Media Lokal dan PLN Siap Akselerasi Transisi Energi dan Ekonomi Hijau

17 hours ago 6

harapanrakyat.com,- Media lokal, new media, dan PLN siap mengakselerasi transisi energi dan ekonomi hijau. Kesiapan akselerasi menuju energi dan ekonomi hijau tersebut, mengemuka dalam diskusi ‘Percepatan Transisi Energi Menuju Ekonomi Hijau’ dari kolaborasi Suara.com dengan PLN (Persero) pada Rabu, 11 Februari 2026 di Harris Hotel, Bandung.

Baca Juga: PLN Ciamis Pastikan SPKLU Beroperasi Optimal, Layanan Pengisian Kendaraan Listrik Buka 24 Jam

Diskusi itu terbagi menjadi tiga sesi. Pertama terkait Kesiapan Infrastruktur PLN Mendukung Ekosistem, Electric Vehicle (EV) atau kendaraan listrik, dan Mudik Lebaran 2026 di Jawa Barat. Kemudian, sesi kedua tentang Mitos vs Fakta EV (Technical View), dan ketiga Local Storytelling (Creative View).

Sebelum diskusi, Pemimpin Redaksi Suara.com, Suwarjono mengatakan, peranan media maupun new media tidak hanya menyampaikan informasi kepada khalayak. Ia menyebut, media tentunya memiliki tanggung jawab untuk membangun kesadaran masyarakat terhadap transisi energi maupun ekonomi hijau. Satu di antaranya adalah penggunaan kendaraan listrik yang lebih hemat energi.

“Pada dasar media ini tidak hanya sebagai penyampai informasi, tapi membangun kesadaran terhadap transisi ini. Perubahan perilaku bisa cepat, jika terdapat informasi yang bersifat edukasi dan sarat data,” kata Suwarjono.

Kesiapan Infrastruktur Mendukung Transisi Energi dan Ekonomi Hijau 

Manager PLN UP3 Bandung, Donna Sinatra memastikan infrastruktur pendukung kendaraan listrik atau EV. Seperti Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Jawa Barat sudah tersedia di berbagai daerah. Selain di jalan arteri, SPKLU di jalan Tol Jagorawi hingga Kanci juga sudah tersewa. Setidaknya, ada 27 lokasi SPKLU di jalan tol yang melintasi Jawa Barat.

“Pasokan listrik di Jawa Barat menjelang mudik lebaran, kondisinya aman. Kami juga memperluas jaringan SPKLU di jalan tol maupun arteri, untuk memudahkan masyarakat yang hendak mengisi daya kendaraannya,” kata Donna.

Baca Juga: Tren Penggunaan KBLBB di Jabar Meningkat, Wuling Motors Targetkan 150 SPK di GIIAS 2025

Sementara itu, Kepala Bidang Ketenagalistrikan Dinas ESDM Provinsi Jawa Barat, Arifin menambahkan, Pemprov Jabar tentu mendukung transisi energi hijau. “Tentu kami mendukung transisi ini. Akselerasi penggunaan kendaraan listrik harus ada sinkronisasi kebijakan pusat maupun daerah,” ujar Arifin.

Mitos vs Fakta EV

Dalam sesi dua, diskusi itu membedah mengenai keamanan baterai, hingga komparasi biaya ketika menggunakan kendaraan listrik dengan Internal Combustion Engine (ICE) atau konvensional BBM. Ketua Bidang Regulasi Asosiasi Pengusaha Pengisian Kendaraan Listrik Indonesia (APPKLI), Benhur Lumbantobing berujar, permintaan kendaraan listrik dari waktu ke waktu mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Fenomena itu menjadi peluang investasi sekaligus mendukung upaya transisi energi dan ekonomi hijau. Namun, peluang itu membutuhkan regulasi yang jelas agar realisasinya berjalan dengan efektif.

“Peluang investasi sangat terbuka dengan meningkatnya permintaan kendaraan listrik. Tapi harus ada regulasi yang mengaturnya untuk memperluas ekosistem SPKLU,” ujar Benhur.

Program Manager Local Media Community, Asep Saefullah menambahkan, peranan media lokal maupun new media tentu sangat masyarakat butuhkan untuk mendapatkan informasi mengenai transisi energi dan ekonomi hijau ini. Sebab, keduanya ini memiliki prosimitas yang lebih dengan masyarakat.

“Media lokal dan new media memiliki kedekatan yang lebih pada masyarakat. Jadi peranan mereka untuk mengedukasi masyarakat dalam transisi energi ini begitu penting,” tutur Asep.

Baca Juga: Penggunaan Kendaraan Listrik di Jawa Barat Meningkat, Tembus 1000 Persen dari 2022-2024

Selaras dengan Asep, Kepala Bidang Energi Dinas ESDM Jawa Barat, Permadi Mohamad menyebut, transisi energi dan ekonomi hijau ini tentu harus beriringan dengan literasi dan pembangunan infrastruktur pendukung kendaraan listrik. Sebab, ketersediaan infrastruktur maupun informasi yang masyarakat butuhkan akan mencerahkan mereka sebelum beralih ke kendaraan listrik.

“Pembangunan infrastruktur dan literasi mengenai transisi ini begitu penting bagi masyarakat. Sehingga, masyarakat tidak memiliki keraguan saat menggunakan kendaraan listrik, lalu di sisi yang lain transisi ini bisa berjalan optimal,” kata Permadi.

Mencoba Kendaraan Listrik hingga Membuat Konten Media Sosial

Sebelum memasuki sesi ketiga, media lokal dan new media mencoba mengendarai dan menjadi penumpang mobil listrik. Hal itu bertujuan, agar media lokal dan new media merasakan pengalaman berkendara menggunakan kendaraan listrik.

Rutenya dari Hotel Harris Jalan Ciumbuleuit menuju SPKLU yang berada di Jalan Surapati. Mereka pun sempat menyaksikan pengisian daya kendaraan listrik di SPKLU dengan teknologi fast charging.

Setelah itu, media lokal dan new media kembali ke hotel untuk melanjutkan diskusi ketiga mengenai Local Storytelling (Creative View). Dalam kesempatan itu, Social Media Team Suara.com, Ria Rizki menyampaikan tentang pembuatan konten. Ria menyampaikan perihal mengubah bahasa teknis menjadi bahasa warga, angle liputan humanis, dan optimalisasi konten video pendek.

Baca Juga: Sumedang Siap Jadi Pelopor Energi Baru Terbarukan, Bupati Dony Ajak Mahasiswa Terlibat Langsung

Dengan rangkaian diskusi ini, media lokal dan new media diharapkan bisa menyampaikan informasi transisi energi dan ekonomi hijau secara relevan, akurat, dan mudah dipahami. (Reza/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |