Gangguan Telinga Otitis Eksterna Difusa Karena Infeksi Bakteri

10 hours ago 6

Otitis eksterna difusa ialah salah satu bentuk dari infeksi pada telinga luar. Gangguan telinga ini umumnya melibatkan seluruh bagian liang telinga. Kondisinya muncul ketika kulit di saluran telinga teriritasi dan terinfeksi oleh mikroorganisme seperti bakteri atau jamur. Secara garis besar, infeksi ini termasuk dalam istilah swimmer’s ear. Hal ini lantaran sering terjadi pada orang yang terpapar air di telinga tanpa melakukan pengeringan secara tepat.

Baca Juga: Penyebab Telinga Berdengung Membuat Tidak Nyaman, Apa Saja?

Mengenal Infeksi Otitis Eksterna Difusa

Infeksi pada gangguan telinga satu ini memengaruhi permukaan kulit sepanjang saluran telinga. Akibatnya, jaringan kulit menjadi bengkak, memerah, dan terasa nyeri saat penderitanya sentuh. Tak hanya itu, kondisi ini pun dapat menyebabkan produksi cairan berlebih dari dalam telinga.

Istilahnya sendiri merujuk pada penyebaran peradangan yang tidak terbatas pada satu titik saja, tetapi menyeluruh pada kulit saluran telinga. Ini berbeda dari bentuk lokal yang hanya menyerang area tertentu seperti folikel rambut di dalam telinga.

Penyebab dan Faktor Risiko

Infeksi bakteri merupakan penyebab utama otitis eksterna difusa. Bakteri seperti Pseudomonas aeruginosa sering menjadi pemicu karena mudah berkembang di lingkungan yang lembap. Sementara bakteri lain seperti Staphylococcus aureus juga ikut berperan dalam timbulnya infeksi ini.

Selain itu, jamur juga dapat menyebabkan kondisi gangguan telinga, meskipun kasus infeksi jamur lebih jarang terjadi daripada infeksi bakteri. Faktor pemicunya biasanya berkaitan dengan kelembapan berlebihan di dalam saluran telinga. Misalnya kemasukan air setelah berenang atau mandi.

Baca Juga: Telinga Kemasukan Air dan Cara Mudah Mengeluarkannya

Lebih lanjut, kebiasaan seperti membersihkan telinga dengan benda tajam atau cotton bud dapat melukai kulit di dalam saluran telinga. Nah luka ini membuka jalan bagi mikroorganisme untuk masuk dan berkembang biak. Selain itu, penggunaan alat bantu dengar atau earbud yang sering memberi tekanan pada kulit telinga juga meningkatkan risiko infeksi.

Gejala yang Muncul

Siapapun harus tahu tanda awal dari otitis eksterna. Biasanya, gangguan telinga ini berupa gatal ringan di telinga yang kemudian berkembang menjadi nyeri ketika penderitanya sentuh atau tekan. Bahkan kulit di sekitar liang telinga juga dapat tampak kemerahan dan bengkak akibat peradangan.

Seiring berlanjutnya infeksi otitis eksterna, maka rasa sakit bisa semakin berat hingga terasa pada rahang dan area sekitar kepala. Tak hanya itu, cairan atau nanah mungkin keluar dari telinga sehingga membuat telinga terasa penuh atau tersumbat. Gangguan telinga ini tentu dapat memengaruhi pendengaran sementara.

Pada kondisi yang parah, pembengkakan bisa terlihat lebih luas bahkan kelenjar getah bening di leher dapat ikut membesar. Demam juga sering kali terjadi sebagai respons tubuh terhadap infeksi yang berlangsung. Apabila gejala otitis eksterna difusa menjadi sangat kuat, maka penting untuk mendapat pemeriksaan medis.

Penanganan Lanjutan

Diagnosis gangguan telinga ini bisa penderitanya dapatkan dengan melakukan pemeriksaan langsung oleh tenaga kesehatan pada bagian telinga luar. Dokter biasanya akan menggunakan alat khusus untuk melihat bagian dalam liang telinga secara lebih jelas. Penanganan awalnya meliputi pembersihan liang telinga dari sisa kotoran, cairan, atau jaringan mati.

Ini bertujuan untuk membantu agar obat yang dokter berikan bekerja secara efektif pada area yang terinfeksi. Nah untuk mengurangi peradangan dan nyeri, terkadang dokter juga memberi obat antinyeri atau kortikosteroid. Jika infeksi sudah menyebar luas atau tidak membaik dengan pengobatan lokal, maka perlu terapi antibiotik.

Baca Juga: Telinga Berdenging Sebelah Kiri? Awas Bisa Jadi Tinnitus!

Otitis eksterna difusa adalah infeksi gangguan telinga yang bisa memengaruhi kenyamanan sehari-hari melalui nyeri, gatal, dan gangguan pendengaran sementara. Meskipun pemicunya dari kelembapan di telinga, kondisi ini dapat siapapun cegah dengan langkah sederhana. Paling penting ialah melakukan perawatan medis sejak dini agar mempercepat pemulihan dan mencegah komplikasi serius dari otitis eksterna difusa. (R10/HR-Online)

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |