Ambisi Persib Bandung untuk mencuri poin dalam lawatannya ke Thailand harus terbentur tembok kokoh tuan rumah. Datang ke Stadion Ratchaburi pada Rabu (11/2/2026), tim berjuluk Maung Bandung kalah di laga tandang dengan skor telak 0-3 oleh Ratchaburi FC. Pertandingan tersebut adalah leg pertama babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2).
Baca Juga: Ratchaburi Pede di Kandang, Bojan Hodak Percaya Hasil Akhir Ditentukan di Bandung
Pertandingan baru berjalan lima menit ketika lini pertahanan Persib dikejutkan oleh penyelesaian dingin Pedro “Tana” Placeres. Gol cepat ini seolah meruntuhkan skema permainan yang telah pelatih Bojan Hodak susun. Meski sempat memberikan perlawanan dan nyaris memperkecil ketertinggalan melalui peluang emas yang membentur tiang gawang, keberuntungan nampaknya belum berpihak pada Persib.
Memasuki babak kedua, dominasi Ratchaburi semakin tak terbendung. Pada menit ke-53, Gabriel Mutombo Kupa memperlebar jarak menjadi 2-0. Penderitaan Persib akhirnya ditutup oleh gol kedua Pedro Placeres pada menit ke-84 yang memastikan kemenangan tiga gol tanpa balas bagi tuan rumah.
Evaluasi Bojan Hodak Pasca Kalah di Laga Tandang
Usai laga, Bojan Hodak tidak menutupi kekecewaannya. Ia menyoroti hilangnya konsentrasi anak asuhnya, terutama pada menit-menit awal dan kegagalan mengantisipasi serangan balik.
“Kami tidak memulai laga dengan baik dan sudah kebobolan dalam 10 menit pertama. Di babak kedua, kami kehilangan kendali di lini tengah dan sering kalah dalam perebutan second ball,” ujar pelatih asal Kroasia tersebut usai pertandingan.
Baca Juga: Tiga Pilar Utama Persib Bandung Absen di Duel Panas Kontra Ratchaburi
Selain faktor taktis, cuaca panas yang menyengat di Ratchaburi diakui menjadi kendala fisik yang menguras energi Marc Klok dan kawan-kawan sepanjang 90 menit pertandingan.
Laga ini juga menjadi panggung perdana bagi dua amunisi anyar Persib, Sergio Castel dan Layvin Kurzawa. Keduanya masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua. Meski timnya kalah di laga tandang, Hodak tetap memberikan pembelaan terhadap performa debutan tersebut.
“Keduanya masih dalam proses adaptasi. Wajar jika mereka butuh waktu untuk menyatu dengan tim. Namun, saya melihat potensi besar dari mereka untuk membantu skuad ke depannya,” tambah Hodak optimis.
Misi Pembalasan di Si Jalak Harupat
Kekalahan 0-3 merupakan defisit yang cukup berat, namun bukan hal yang mustahil untuk dibalikkan. Persib kini memiliki waktu tujuh hari untuk memulihkan kondisi dan mematangkan strategi sebelum menjamu Ratchaburi FC di Bandung pada leg kedua.
Bojan Hodak berharap tuah stadion yang penuh dan dukungan militan Bobotoh dapat menjadi faktor pembeda. “Kami butuh stadion yang penuh. Bermain di Bandung tidak pernah mudah bagi lawan, dan kami berjanji akan tampil jauh lebih baik di sana,” tutupnya.
Leg kedua akan menjadi ujian karakter sesungguhnya bagi Maung Bandung untuk membalaskan kekalahan di laga tandang. Apakah mereka mampu bangkit dan menciptakan malam bersejarah di Bandung, atau justru tersingkir dari kompetisi Asia? Jawabannya akan ditentukan dalam 90 menit berikutnya. (Adi/R5/HR-Online)

15 hours ago
7

















































