Pertahankan Predikat Kota Terbersih di Asia Tenggara, Ini yang Dilakukan UPTD Persampahan Banjarsari Ciamis

16 hours ago 6

harapanrakyat.com,- Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Persampahan Wilayah Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, kini tengah gencar melakukan edukasi dan sosialisasi pengelolaan sampah kepada masyarakat. Hal tersebut dilakukan guna mempertahankan predikat kota kabupaten terbersih di Asia Tenggara.

Baca Juga: Ciamis Kota Terbersih ASEAN, Kok Disidak Menteri Lingkungan Hidup?

Kepala UPTD Persampahan Wilayah Banjarsari, Usin Nurhaedi mengatakan, pihaknya terus bergerak mengajak seluruh instansi maupun elemen masyarakat untuk lebih tertib dalam membuang sampah. Menurutnya, sinergi semua pihak sangat diperlukan agar kebersihan lingkungan tetap terjaga.

“Alhamdulillah, mulai saat ini kesadaran masyarakat terkait sampah semakin tinggi. Hal itu tentu tidak lepas dari bentuk kerja sama dalam menjaga lingkungan agar lebih sehat,” katanya, Kamis (12/02/2026).

Niat Pertahankan Predikat Kota Terbersih di Asia Tenggara Terhalang Kendala

Meski kesadaran warga untuk mempertahankan Ciamis menjadi Kota Terbersih di Asia Tenggara meningkat, namun Usin tidak menampik bahwa pihaknya masih menghadapi kendala teknis di lapangan. Terutama mengenai ketersediaan armada pengangkut sampah yang dinilai masih sangat minim.

Baca Juga: Persoalan Penanganan Sampah Jadi Sorotan, Dedi Mulyadi Ingin Daerah Lain Mencontoh Kabupaten Ciamis

Usin mengungkapkan, untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat, UPTD Persampahan Banjarsari idealnya memiliki tambahan armada. Pasalnya, saat ini mereka hanya mengandalkan dua unit truk sampah untuk meng-cover wilayah yang sangat luas.

“Saat ini armada pengangkut sampah di wilayah Banjarsari baru ada dua unit dump truck. Kondisinya pun sudah tergolong tua,” ungkapnya.

Lanjut Usin, kebutuhan tambahan armada ini sangat mendesak mengingat luasnya wilayah kerja UPTD Banjarsari yang mencakup lima kecamatan. Antara lain Kecamatan Banjarsari, Banjaranyar, Pamarican, Purwadadi, dan Kecamatan Lakbok.

“Minimal ada tambahan armada satu unit lagi. Dengan wilayah cakupan lima kecamatan yang sangat luas ini, tentu penambahan armada menjadi kunci utama agar pelayanan pengangkutan sampah bisa lebih optimal dan merata,” katanya.

Sebelumnya, predikat sebagai kota terbersih tingkat Asia Tenggara yang disandang Kabupaten Ciamis juga menjadi perhatian pemerintah pusat. Status tersebut tidak membuat daerah ini lepas dari pengawasan, justru sebaliknya.

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq pada Minggu (1/6/2026) lalu, bahkan melakukan sidak atau inspeksi mendadak ke beberapa titik pengelolaan sampah di wilayah Ciamis. Langkah ini dilakukan karena Ciamis dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi percontohan nasional dalam tata kelola kebersihan dan pengelolaan sampah.

Baca Juga: Apa Arti Korve yang Diteriakkan Bupati Herdiat saat Apel Ciamis Lebih Bersih?

Dengan kombinasi edukasi masyarakat, penguatan sinergi lintas sektor, serta dorongan peningkatan sarana prasarana, UPTD Persampahan Banjarsari berharap Ciamis tidak hanya mampu mempertahankan predikat Kota Terbersih di Asia Tenggara yang telah diraih. “Tetapi juga terus meningkatkan standar kebersihan sebagai identitas daerah,” pungkasnya. (Suherman/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |