Lewat SIBS 2026 di Bandung, Jabar dan Selangor Perkuat Sinergi Ekonomi hingga Sektor Medical Tourism

2 hours ago 4

harapanrakyat.com,- Pemprov Jawa Barat bersama Pemerintah Negeri Selangor, Malaysia membuka Selangor International Business Summit (SIBS) 2026 di Kota Bandung. Pertemuan strategis lintas negara ini menjadi wadah krusial untuk memperkuat integrasi ekonomi regional, ketahanan pangan, industri syariah. Hingga ekspansi masif di sektor wisata medis medical tourism.

Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan mengatakan, pemilihan Bandung sebagai lokasi pertama SIBS 2026 di luar Malaysia merupakan momentum emas yang wajib dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh para pelaku usaha lokal dari kedua belah pihak.

Ia berharap agenda internasional ini tidak mandek sebagai acara seremonial belaka. Kerjasama intensif harus segera ditindaklanjuti untuk menangkap peluang investasi di bidang manufaktur, infrastruktur, pariwisata, hingga perdagangan umum. Tujuannya untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi di level ASEAN.

Baca Juga: Pariwisata Halal hingga Ekonomi Pesantren Antar Jabar Jadi Juara Umum Anugerah Adinata Syariah 2026

‘Kita tangkap berbagai macam peluang usaha dan investasi dari kedua belah pihak, sehingga ke depan kita yang serumpun ini semakin baik lagi. Pertumbuhan ekonomi Jawa Barat dan Selangor juga akan berpengaruh langsung pada ketahanan ekonomi secara regional,” kata Erwan, Rabu (8/7/2026).

SIBS 2026 di Bandung, Peluang Jabar Adopsi Industri Syariah Global

Selain sektor manufaktur, Erwan menyoroti peluang besar Jawa Barat untuk mengadopsi kesuksesan Malaysia dalam memimpin pasar industri syariah global.

Mengingat Jawa Barat baru saja mempertahankan penghargaan Adinata Syariah Nasional berturut-turut pada 2025 dan 2026, kemitraan ini dinilai strategis untuk mengoptimalkan praktik ekonomi syariah yang riil di tengah masyarakat.

Sementara itu, Menteri Besar Selangor, Dato’ Seri Amirudin bin Shari mengatakan, kedekatan geografis dan total populasi ASEAN yang besar merupakan modal fundamental.

Selain menggodok sektor teknologi semikonduktor, energi, dan pertahanan, forum ini difokuskan pada keuntungan timbal balik bagi sektor pelaku usaha kecil dan menengah (SME) melalui konsep people-to-people dan business-to-business.

“Pertumbuhan ekonomi kita pun semakin baik. Pertumbuhan ekonomi Jawa Barat dan Selangor juga akan berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi secara ASEAN,” kata Seri Amirudin.

Strategi Pengobatan hingga Liburan Bidik Warga Bandung

Baca Juga: Pemprov Jabar Gandeng Selangor, Bidik Investasi di Enam Sektor Strategis

Sektor yang menjadi primadona dalam pameran SIBS 2026 kali ini adalah industri kesehatan. Melalui kampanye khusus bertajuk “Healthy Holiday in Selangor”, otoritas Selangor secara agresif membidik potensi pasar Jawa Barat dengan memadukan aspek perawatan medis premium dan rekreasi kuliner. Termasuk daya tarik wisata durian Musang King.

Dalam kesempatan tersebut, Dewan Eksekutif Pemerintah Daerah Selangor Bidang Kerajaan Tempatan dan Wisata, Dato’ Ng Suee Lim, mengungkapkan bahwa Indonesia menempati urutan ketiga terbesar sebagai penyumbang arus wisatawan ke Selangor.

Dengan modal 42 rumah sakit berkualitas internasional, pihaknya menawarkan opsi second opinion, pemeriksaan kesehatan berkala, pengobatan kanker. Serta bedah ortopedi hingga program kesuburan dengan persentase keberhasilan tinggi dan terjangkau.

“Konsep kami memang pengobatan dan liburan. Orang datang ke Selangor bukan saja untuk berobat, tetapi pada saat yang sama mereka bisa menikmati destinasi wisata yang indah. Hubungan historis Sister City antara Petaling Jaya dan Kota Bandung membuat pasar di sini sangat potensial,” kata Suee Lim.

Selangor Tawarkan Wisata Medis Lengkap

Senada dengan hal itu, Chief Executive Officer Tourism Selangor, Puan Chua Yee Ling, menyatakan bahwa Selangor saat ini telah memiliki ekosistem penunjang yang sangat matang untuk memanjakan para pelancong medis asal Indonesia.

“Selangor tawarkan wisata medis yang lengkap. Dari mulai rumah sakit berstandar internasional, akomodasi premium, pusat perbelanjaan. Hingga destinasi wisata yang mudah dijangkau. Kami ingin menghadirkan pengalaman yang menggabungkan kesehatan, kenyamanan, dan rekreasi dalam satu destinasi,” ungkap Yee Ling.

Baca Juga: AI Factory di Batam Jadi Sorotan, Ini Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia

Guna mempermudah akses informasi, Tourism Selangor memboyong sedikitnya 15 rumah sakit dan pelaku industri terkait ke dalam pameran SIBS 2026 di Bandung.

Beberapa delegasi kesehatan terkemuka yang hadir di antaranya Ampang Puteri Specialist Hospital, Beacon Hospital, Cardiac Vascular Sentral Kuala Lumpur.

Kemudian, KPJ Rawang Specialist Hospital, Subang Jaya Medical Centre (SJMC), Sunway Medical Centre. Serta penyedia akomodasi seperti Le Méridien Petaling Jaya dan Monkeys Canopy Resort. (Reza/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |