Aplikasi iOS dan Android OpenClaw Resmi Rilis, Kelola Agen AI dari Ponsel

10 hours ago 13

Aplikasi iOS dan Android OpenClaw resmi rilis. OpenClaw meluncurkan aplikasi mandiri yang bisa pengguna akses melalui perangkat iOS maupun Android. Inovasi teknologi kecerdasan buatan ini, memudahkan pengguna untuk mengelola agen AI secara langsung melalui ponsel.

Baca Juga: Aplikasi Creator Studio Apple, Solusi Kreatif untuk Produksi Konten Modern

Seperti yang kita tahu, OpenClaw merupakan agen kecerdasan buatan (AI) yang menjalankan tugas melalui model bahasa besar atau LLMs. Awalnya, OpenClaw dikenal dengan Clawdbot, Moltbot, dan Molty. Setelah mengalami pengembangan, agen AI ini menggunakan berbagai platform perpesanan sebagai antarmuka pengguna utamanya.

Sebelumnya, pengguna hanya bisa mengakses OpenClaw melalui laptop. Perilisan aplikasi mandirinya, membuat pengguna dapat berinteraksi dengan agen AI melalui perangkat mobile. Berbekal konsep autonomous AI agent yang diterapkan, pengguna bisa menyelesaikan berbagai pekerjaan secara otomatis lewat iOS maupun Android.

Fungsi Aplikasi iOS dan Android OpenClaw

Aplikasi iOS dan Android OpenClaw tidak hanya berfungsi untuk melakukan percakapan dengan agen AI. Lebih dari itu, pengguna juga bisa mengelola tugas dan memantau progresnya. Agen AI akan menjalankan perintah sesuai persetujuan pengguna. Itu artinya, pengguna memiliki kendali penuh yang bisa mengontrol tindakan agen AI.

Tak hanya itu saja, aplikasi mandiri OpenClaw memungkinkan pengguna untuk memberikan akses hingga perintah ke berbagai fitur perangkat. Mulai dari layar, foto, kamera, lokasi, kalender, pengingat, hingga kontak. Berbagai aktivitas digital bisa pengguna jalankan sesuai kebutuhan dengan cepat dan tepat.

OpenClaw yang bisa diakses melalui iOS dan Android, membantu pengguna untuk melakukan coding. Selain itu, pengguna juga bisa membuat jadwal, merangkum dokumen, hingga menjalankan workflow. Aktivitas-aktivitas tersebut yang sebelumnya kita lakukan secara manual, kini dapat berjalan otomatis.

Keunggulan Aplikasi Mandiri OpenClaw iOS dan Android

Penggunaan OpenClaw iOS dan Android tetap konsisten. Hal ini karena penerapan OpenClaw Gateway untuk melakukan komunikasi dengan agen AI. Gateway berfungsi sebagai penghubung antara agen AI, smartphone, dan berbagai tools yang akan digunakan.

Baca Juga: Aplikasi Snapseed Edit Foto dengan Banyak Efek yang Praktis untuk Hasil Profesional

OpenClaw mobile memberikan kepraktisan bagi pengguna. Ketika workflow selesai atau membutuhkan perhatian, agen AI akan mengirimkan notifikasi secara real time. Kemudian, pengguna bisa mengirim foto untuk diidentifikasi atau dianalisis langsung dari ponsel.

Hal ini tentu lebih menguntungkan jika dibandingkan dengan sebelumnya yang mengharuskan pengguna membuka perangkat lain. Selain itu, interaksi menjadi semakin cepat karena bisa memanfaatkan voice command. Dibalik fungsi dan keunggulannya, smartphone sebaiknya hanya berperan sebagai media untuk mengakses aplikasi OpenClaw, baik iOS dan Android.

Smartphone bukan sebagai media untuk menjalankan server utama. Tak sedikit yang menggunakan VPS sebagai server. Smartphone hanya berfungsi sebagai alat kontrol.

Penggunaan Aplikasi Android OpenClaw

Aplikasi mandiri OpenClaw untuk Android sudah tersedia di Google Play. Ini merupakan node pendamping dan membutuhkan OpenClaw Gateway yang tengah berjalan. Kontrol sistem berada di host Gateway.

Penggunaan Aplikasi iOS OpenClaw

Berbeda dengan Android, build aplikasi iOS didistribusikan melalui kanal Apple saat pengaktifan. Build pengembang lokal juga dapat berjalan dari sumber. Aplikasi iOS terhubung ke Gateway melalui WebSocket, yakni LAN atau tailnet.  Selain itu, memiliki kemampuan untuk mengekspos tangkapan layar, voice wake, Canvas, location, snapshot layar, hingga mode talk.

Perilisan aplikasi iOS dan Android OpenClaw menjadi pencapaian yang sangat penting, terutama bagi pengguna iPhone. Bukan tanpa alasan, selama ini Apple sangat selektif dalam meninjau aplikasi agen AI. Apple menerapkan proses peninjauan yang ketat untuk menyetujui penerapan agen AI pada perangkatnya.

Sebelumnya, Apple menolak sejumlah aplikasi agen AI. Alasannya terkait keamanan dan kemampuan aplikasi agen AI dalam mengakses berbagai fungsi sistem. Karena kebijakan ini, sejumlah pengguna iPhone memilih untuk tetap memanfaatkan aplikasi agen AI melalui aplikasi pihak ketiga.

Aplikasi pihak ketiga yang populer adalah Telegram dan WhatsApp. Pengguna hanya perlu menjalankan OpenClaw pada VPS atau server terlebih dahulu. Kemudian, mengaktifkan fitur Telegram dengan konfigurasi OpenClaw.

Setelah itu, membuat bot dengan menggunakan BotFather. Bot akan terhubung ke OpenClaw. Pengguna bisa mengirim pesan, foto, dokumen, atau voice note ke bot melalui Telegram.

Baca Juga: Aplikasi BYOND BSI, Fitur hingga Cara Mendaftarnya

Peluncuran aplikasi iOS dan Android OpenClaw menunjukkan semakin canggihnya penerapan kecerdasan buatan. Namun, penggunaan aplikasi mandiri OpenClaw di Android dan iOS tetap mengutamakan aspek keamanan. Pengguna harus memahami izin akses dengan baik agar privasi dan keamanan data selalu terjaga. (R10/HR-Online)

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |