berjalan cepat, dan warga terdampak mendapat bantuan, Kamis (12/2/2026).

Banjir terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak Rabu (11/2/2026) malam. Tingginya intensitas hujan membuat debit Sungai Cilutung meningkat dan meluap ke pemukiman warga di Desa Darmawangi, Desa Marongge, dan Desa Tolengas. Ketinggian air dilaporkan mencapai lutut hingga pinggang orang dewasa.

Baca Juga: Hujan Deras Picu Banjir di Tomo Sumedang, Ratusan Rumah dan Sekolah Terdampak

Data sementara mencatat sebanyak 147 rumah di Desa Darmawangi terendam. Di Desa Marongge 66 rumah terdampak, termasuk fasilitas umum seperti masjid, posyandu, dan PAUD. Sementara di Desa Tolengas sedikitnya ada 160 rumah ikut terendam banjir.

Evakuasi Warga Terdampak Luapan Sungai Cilutung di Sumedang

Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumedang bersama aparat Kecamatan Tomo bergerak cepat setelah menerima laporan. Warga yang terdampak langsung dievakuasi ke lokasi aman untuk menghindari risiko korban jiwa.

Dony mengapresiasi respons cepat seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan bencana tersebut. Ia bersyukur banjir dapat surut dalam waktu relatif singkat.

Baca Juga: Longsor di Jatigede Sumedang Hancurkan Warung dan Ancam Dua Bangunan Lainnya

“Langkah awal yang kita lakukan adalah memastikan warga dievakuasi dengan aman, sehingga tidak ada korban jiwa. Alhamdulillah, air Sungai Cilutung mulai surut dalam waktu sekitar satu jam,” katanya.

Ia menegaskan perlunya langkah komprehensif untuk mencegah kejadian serupa terulang. Menurut Dony, penanganan harus dilakukan secara berkelanjutan, baik dalam jangka pendek, menengah, maupun panjang.

“Upaya reboisasi di wilayah hulu serta penguatan daerah aliran sungai menjadi bagian penting dalam mengurangi risiko banjir. Terutama saat curah hujan tinggi,” terangnya.

Penanganan tersebut akan melibatkan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung bersama sejumlah instansi terkait. Selain itu, Bupati juga meminta Forkopimcam, BPBD, Dinas PUTR, serta Perkimtan untuk menyusun prosedur tetap penanganan banjir luapan Sungai Cilutung.

Baca Juga: Pergerakan Tanah di Sumedang, Dua Rumah Ambruk Empat Rumah Terancam 

“Tujuannya agar mekanisme evakuasi dan penanganan darurat lebih terarah jika bencana kembali terjadi,” jelasnya.

Dalam kunjungannya, Dony turut menyerahkan bantuan paket sembako kepada warga terdampak. Bantuan tersebut sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang tengah mengalami musibah. (Aang/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |