Daya Tarik dan Fakta Menarik Museum Dar Al Madinah

12 hours ago 5

Museum Dar Al Madinah merupakan salah satu destinasi bersejarah yang tak boleh terlewatkan begitu saja. Terlebih lagi bagi kalangan umat muslim. Destinasi bersejarah ini sendiri ada di jantung kota Madinah.

Baca Juga: Sumur Adzaq Madinah Mata Air Kegembiraan Jernih, Ini Kisahnya

Museum ini ada di dalam bangunan bersejarah pada era Ottoman. Tak lain di dalam Istana Sultan Abdul Majid. Disebut sebagai destinasi bersejarah karena museum ini memang jadi saksi bisu perjalanan seribu tahun Madinah. Mulai dari momen hijrah Rasulullah sampai periode Umayyah serta Ottoman.

Museum Dar Al Madinah dan Daya Tariknya

Sebagai destinasi bersejarah, umat muslim perlu mengunjungi museum yang satu ini. Apalagi museum ini memiliki berbagai daya tarik. Untuk mengetahui apa saja daya tariknya, bisa cermati ulasan di bawah ini.

Ada Pameran Biografi Nabi Muhammad

Salah satu daya tariknya yaitu museum ini memiliki pameran tentang biografi Nabi Muhammad. Hal tersebut juga terkenal dengan istilah Sirah Nabawiyah. Pameran ini terlihat secara interaktif dan visual. Oleh sebab itu, umat muslim yang melihat pameran tersebut, bisa mendapatkan pengalaman berkesan dan tak terlupakan.

Menampilkan Sejarah Madinah

Selain memiliki pameran tentang biografi Nabi Muhammad, rupanya Museum Dar Al Madinah ini juga menunjukkan bagaimana sejarah Madinah. Mulai dari keilmuan, kebersamaan hingga spiritualitas umat muslim di Kota Madinah. Apabila mengunjungi museum ini dan melihat sejarah tersebut, bisa meningkatkan keimanan umat muslim.

Melalui museum ini, umat muslim juga bisa mengetahui bagaimana perjalanan Kota Madinah hingga akhirnya jadi pusat peradaban Islam. Hal ini karena di dalam museum tersebut, ada berbagai model arsitektur kuno, artefak, manuskrip dan replika bersejarah. Umat muslim pun juga bisa memahami bagaimana perjalanan kehidupan Rasulullah beserta para sahabat melalui penggambaran di museum ini.

Pusat Referensi Ilmiah

Masih ada banyak daya tarik lainnya yang dimiliki oleh museum ini. Rupanya museum ini termasuk tempat wisata edukatif yang membantu peneliti untuk mendalami sejarah maupun peninggalan arkeologis Kota Madinah. Peneliti bisa menemukan referensi ilmiah maupun menambah wawasan karena di dalam museum ada banyak koleksi.

Baca Juga: Sejarah Perang Ghathafan, Upaya Menyerbu Kota Madinah

Penataan ruang Museum Dar Al Madinah juga kreatif dan menampilkan berbagai warisan budaya Islam. Formatnya pun dibuat semenarik mungkin sehingga mengundang siapa saja untuk ikut mengenalnya. Selain menarik, formatnya juga informatif sehingga mudah untuk dipahami.

Fakta Menarik Dar Al Madinah

Selain memiliki berbagai daya tarik, museum ini juga menyimpan sejumlah fakta menarik. Umat muslim perlu mengetahui apa saja fakta tersebut. Berikut beberapa diantaranya.

Berada di Lokasi Strategis

Sebagaimana yang sudah kita singgung tadi bahwa museum ini ada di jantung kota madinah. Lebih tepatnya ada di kawasan Ekonomi serta Sains yang ada di Kota Madinah. Lokasi tersebut ada di Jalan Safwan bin Malik.

Lokasi Museum Dar Al tersebut dekat dengan Bandara AMAA (Amir Mauhammad Abdul Malik) di Kota Madinah. Untuk menempuhnya hanya membutuhkan waktu sekitar 10 menit. Tak hanya itu, museum ini juga dekat Masjid Nabawi dengan waktu tempuh sekitar 30 menit.

Didampingi Pemandu Profesional

Ketika tertarik untuk mengunjungi museum ini, wisatawan akan didampingi oleh pemandu profesional. Pemandu tersebut memiliki pengetahuan yang luas dan bisa menyampaikan informasi secara runtut. Bahkan juga bisa menjelaskan berbagai peristiwa penting yang berkaitan dengan museum ini.

Mengenai keterbatasan bahasa, tak perlu pusing memikirkannya. Hal ini karena pemandu yang ada di Museum Dar Al Madinah tersebut jumlahnya cukup banyak. Tinggal pilih saja mau pemandu dengan bahasa Inggris, Arab atau Urdu.

Harga Tiket Masuk Terjangkau

Untuk memasuki museum ini, wisatawan perlu mengeluarkan biaya tiket masuk. Tenang saja karena tiket masuknya cukup terjangkau. Orang dewasa bisa membayar tiket masuk sebesar 25 riyal atau sekitar Rp100 ribu. Sementara anak-anak, biayanya 15 riyal atau setara Rp60 ribu. Kemudian untuk jadwal bukanya antara jam 9 pagi hingga 8 malam waktu setempat.

Baca Juga: Masjid Qiblatain di Madinah, Saksi Perpindahan Arah Kiblat

Museum Dar Al Madinah memang menarik untuk dikunjungi. Terlebih lagi bagi kalangan umat muslim yang ingin mengetahui sejarah peradaban Islam di Kota Madinah maupun kehidupan Rasulullah. Museum Dar Al bisa dibilang sebagai destinasi bersejarah yang terasa kurang lengkap jika tak disambangi ketika sedang berada di Kota Madinah. (R10/HR-Online)

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |