Pesona Baru Wisata Benteng Fort Willem I Semarang Setelah Revitalisasi

1 day ago 14

Kabar gembira bagi para pecinta wisata sejarah dan fotografi. Benteng Pendem Ambarawa atau dikenal sebagai Benteng Fort Willem I, kini tampil dengan wajah baru yang jauh lebih megah dan tertata setelah menyelesaikan proses revitalisasi tahap pertama.

Objek wisata nasional yang berlokasi di Kelurahan Lodoyong, Kabupaten Semarang ini, kini siap menyambut wisatawan dengan perpaduan nilai historis yang kental. Serta fasilitas rekreasi modern.

Sejarah dan Keunikan Arsitektur Benteng Fort Willem I

Baca Juga: Menjelajahi Museum Ullen Sentalu, Destinasi Budaya Jawa Terbaik di Jogja dengan Pengalaman “Digital Free”

Berdiri antara tahun 1834 hingga 1853, Fort Willem I merupakan salah satu benteng terbesar di Pulau Jawa. Nama “Benteng Pendem” sendiri melekat karena desainnya yang seolah “terpendam” atau berada di bawah permukaan tanah sebagai strategi kamuflase pertahanan.

Secara arsitektural, benteng ini mengadopsi gaya Neo-Klasik dengan fitur unik berupa Crow-stepped gable (ujung pelana bertingkat). Fitur ini lazim ditemukan pada bangunan tradisional di Belanda.

Berbeda dengan benteng abad ke-18, Fort Willem I dirancang tanpa bastion di sudut-sudutnya. Tetapi menggunakan sistem pertahanan berlapis yang memadukan prinsip Vauban dan Montalembert.

Kompleks ini mencakup sekitar 30 bangunan yang dulunya berfungsi sebagai barak militer KNIL, gudang amunisi, hingga penjara politik.

Fasilitas dan Wahana Baru: Liburan Edukatif untuk Keluarga

Revitalisasi yang menelan biaya sekitar Rp 156,8 miliar ini tidak hanya mengembalikan keaslian bentuk bangunan. Tetapi juga menambahkan berbagai wahana menarik.

Pengelola Benteng Fort Willem I kini menyediakan beragam aktivitas seru seperti:

Galeri dan Tour Mobil Antik: Menjelajahi kawasan dengan gaya klasik.

Willem Cinema: Fasilitas menonton film edukasi sejarah.

Baca Juga: Soul of Braga: Menelusuri Lorong Waktu dan Jejak Kuliner Legendaris di Jantung Kota Bandung

Aktivitas Luar Ruangan: Tersedia penyewaan ATV, berkuda, kereta sawah, hingga membatik.

Spot Foto Instagramable: Pengunjung bisa menyewa kostum Belanda untuk berfoto di depan dinding bata merah yang ikonik.

Harga Tiket dan Jam Operasional

Untuk menikmati kemegahan Benteng Fort Willem I, harga tiket masuk tetap terjangkau. Tiket reguler Rp 10.000 (weekday) dan Rp 15.000 (weekend).

Tersedia paket wisata mulai dari Rp 18.000 hingga Rp 37.000 yang sudah termasuk akses ke galeri mobil antik dan bioskop.

Wisata benteng ini beroperasi setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 20.00 WIB pada hari kerja, dan buka lebih awal pukul 06.00 WIB saat akhir pekan.

Tips Rute

Bagi wisatawan yang baru pertama kali berkunjung ke Benteng Fort Willem I, sebaiknya tidak bergantung pada Google Maps jika ingin menuju pintu masuk utama. Seringkali aplikasi tersebut mengarahkan kendaraan melalui jalan sempit di belakang RSUD dr. Gunawan Mangunkusumo.

Baca Juga: Menjelajahi Pesona Hutan Lindung Taman Nasional: Paru-Paru Dunia di Jantung Indonesia

Rute terbaik adalah melalui Jalan Lingkar Selatan Ambarawa. Pintu masuk utama terletak di sebelah utara jalan tersebut lengkap dengan area parkir luas yang mampu menampung bus besar.

Dengan selesainya revitalisasi ini, Benteng Fort Willem I bukan sekadar monumen masa lalu, melainkan destinasi wisata kelas internasional yang wajib Anda kunjungi di Jawa Tengah. Mari berwisata sambil menghargai warisan cagar budaya bangsa. (R3/HR-Online/Editor: Eva)

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |