Setelah lama penggemar nantikan, film Harusnya Horor akhirnya umumkan jadwal tayang. Harusnya Horor menjadi salah satu film yang cukup menarik perhatian warganet sejak produksinya pada 2025 lalu. Bagaimana tidak, project ini merupakan karya yang membawa nama rapper Reza Arap ke posisi baru sebagai sutradara.
Baca Juga: Film Dukun Magang Sudah Tayang, Debut Komedi Hana Saraswati
Cuplikan adegan yang rilis di media sosial sejak Minggu, 28 Juni 2026 kemarin sukses membuat publik heboh. Di dalamnya menggabungkan elemen menyeramkan dengan balutan humor segar. Alurnya mencoba memberikan pengalaman baru bagi penonton yang menyukai cerita horor dengan sentuhan lebih menghibur.
Sinopsis Film Harusnya Horor
Harusnya Horor mengangkat kisah sekelompok kreator konten horor yang sedang menghadapi masalah finansial. Mereka mencoba bertahan hidup dengan membuat konten bertema dunia mistis. Hanya saja, ide konyol tersebut justru menemukan kenyataan unik yang tidak pernah mereka bayangkan sebelumnya.
Dalam cerita, kelompok pemuda ini bertemu dengan para hantu yang ternyata sudah kehilangan kemampuan untuk membuat manusia takut. Berbeda dari gambaran makhluk menyeramkan yang selama ini populer di masyarakat, para hantu dalam film memendam masalah berat. Mereka frustasi karena manusia mulai tidak percaya atau tak lagi takut terhadap keberadaan mereka.
Melihat kondisi tersebut, para kreator konten pun kemudian memiliki ide untuk bekerja sama dengan para hantu. Tujuannya adalah membantu mengembalikan citra mereka agar kembali dianggap menakutkan oleh manusia. Namun, lagi-lagi perjalanan menuju tujuan itu tidaklah sederhana.
Di balik usaha menghidupkan kembali ketakutan terhadap dunia hantu, para karakter malah menemukan berbagai pelajaran tentang kehidupan. Hubungan yang terjalin antara manusia dan makhluk gaib membuka pemahaman baru. Terutama mengenai rasa kehilangan, hubungan, perjuangan, serta arti kepedulian.
Dengan konsep komedi horor, film ini tidak hanya mengandalkan adegan menegangkan, tetapi juga menghadirkan situasi lucu. Kelucuan-kelucuan muncul dari interaksi antara manusia dan hantu. Perpaduan tersebut menjadi salah satu daya tarik utama dari film ini. Lantas bagaimana nasib para makhluk beda alam ini selanjutnya?
Project Terakhir Lula Lahfah
Selain menjadi debut Reza Arap sebagai sutradara, film Harusnya Horor juga memiliki sisi emosional. Apalagi mengingat project-nya menjadi karya terakhir yang melibatkan mendiang Lula Lahfah. Kehadiran Lula dalam film ini membuat proyek tersebut memiliki makna khusus bagi orang-orang yang terlibat di dalamnya.
Baca Juga: Warkop DKI: Viralin Dong! 2026, Komedi Horor Segar yang Hidupkan Lagi Semangat Warkop
Reza Arap sempat menyampaikan bahwa film ini merupakan karya yang ingin ia selesaikan dengan sebaik mungkin. Baginya, menyelesaikan proyek tersebut menjadi bentuk penghormatan terhadap proses kreatif yang telah mereka jalani bersama. Arap meyakini Lula Lahfah pasti bangga apa yang ia upayakan benar-benar terwujud.
Melalui film ini, penonton nantinya tidak hanya akan melihat cerita horor dengan ciri khas berbeda. Lebih dari itu, penggemar juga dapat menyaksikan salah satu penampilan terakhir Lula Lahfah di layar lebar. Hal tersebut membuat Harusnya Horor memiliki nilai sentimental tersendiri. Terlebih bagi yang merindukan keceriaan sang public figure.
Naskah Film dan Tim Produksi
Di balik cerita unik yang muncul, film Harusnya Horor dikembangkan oleh tim kreatif dengan pengalaman mumpuni. Skenario film ini adalah hasil tulisan Rahabi Mandra bersama Syahrun Ramadhan. Mereka menghadirkan konsep horor dengan gaya yang lebih ringan dan sarat pembelajaran.
Keduanya menyusun cerita yang tidak hanya berfokus pada ketegangan, tetapi juga memasukkan unsur komedi sekaligus drama. Hal tersebut membuat perjalanan karakter terasa lebih dekat dengan kehidupan manusia sehari-hari. Tim kreatif optimis penonton banyak yang relate dan terkesan.
Film ini diproduksi oleh Legacy Pictures dan Sinemart Indonesia. Dua-duanya populer sebagai rumah produksi terbaik yang kerap ikut berperan dalam menghadirkan berbagai karya hiburan untuk masyarakat. Kolaborasi tersebut menjadi salah satu alasan mengapa film ini cukup layak dinantikan.
Bagi Reza Arap sendiri, proyeknya adalah langkah besar. Mengingat untuk pertama kalinya ia mengambil peran sebagai sutradara. Sebelumnya, ia terkenal sebagai musisi, kreator digital dan figur publik. Melalui Harusnya Horor, ia mencoba memperluas perjalanan kreatifnya ke dunia perfilman.
Deretan Pemain Harusnya Horor
Selain Reza Arap dan Lula Lahfah, film Harusnya Horor turut menghadirkan sejumlah pemain lain yang ikut memperkuat jalan cerita. Para pemeran tersebut memiliki peran masing-masing dalam membangun kisah tentang manusia dan para hantu. Beberapa nama yang ikut bergabung antara lain Tierison, Garry Ang, Yuka Theo, Bravyson, Niko Junius dan Aloy.
Baca Juga: Sekawan Limo 2: Gunung Klawih, Horor Komedi Indonesia yang Siap Ramaikan Bioskop
Itulah sinopsis film Harusnya Horor dan sederet informasi penting lainnya. Harusnya Horor siap menjadi film Indonesia yang membawa kombinasi berbeda antara horor, komedi dan drama kehidupan. Para penonton dapat menyaksikan perjalanan unik tersebut mulai 20 Agustus 2026 di bioskop Indonesia. Jangan sampai ketinggalan! (R10/HR-Online)

12 hours ago
11

















































